Distrik The Guardian Angel

Distrik The Guardian Angel
Balas Budi


__ADS_3

Darah segar keluar dari kedua tangan kong. kong tidak berteriak dia hanya tersenyum menatap tokiya. Dia berkata kepada tokiya “kamu keturunan dari orang yang pernah menyelamatkan ku.” tokiya mengerutkan dahinya. Sabeni berteriak memanggil gunju. Sambil di penuhi amarah sabeni berdiri dia mengeluarkan dua pedangnya tapi kong memanggilnya. “Sabeni anak ku kesinilah nak,” sabeni menghunuskan pedang ke arah tokiya lalu dia menghampiri kong. tokiya diam mengulangi kata-kata kong dan berfikir apa arti perkataan tersebut.


Sementara itu ocha berhasil mengalahkan hanzo dan membakar hanzo menjadi debu dengan menggunakan pedang apinya, tokiya yang melihat kejadian tersebut tersenyum dan berkata akan kususul kau segera kawan. Lalu tokiya melihat ke arah kong sementara pertempuran masih berkecamuk di sekelilingnya. Gunju dan skull datang ke samping kong gunju segera mengobati kong namun kong menggelengkan kepala. 10 orang pengawal skull pun dilarang melawan tokiya.


“Dengarkan aku anak-anak, dia adalah keturunan orang yang pernah menyelematkan aku dan mengirimkan aku berserta seluruh primata melalui mesin itu.” “Tidak mungkin!!” ucap sabeni kesal. “Sabeni anak ku, aku tahu kamu sangat menyayangi ku dan istri ku seperti orang tua mu, aku minta kepada mu jangan bunuh dia bawa dia hidup-hidup.” “Tidak mungkin” jawab sabeni.


ramalan yang di beritahukan tetua key sebelum kedatangan mu kini telah terjadi secara keseluruhan bahwa aku akan mempunyai anak seorang manusia dan memiliki darah roh alam yang sangat tua dan akan membawa kejayaan serta mendamaikan seluruh dunia ini yaitu kamu dan aku akan mati oleh keturunan orang yang menyelamatkan ku dan pembunuh ku akan mempunyai peranan yang sangat penting dalam hidup anak-anak ku.” kong terbatuk dan mengeluarkan darah dari mulutnya


“Itu lah orangnya dia pasti memiliki nama belakang mikagami, hanya keturunannya yang bisa menggunakan jurus tarian boneka es dan dengan jurus itu pula leluhurnya menyelamatkan aku dan kawan-kawan ku.” kong berusaha mengatur nafasnya, dia merasakan tubuhnya mulai menjadi dingin.


“Berjanjilah kepada ku anak ku sabeni sang panglima darah, berjanjilah demi aku kau tidak akan membunuhnya atau membuatnya cacat dan kau akan selalu menjadi pelindung bagi skull dan seluruh penghuni hutan.” “Ba...baiklah ayah jika itu yang kau ingin kan.” “Ah sudah lama sekali kamu tidak memanggil ku seperti itu, sekarang hadapilah dia dan tunjukan kekuatan hutan yang sesungguhnya.”


“Pasti ayah..pasti” jawab sabeni sambil menahan tangisnya “kemarilah” ucap kong lalu dia membiskan sesuatu ketelinga sabeni. bertahanlah ayah ucap sabeni sambil meneteskan air mata. Lalu dengan perasaan yang sedih bercampur marah dia menghampiri tokiya. Kini pertempuran di sekeliling mereka sudah berhenti. Semua penghuni hutan menundukan kepala dan tidak ada satu pun dari pasukan distrik 10 yang berani menyerang mereka.

__ADS_1


Di saat itu munculah luky dan anggun dengan membawa para tawanan, tokiya sangat kaget bahwa sahabatnya kinosita masih hidup tapi dia berkonstrasi kepada musuh yang sedang berjalan kearahnya. Dia merasakan aura membunuh yang sangat luar biasa dari lawannya dan dia melihat sekelilingnya semua pasukan hutan kini membentuk lingkaran besar dan mereka memukul-mukul dada atau tameng mereka sambil berkata kulturai..kulturai. sementara dia melihat pasukannya sudah kelelahan dan banyak dari mereka yang terluka mencoba berdiri. Dony menghampiri sabeni dan menjabat tangan sahabatnya itu. Sabeni hanya mengangguk.


Dia mendekat kepada tokiya lalu berkata. “Aku sabeni panglima darah yang memimpin seluruh pasukan hutan, ku tantang kau untuk bertarung satu lawan satu sampai salah satu di antara kita tidak mampu lagi berdiri.”


“Aku tokiya mikagami akan melayani tantangan mu”, kedua pasukan bersorak dan memukul-mukulkan tamengnya. Lalu dony merapalkan sebuah matra, sabeni dan tokiya di kelilingi sebuah lingkaran magis yang cukup besar untuk melakukan duel suci (kulturai)


Tokiya yang masih memiliki 2 bayangan es menyiagakan pedangnya dan uap es kembali keluar dari pedangnya. Kedua pasukan medekatkan diri ke lingkaran tapi pasukan hutan berhenti 1 meter sedangkan pasukan distrik 10 menempel ke penghalang magis sontak mereka yang menempel terbakar dan hangus. Melihat itu dari dalam kabut es nya tokiya tersenyum, sungguh cara mati yang sangat terhormat ujarnya dalam hati. Sabeni mengangkat kedua pedangnya dan dia berteriak. Teriakannya sontak menghilangkan kabut es tokiya. Dia kaget dan langsung bertukar posisi dengan boneka esnya. 3 orang tokiya segera menyerang sabeni secara bersama-sama.


Sabeni lalu melemparkan goloknya yang berkepala serigala ke arah tokiya yang menyerangnya dari sebelaha kanan. Tapi tokiya tersebut berhasil menghidar. Kini sabeni berduel melawan 3 tokiya dengan kecepatan kekuatan tebasan padang yang luar biasa.


"kena kau” teriak sabeni lalu dia menyabetkan pedang ke arah kepala tokiya .


Tokiya yang kaget dengan gerakan sabeni tidak mampu menghindar dan terpisah lah kepala tokiya dengan tubuhnya lalu ambruk menjadi es. Cih sabenih berdecak kesal. Tokiya yang berada di tengah menyerangnya dan tokiya yang berada di sebelah kanan juga menyerangnya, sabeni berhasil menangkis kedua serangan tersebut dan golok sabeni yang tadi di lemparkan menembus dada tokiya yang tadi myerangnya dari sebelahan kanan. Tokiya pun berubah menjadi es dan ambruk ke tanah.

__ADS_1


Sabeni menangkap goloknya lalu memutar-mutarkan golok tersebut di telapak tangannya, “sekarang apakah kau masih mempunyai tipuan yang lainnya” tanya sabeni.


melihat boneka es tokiya berhasil di kalahkan oleh sabeni pasukan hutan berteriak-teriak dan teriakan tersebut terdengar oleh sabeni dan tokiya.


“Wah pantas semua mahluk perkasa itu mengikuti perintah mu, ternyata kau sangat sakti” ucap tokiya. Sabeni hanya mengepalkan tangannya dan menyerang tokiya. “Wah sepertinya kamu sedang sangat marah ya” tanya tokiya sambil menghidar serangan sabeni dan melakukan serangan balik. Serang tersebut berhasil menggores tangan sabeni dan luka tersebut mulai menjadi es. “Ups sorry” ujar tokiya. Sabeni lalu menempelkan ujung goloknya dan luka tersebut sembuh dan tertutup. Lalu sabeni berkata “ups anda gagal.”


Sabeni lalu menyerang tokiya dengan kecepatan yang sangat luar biasa, seluruh pasukan yang berada di luar sana melihat pedang sabeni seolah-olah terlihat ada 10, karena kecepatan tangan sabeni tidak ada satu orang pun di luar sana yang bisa melihat yang mana kah pedang sabeni yang asli. Sementara tokiya berhasil menangkis semua serangan tersebut secara sempurna. Keduanya bertempur dengan sangat hebat.


Ditengah-tengah pertempuran tokiya melompat kebelakang sabeni dan memutar pedangnya secara penuh, gerakan tersebut mengeluarkan jurus tarian naga es.


Dari seluruh titik pedangnya yang tadi bertemu dan berhasil menangkis serangan sabeni keluarlah air yang seperti jarum terbuat dari yang secara cepat menuju kearah sabeni.


Serangan tersebut berhasil melukai sabeni dan mengoreskan luka di tangan, kaki serta pinggang sabeni, kini pasukan distrik 10 bersorak gembira melihat kejadian tersebut termasuk kinosita yang sudah menjadi tawanan anggun sang orc. Sabeni melompat ke arah tokiya dan tokiya menyadari sabeni mengeluarkan satu jurus, sebelum sabeni sampai di hadapannya tokiya sudah berbalik arah dan mengangkat pedangnya ke atas, perbuatan tokiya membuat semua orang bingung dan bertanya-tanya kenapa tokiya bertingkah aneh.

__ADS_1


Sabeni yang masih dalam posisi melompat menghilang dan tiba-tiba tokiya mikagami mengeluarkan darah dari pinggangnya dan pedang ensuinya patah menjadi 2, dia pun jatuh berlutut.


“Bagai...bagaimana mungkin kau bisa bergerak begitu cepat” tanya tokiya. Lalu sabeni sudah berada di sampinya dan menempelkan golok berkepala serigalanya ke leher tokiya mikagami.


__ADS_2