Distrik The Guardian Angel

Distrik The Guardian Angel
Siasat Perang Sabeni


__ADS_3

kedua jendral yang bertugas di tembok pertahanan memerintahkan anak buahnya bersiap untuk bertempur, mereka meniupkan terompet dan memukul lonceng. Dalam sekejap banyak manusia yang berdiri berjaga di atas tembok tersebut, jendral yanto dan jendral coky berhasil membangun tembok pertahanan kedua dalam waktu dua minggu.


kedua jendral tersebut mengira pasukan hutan tersebut mengejar helikopter tempur milik distrik 3 sehingga mereka mengambil posisi bertahan, dan betapa terkejutnya kedua jendral tersebut melihat bola-bola api meluncur menghancurkan semua helikopter. 40 helikopter hancur terbakar terkena tembakan Luky dan 10 helikopter berjatuhan ke tanah bersama dengan awaknya.


Sementara itu sabeni memerintahkan anak buahnya untuk diam tidak bergerak, dia mengharapkan manusia yang di dalam tembok tersebut keluar dari benteng mereka untuk menyelamatkan kawan-kawan mereka lalu sabeni akan meyerang mereka. Kedua jendral tersebut memahami maksud sabeni tersebut dan mereka terlihat bimbang. Antara melakukan penyelamatan untuk regu pasukan dany yang selamat atau mempertahankan tembok pertahan yang baru selesai di buat itu.


Gemuruh lonceng tersebut terdengar oleh Nana di istana, dia berkata sepertinya perang akan segera pecah ditembok terluar sebelah utara. Sementara itu pasukan distrik 10 mulai bergerak kedarat dan mengambil alih pelabuhan distrik 3, semua penjaga di bunuh sehingga tidak ada yang bisa membunyikan tanda bahaya. Dan pasukan tersebut terus masuk kedalam kota Mahakam dan mulai bertanya kepada penduduk lokal lokasi penambangan.


penduduk lokal yang di tanya berkata di kota ini hanya terdapat 1 tambang logam Krustat, penambangan Logam Krustat terbesar ada di kota Maharaja. Tujuan mereka adalah menguasai tambang logam krustat bukan menghancurkan distrik 3. Para penambang diberikan pilihan bekerja dibawah perintah kaisar distrik 10 dan diberikan gaji 10kali lipat atau mati, tentu saja para penambang tersebut mengikuti perintah tersebut. Ucok salah satu regu garuda hitam yang kebetulan sedang tidak bertugas melihat kejadian tersebut, setelah melihat pasukan Distrik 10 memasuki kota mahakam tanpa pikir panjang dia langsung memacu kudanya ke Kastel Borneo. Seluruh kota Mahakam kini telah dibawah kekuasaan distrik 10.


sabeni yang mulai jengkel karena siasatnya tidak berhasil, dia meminta junior mengangkut luky dan peralatannya ke garis depan. Junior yang sudah pulih dengan senang hati mengikuti perintah panglima baru nya. Dalam sekejap terkumpulah 300 prajurit campuran dari dalam hutan yang berdiri di depan benteng distrik 3 di utara. Sementara itu dany yang selamat mengumpulkan sisa-sisa prajuritnya dan mulai bergerak kedekat benteng. Melihat hal itu sony dan boncel meminta izin kepada sabeni untuk menyerang pasukan dany. Tapi sabeni malah memerintahkan alex dan kawan-kawan untuk menjemput mereka hidup-hidup. Alex hanya membawa 30 orang menaiki junior dan kawanan centaurus yang sudah sampai untuk mengejar dany. Melihat hal tersebut kedua jendral menembakan senjata mereka ke arah centaurus yang berlari dan betapa terkejutnya mereka centaurus dan alex dalam sekejap sudah berada di dekat dany dan menghantam mereka. Tanpa helikopter tempurnya dany dan kawan-kawan bagaikan balita yang belajar merangkak untuk pasukan alex dan junior.

__ADS_1


Jendral fahrudin hanya bisa mengepalkan tangannya melihat kejadian tersebut. Setelah berhasil mengambil dany dan pasukannya, sabeni meminta luky menghancurkan tembok tersebut. luky pun merakit senjatanya di dalam hutan. Kedua jendral yang berjaga sangat bimbang mengapa sabeni dan pasukannya tidak menyerang dan hanya duduk-duduk di luar hutan.


Luky melihat tembok tersebut sebentar dan kemudian memerintahkan pasukannya untuk mengganti senjata. Dia meminta skull dan pasukannya uuntuk mengumpulkan bangkai helikopter dan membawanya. luky mengubah bangkai helikopter tersebut dalam hitungan jam menjadi bola meriam. 2 jam kemudian senjata yang dirakit olehnya selesai.


Jendral coky yang curiga dengan gerakan pasukan sabeni meminta membuka pintu gerbang dan dia berserta pasukannya hendak menyerangnya akan tetapi hal tersebut di cegah oleh jendral yanto.


Jendral mereka tidak akan mungkin bisa menembus tembok pertahanan kita, biar para pesawat bomber membumi hanguskan mereka, bersabarlah jendral Coky pesawat sedang melakukan persiapan, dalam beberapa menit lagi mereka akan segera mengebom lokasi tersebut.


Jika mereka berniat menyerang pasti mereka sudah menyerang kita aku khawatir mereka menunggu bala bantuan. Kau terlalu paranoid jendral coky apakah kamu lupa jendral fahrudin telah mengebom markas mereka? Terserah kau lah jendral yanto, aku dan pasukan ku akan berjaga-jaga di bawah untuk mencegah hal-hal terburuk.


seketika itu juga jendral coky memerintahkan pasukannya untuk berbaris di belakang benteng.

__ADS_1


Tepat pada saat itu juga luky menembaki tembok pertahanan dengan meriam yang telah di rakitnya. Ledakan dan hiruk pikuk pasukan yang berada di atas membuat suasana semakin kacau. Jendral yanto memerintahkan pasukannya untuk tidak panik, tembakan tersebut tidak akan merobohkan tembok pertahanan baru tersebut dan dia beranggapan masih ada tembok utama di belakang mereka jika tembok ini hancur. Serangan kedua pun di lancarkan kali ini peluru yang digunakan oleh luky adalah batu mesiu yang sudah di modifikasi dan di campur dengan bangkai helikoper.


Luky pun memerintahkan pasukannya untuk menembak tepat di atas pintu tembok tersebut. Dan serangan kali ini membuahkan hasil seketika itu pula tembok runtuh berantakan dan membuat tembok pertahanan hancur dalam sekejap. Sabeni yang duduk dengan santai melihat hal tersebutpun tetawa betapa bodohnya mereka mengira tembok bisa menyelamatkan mereka dari amukan hutan.


Sabeni berdiri dan memerintahkan pasukannya untuk menyerbu, pasukan sabeni yang terdiri dari bangsa primata, suku manusia harimau, bangsa orc, kaum centaurus dan suku betawe yang berjumlah 300 unit berlari kedepan sementara Luky diperintahkan menjaga tawanan. Serangan luky tersebut menewaskan jendral yanto dan anak buahnya jendral coky dan pasukannya yang berjumlah 1.000 orang menyambut pekikan perang tersebut.


Dia memerintahkan 10 orang pasukannya untuk melapor ke tembok pertahanan utama dan ke ratu nana mengenai situasi saat ini. 5 orang pasukannya di utus ke tembok pertahanan utama dan 5 orang lainnya di utus ke istana.


Jendral coky paham betul dia tidak akan kembali hidup-hidup melawan para mahluk legenda tersebut, pasukan ku yang pemberani saat ini kita harus bergerak mempertahankan tanah air kita dari serangan para mahluk hutan tersebut, kita telah meremehkan mereka dan kita membayarnya dengan harga yang sangat mahal. Dalam 1 hari kita kehilangan 20.000 saudara-saudara kita. Mari kita menyusul saudara-saudara kita dan menghabisi sebanyak mungkin mahluk hutan tersebut. Tidak ada waktu lagi untuk takut, tidak ada waktu lagi untuk mundur. Sekarang saatnya kita untuk menjemput ajal kita dengan tersenyum. 1.000 orang pasukan jendral coki memukulkan pedang mereka ke jubah mereka. Dan jendral coky pun menaiki kudanya, maju saudara-saudara ku lindungi keluarga kita, maju. Pertempuran pun pecah di depan reruntuhan tembok distrik 3.


Sementara itu gunju melakukan kordinasi dengan kong melalui kontak pikiran. Mendapatkan laporan terbaru tersebut kong memberi tahukannya kepada semua yang hadir mereka pun bergerak menuju area pertempuran dony sang ketua bangsa marxes hanya tersenyum, kita mempunyai panglima yang gila. 300 melawan 1.000, hahahahaha, aku sangat bangga bisa mati melayani sang panglima gila ini.

__ADS_1


Dia pun merapalkan matra dan membuka dimensi ruang dan dalam sekejap reruntuhan tembok distrik 3 ada di depan lubang hitam yang dibuat dony, majulah saudara-saudara ku mari kita bantu panglima kita.


__ADS_2