
Sementara itu di dekat sungai alex dan kawan-kawannya mendirikan camp untuk mereka tidur, sementara itu Alex tidak bisa memejamkan matanya. Dia tidak percaya bahwa selama ini yang di ceritakan oleh Neneknya tentang ada manusia yang hidup di luar tembok dan mahluk-mahluk yang mengerikan teryata benar dan bukan sekedar mitos. Dia sama sekali tidak bisa melihat gerakan Sabeni ketika sabeni menagkis peluru dari shoot gun yang di tembakan bahkan dia tidak mampu melihat gerakan Gunju yang menarik teman-temannya ke bawah tanah, sedangkan di dalam tembok dia adalah orang terkuat No dua, setelah sang ratu itu sendiri (Nana), tapi di luar tembok dia merasa seperti seorang anak kecil yang baru bisa berjalan sambil tertatih-tatih. Dia berharap Sabeni tidak akan pernah menjadi musuhnnya cukup sang manusia ular saja yang harus dia pikirkan untuk di hadapi, pikiran Alex semakin berkecamuk membuat dia lelah dan akhir memejamkan matanya dan terlelap dalam Tidur.
Pagi pun tiba, kawan-kawan Alex mulai sibuk mengambil air dari sungai sebelum matahari terbit seperti yang di katakan Sabeni, tidak ada mahluk yang menyeramkan seperti yang mereka lihat sebelumnya. Alex mengajak 30 orang untuk berburu dan mencari buah-buahan untuk makan kelompoknya. Dia menandai jalur yang dia lewati dengan mengikatkan seutas tali ke pohon, agar memudahkan dia untuk kembali ke camp nya. Setelah kelompok itu berjalan selama 1 jam, Alex mengisyaratkan mereka untuk berhenti. Alex merasa ada sesuatu yang sedang mengawasinya, dia memerintahkan teman-temannya untuk membentuk sebuah lingkaran. Siaga kawan-kawan sepertinya kita sedang di awasi oleh penghuni hutan, Astrid berdirilah di tengah lingkaran dan siagakan panah mu pinta Alex. Belum sempat Astrid memasang anak panahnya sekolompok serigala hutan yang besarnya seperti sapi mulai menyerang kelompok Alex dengan kecepatan yang luar biasa. Sekarang entah siapa yang pergi berburu, sementara Alex dan anggotanya sibuk mempertahankan nyawa mereka, dari kejauhan Sabeni berdiri di tubuh Gunju. Lihatlah gunju mereka pergi untuk berburu dan mencari makanan tapi malah mereka yang di buru oleh kelompok serigala , sial sekali mereka Gunju, pohon ek itu hanya berkata Gunju? Tidak Gunju jika mereka mau menjadikan hutan ini sebagai tempat pengungsian mereka, mereka harus belajar bertahan hidup dengan kekuatan kelompok mereka sendiri. pohon ek berkata kepada Sabeni Gunjuuu gunju!
Owh kau berbeda dengan mereka Gunju, kau seperti seorang sahabat yang tidak pernah kumiliki di tempat ku dulu berasal, tidak ada satu pun orang dari suku Navi Gayo yang mengganggap exsistensi ku, mereka semua memandang ku sebagai sebuah kutukan, karena melahirkan aku ibu ku meninggal dan 4 tahun setelahnya ayah ku meninggal dalam perang saudara yang memperebutkan kedudukan ketua klan suku Navi Gayo,hanya Hasan sang ketua suku yang memperlakukan aku sebagai manusia, itupun kurasa karena Ayahku menyelamatkan dia sewaktu perang saudara, sehingga dia memiliki kewajiban untuk mengasuh ku dan mendidik ku untuk menggunakan si kembar sejak aku berumur 4tahun. Katanya Hasan si kembar adalah satu-satunya peninggalan ayah ku sekaligus benda yang menyelamatkannya pada saat perang saudara. Kamu tahu Gunju Hasan memiliki 7 anak dari 3 istri yang berbeda, dan hebatnya ke tujuh anak Hasan memiliki hanya satu kesamaan yaituingin membunuh ku, mereka mengganggap aku sebagai ancaman dan sekaligus jarak antara mereka dan ayahnya. Jika tidak membahas tentang diriku ataupun menyangkut tentang diriku anak-anak Hasan tidak pernah seiya sekata, dan kau tahu apa yang lebih menggelikan lagi Gunju, pada saat usia ku 11 tahun anak sulung Hasan dari istri pertamanya yaitu kojiro yang berumur 22tahun, berusaha membunuh ku pada saat sesi latihan dia meminta kepada ayahnya untuk sesi Latihan dengan ku kali ini menggunakan senjata asli dan baju perang. Awalnya Hasan menolak tapi karena para sesepuh mengizinkannya, hasan pun memberikan izinya. Perlu ku akui Gunju, kojiro benar-benar hebat baik dari segi keuatan maupun kecepatan, terlebih lagi senjata andalan dia adalah pedang api yang dari jarak 10 meter saja sudah bisa membuat mu memanggang steak sampai matang. Dia menyerang ku tanpa ampun Gunju sebagai calon Master (panglima perang) dia menghajar ku yang baru mencapai level Silver dengan sangat serius, sehingga meninggalkan kenangan berupa luka bakar di punggung ku. Sang pohon ek bertanya Gunnnnjjuuuu? Owh hasan tidak boleh dan tidak bisa menghentinkan pertandingan itu sebelum ada seseorang yang mengangkat dua jari mereka ke atas sebagai tanda menyerah, dan tentu saja Gunju aku tidak akan menyerah. Karena Kojiru adalah calon Master dan jika aku bisa bertahan paling tidak 20menit dalam sesi latihan bersamanya maka tidak akan ada 1 orang pun yang meledek ku lagi sebagai anak terkutuk.
Sialnya dalam waktu 3 menit aku sudah di hajar habis-habisan, golok ku terpental entah kemana ketika aku berusaha untuk menahan serang dari Kojiro aku hanya mengandalkan pedang ku untuk bertahan, tapi anehnya pedang panjang ku ini membuat api Kojiro tidak terasa Panas sehingga aku bisa sedikit lebih fokus untuk bertahan, ketika aku terjatuh akibat jurus bayangan milik kojiro yang menyerang ku. Aku takut Gunju, aku takut sekali, melawan 1 kojiro saja aku sudah sangat susah untuk berdiri, bagaimana mungkin aku bisa menghadapi 7 Kojiro secara bersamaan. Pohon ek berkata Gunju ! owh tidak gunju jurus bayangan milik kojiro bukan jurus bayangan seperti klan sinobi di distrik 10, bayangan yang di ciptakan oleh Kojiro itu nyata dan bisa melukai kita serta memiliki kekuatan dan kecepatan yang sama, di saat aku merasa akan mati oleh sabetan pedang 7 kojiro, aku berkata dalam hati, setidaknya aku mati dalam pertempuran dan aku ingin mati sambil memegang kedua senjata milik ayah ku, sekitika itu juga aku mendengar suara seperti benda dengan kecepatan cahaya sedang menuju kearah ku, tanpa di sangka ternyata golok ku kembali kepada ku dan menembus tubuh kojiro yang asli., hasan bahkan tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dia tidak pernah mengajari ku jurus itu, karena menurut dia hanya ayah ku yang bisa menguasai jurus golok terbang. Hasan tidak terlihat sedih dengan kematian Kojiro walaupun dia adalah calon Master suku Navi Gayo. Karena bagi kami kematian paling hina adalah mati akibat sakit, sedangkan kematian paling mulia adalah kematian dalam pertempuran. Hasan menggangguk kearah ku tanda dia bangga dengan kemampuan yang kumiliki, sementara itu para sesepuh merasakan sebaliknya. Mereka meminta ku untuk di bunuh karena telah membunuh calon master.
Lalu dengan bijaksananya Hasan berkata, ternyata kojiro belum pastas untuk menggantikan posisi ayah ku sebagai master ke 20, oleh karena itu tidak perlu ada yang di ributkan lagi. Yah ayah ku dan Hasan adalah teman sejak kecil yang belajar langsung dari master ke 19. Di tempat kami semua urusan internal suku di atur oleh kepala suku, sedangkan dalam urusan militer dan peperangan kepala suku kami tidak pernah turun langsung kedalam medan pertempuran kecuali dalam keadaan mendesak. Sang masterlah yang di utus sebagai pengganti kepala suku ketika melakukan penyerangan ataupun bertahan ketika ada serangan. Kami memilih kepala suku dengan cara melakukan pertandingan, di mana 5 pasang pemuda yang sudah mencapai level Platinum yang di pilih oleh 5 orang sesepuh kami, pasangan yang bertahan hidup akan terpilih menjadi ketua dan master. karena ketika ketua klan kami mati atau terbunuh dalam perang, tentu saja ketika ketua terbunuh master dianggap gagal menjalankan tugasnya sehingga dia tidak berhak untuk menjadi calon ketua selanjutnya. Begitulah cara kami memilih ketua dan master. Tapi setelah 4tahun Hasan dan ayah ku di lantik anak ketua suku ke 19 melakukan kudeta dan hampir berhasil membunuh hasan, ayah ku lah yang menyelematkannya dan ironisnya akulah yang membunuh anaknya hasan dengan jurus yang sama yang telah menyelamatkan nyawa hasan. Karena hal itulah klan menjadi kacau, ada sebagian kelompok yang mengingkan aku mati karena telah membunuh calon master dan ada sebagian kelompok yang menginginkan ku hidup, akibatnya terancam terjadi perang saudara. Akhirnya sesepuh yang bernama jo sekaligus mantan guru hasan dan ayah ku, meminta hasan untuk mengirim ku ke pengasingan dan nama ku di coret dari suku Navi Gayo untuk menghindari perang saudara yang tidak di perlukan. Dengan berat hati Hasan mengumumkan keputusan itu, jo pun menggunakan ilmu nya untuk membuka ruang dan waktu dan mengirimkan aku ke sini secara acak. Tidak ada yang tahu keberadaan ku, tidak pernah ada orang yang tahu apakah aku masih hidup atau sudah mati. Seorang anak berumur 11 tahun di buang ke lembah ini dan bertahan hidup selama 4 tahun aku di asuh dan di adopsi oleh kong dan kemudian aku menemukan mu Gunju.
__ADS_1
Gunju berkata Gunjuuuu, ya Gunju kita sama-sama di buang oleh kaum kita dan kita sama-sama bertahan hidup di luar kelompok kita. Oleh karena itu aku ingin melihat apakah kelompok manusia yang biasa hidup di tembok ini bisa bertahan hidup tanpa bantuan kita di hutan ini, jika mereka berhasil bertahan hidup dari serangan serigala itu mungkin aku akan menemui mereka lagi jika tidak, biarlah alam yang menentukan nasib mereka dan kelompoknya. Gunju tampak sedih karena tanpa sepengetahuan Sabeni Astrid sang gadis pembawa panah pernah menghabiskan waktu dengan Gunju dan memperlakukan Gunju seperti temannya. Gunju lalu berkata kepada sabeni Guuuuunjjjjuuuuuuuuuuuuuuu, owh ayolah Gunju ketika aku menemukan mu, kamu sama seperti aku sendirian, sedangkan mereka ada 100 orang, satu dengan seratus itu berbeda, dasar gunju bodoh. Sudahlah jika kau ingin menyelamatkan mereka silahkan jangan merengek terus seperti anak bayi kepada ku, aku mau olah raga pagi dulu, ujar sabeni. Dia pun turun dari tubuh Gunju dan menghilang di tengah-tengah bayangan pohon.
Sementara itu Gunju sang pohon ek mengecilkan dirinya menjadi 2 meter dan langsung berlari kearah alex dan kawan-kawannya, sementara itu 6orang teman-teman Alex sudah tertikam dan tercabik-cabik oleh kawanan serigala, sedangkan mereka hanya berhasil melukai satu ekor serigala yang matanya terkena panah. Masih ada 15 ekor serigala dan 1 serigala alfa yang terus mencoba merusak formasi pertahanan Alex dan kawan-kawannya. Sementara itu Alex sendiri sedang mencoba mempertahankan 5 orang anggotanya yang sudah kelelahan mempertahankan nyawa mereka dari serangan serigala, alex melakukan gerak tipu dengan pedangnya membuat seolah-olah dia hendak menyerang kaki serigala yang berada di sebelahan kanannya. Serigala itu pun melompat menjauh dari jangkauan pedang alex dan serigala yang berada di sebelah kiri alex melompat kearah astrid yang sedang mencoba membidik sang serigala alfa yang sedang menarik kawannya mejauh dari lingkaran. Lalu dengan mengandalkan hentakan dari kaki kirinya alex merubah arah serangannya ke sebelah kiri dan berhasil menikam perut serigala yang melompat kearah Astrid. 3 ekor serigala lainnya berhasil menarik 5 orang anggota alex menjauh dari lingkaran pertahanan mereka.
Ketika sang dewi keberuntungan sedang memalingkan mukanya dari Alex dan kawan-kawannya, Gunju melompat kearah lingkaran dan berhasil menginjak 2 ekor serigala seukuran sapi seperti menginjak sekor semut. Lalu Gunju sang pohon ek menjulurkan kedua tangannya ke arah kawanan serigala dan dalam kecepatan mikro detik ujung tangan Gunju berubah menjadi runcing dan menusuk 10 serigala secara sekaligus, sang serigala Alfa melihat kejadian itu lantas melonglong dan berlari meninggalkan Alex dan kawan-kawannya, tapi para serigala tidak pulang dengan tangan kosong, mereka berhasil membawa 5 orang teman Alex sebagai hasil buruan mereka. Setelah para kawanan serigala itu pergi Alex berdecak kesal dan mencoba mengejar para serigala itu, tapi Gunju menghalanginya dengan cara membentangkan tangannya menjadi tembok kayu. Alex bertanya kenapa kau halangi aku Gunju, sang pohon ek pun berkata Gunjuuu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Alex berkata owh ya ampun aku tidak mengerti apa yang kamu katakan, Astrid pun menghampiri Gunju dan memeluk tangan Gunju, ku rasa dia ingin melarang kita untuk mengejar kawanan serigala itu Alex. Lihatlah sekeliling mu Alex, jika Gunju tidak datang membantu kita, kita mungkin sudah menjadi santapan serigala-serigala itu. Kita adalah pasukan pengaman Ratu terkuat di distrik 3, tapi di sini Alex kita bagaikan anak kecil yang baru bisa berjalan. Teman-teman kita yang mengajukan diri sebagai pencari makanan pagi ini pasti sudah siap menghadapi segala resiko termasuk kehilangan nyawa mereka. Masih ada 95 orang lagi yang harus kita pikirkan nasibnya Alex dan 95 orang itu memiliki perut yang lapar Alex. Kita mendapatkan 11 ekor serigala untuk di olah menjadi daging bakar yang akan di makan oleh 95 orang anggota kita. Tidakkah kau lihat bahwa teman-teman kita yang di sini sudah kelelahan dan tidak mampu lagi bertarung Alex.
Mendengar perkataan Astrid alex menjadi tenang dan mulai berfikir jernih, baiklah Astrid kita bawa hasil buruan kita ini ke camp kita. Alex menengok ke Arah Gunju, hey Sobat Terima kasih atas bantuannya mencari makanan. Maukah kau membantu kami sekali lagi Gunju dengan cara menunjukan arah jalan pulang kembali ke camp kami. Gunju pun berkata Gunju. Oh ya ampun apakah kamu tidak bisa berkata selain menyebutkan diri mu sendiri, Gunju menatap Alex dan Alex pun menatap Gunju, lalu Gunju berkata saya Gunju, bagus sekali Gunju oh iy saya Alex ujar Alex lemas. Melihat itu Astrid tersenyum. Dan Gunju pun menuntun kawanan itu dan membawa 5 serigala di tangannya menuju ke camp mereka
Ke Sembilan kera tersebut bersorak Sabeni menang, bingung dengan ekspresi penjaga yang lain sabeni bertanya, apakah penjaga itu baru bertugas di sini? sang pemimpin yang berbulu hitam menjawab. Kera berbulu perak itu membuat taruhan bahwa dia bisa membuat sabeni terjatuh mecium tanah, oh ya ampun dan apa hadiahnya jika dia menang, satu buah gua yang penuh pisang dan buah-buahan jawab kera hitam. Jika ku lihat kondisinya sekarang ku rasa dia pasti kalah ejek sabeni. Hei aku ingin bertemu kong, baiklah ikuti aku dan kalian bertiga bawalah dia (menunjuk kera berbulu perak) ke dalam goa. Kera berbulu hitam membawa sabeni kedalam reruntuhan, dan setelah berjalan sekitar 15 menit sabeni keluar dari reruntuhan benteng tersebut lalu terhamparlah bumi yang serba hijau dan di tengah-tengah nya terletak semacam singasana dari batu berbentuk bundar yang di duduki seekor kera berbulu keemasan yang berukuran 5 meter. Setelah jarak kera hitam dank kera yang sedang duduk mencapai 10 meter sang kera hitam berhenti dan membiarkan sabeni melanjutkan perjalanan sendiri. Sesampainya sabeni di bangku bundar dari batu tersebut sabeni menyapa sang raja kera.
__ADS_1
Halo Kong, halo Sabeni putra dari Jampang jawab sang kera. Sudah lama kita tidak bertemu sabeni dan terima kasih telah menyelamatkan skull anak ku, anak ku ini membuat ku sakit kepala. Hahaha bukan masalah besar Kong, 10 tahun yang lalu kau menyelamatkan ku ketika baru sampai di hutan ini dan mengizinkan ku tinggal di sini bermain bersama skull. Yah sudah lama sekali kamu tidak datang ke sini Sabeni, dulu kau selalu berlatih tempur dengan ku dan skull sekarang kau sudah jarang berlatih bersama kami. Ku dengar sekarang kau sering mengexplor hutan di sebelah sungai, apa yang kau cari Sabeni. Aku mencari teman seperti Gunju, aku yakin banyak mahluk lain yang tidak seberuntung aku yang dibuang oleh kaumnya tetapi bisa mendapatkan keluarga baru di hutan ini, seperti kau merawat aku dan membesarkan ku seperti anak mu sendiri kong. Memang tidak semua mahluk yang dibuang dapat bertahan hidup di hutan ini sabeni karena hutan ini memiliki segala macam jenis predator Alami dan di sini kita hanya mengenal 1 hukum sabeni yang kuat memakan yang lemah.
Tidak lama kemudia datanglah kera berbulu hitam dengan membawa buah-buahan, sabeni menghapir kera tersebut untuk membantunya. Tidak apa sabeni aku masih kuat membawa buah-buahan ini sendiri. Aku tidak meragukan itu bela jawab sabeni. Lihatlah dia kong, anak ini sudah tumbuh menjadi dewasa jawab kera betina itu sambil menaruh buah-buahan di dekat suaminya (Kong). Bela lalu mengelus kepala sabeni dengan jarinya, Gerakan tersebut adalah gerakan seorang ibu yang membuai anaknya. Makanlah buah-buahan itu sabeni, kau terlihat kurus dan dekil, baiklah bela aku akan memakannya. Bela pun pergi meninggalkan Sabeni dan Kong. Kong aku menemukan manusia yang berasal dari dinding ucap sabeni sambil memakan sebuah Apel. Berapa banyak jumlah mereka sabeni, awalnya berjumlah seratus tapi tadi pagi ada 5 orang yang diterkam kelompok serigala dan tentu kau tau ada kelompok manusia lain yang berasal dari tembok yang mengejar mereka yang kebetulan bertemu dengan skull. Ya aku tahu, sepertinya sedang ada suatu kejadian di dalam tembok tersebut, ada berapa banyak petarung yang ada di kelompok tersebut sabeni. Jika aku lihat sepintas semua orang bertarung tapi mereka bukan ancaman serius bagi kita kong, sejujurnya mereka lebih lemah dari bayi kera berumur 1tahun.
Lantas apa yang membuat mu gusar Sabeni Tanya Kong. Gunju tertarik dengan kelompok tersebut dan mulai melindungi mereka, bagi ku mereka boleh tinggal di hutan ini sepanjang mereka mampu tapi aku tidak sudi menolong mereka sebelum aku tahu niat asli mereka. Sabeni terkadang kita harus membuka hati kita dan mengulurkan tangan kita untuk mahluk baru yang membutuhkan bantuan kita, bukankah itu yang aku ajarkan kepada mu. Betul kong tapi, setelah aku melihat manusia yang berasal dari dinding itu mencoba membunuh skull aku kehilangan rasa simpati ku kepada mereka kong. Kong mendorong sabeni dengan jarinya lalu berkata ikuti aku Sabeni,3 kera pengawal Kong pun mengikuti mereka.
Lalu mereka sampai ke sebuah Lembah, kong terus berjalan menghampiri kelompok manusia tersebut sementara itu sabeni merasa Aneh kenapa kong sang raja hutan mau menampakan diri kepada sekolompok manusia yang sabeni duga berasal dari balik tembok. Hai Bagas, halo Kong sapa bagas, 3 kera pengawal kong melompat kedepan bagas dan mengaum murka sambil memamerkan Taring mereka. Kelompok manusia tersebut menjadi Panik mendengar auman para pengawal kong, bahkan Bagas pun sampai menelan ludah. Maaf maksud saya halo king kong Ralat bagas, setelah bagas mengatakan hal tersebut ke tiga kera pengawal Kong mendengus kesal dan pergi kebelakang kong. Bagas aku memperkenalkan Anak ku Sabeni, Sabeni ini bagas perwakilan dari kelompok ini. Hai Tuan Sabeni sapa bagas sambil mengajak untuk berjabat tangan, halo Sobat saut sabeni dan mereka pun bersalaman. Bagas aku mendapat informasi dari Sabeni bahwa ada 2 kelompok manusia yang berasal dari balik Tembok, satu kelompok telah dibinasakan oleh anak ku Skull dan Sabeni sedangkan kelompok yang satunya lagi mendirikan camp di dekat sungai Mahakam di bawah perlindungan Sabeni. Be…benar kah itu Tuan Sabeni, ada kelompok lain yang selamat Tanya bagas tak percaya. Ok dengar sobat pertama-tama jangan Panggil aku dengan sebutan Tuan sabeni cukup panggil aku Sabeni, kedua ya mereka masih Selamat karena aku masih ingin mencari tahu apakah akan mengizinkan mereka untuk menetap di sini atau membinasakan mereka, ketiga kau kenal pemilik tangan ini. Sabeni melemparkan tangan jendral Riyan yang di bawanya. Bagas memperhatikan potongan tangan tersebut lalu dia melihat sebuah cincin berlambang symbol Distrik 3 berupa macan, setelah mengamati tangan tersebut Bagas berkata. Iya aku mengenal tangan ini, ku rasa potongan tangan ini adalah milik salah seorang Jendral dari Distrik 3 yang mengejar rombongan kami dan ketua Alex.
Ketua Alex ? sahut sabeni, iya Ketua Alex adalah pemimpin pasukan pengawal Ratu dan kami adalah pasukan Garuda Hitam, tugas kami mencari informasi apapun tentang gerakan pemberotakan dan mengamankan Ratu Nana. Jika kalian pasukan pengawal Ratu kenapa pasukan dari balik tembok tersebut mengejar kalian. Ratu Nana adalah seorang pemimpin yang bertangan besi dia selalu menghilangkan semua orang-orang yang tidak sepandangan dengan dirinya karena dia beranggapan semakin banyak orang yang berpendapat berlawanan mengenai cara menjalakan pemerintahan maka semakin banyak konflik yang akan terjadi di kemudian hari, oleh karena itu Jendral-Jendral kebangaan Ratu Nana memburu semua orang yang tidak sepaham dengan Ratu Nana dan para pengikutnya. Menurut ku Tidak ada yang salah mengenai tindakan tersebut kawan, karena pemenang selalu mempunyai hak untuk menulis sejarah tentang dirinya. Memang benar Sabeni tidak ada yang salah mengenai hal tersebut tapi lama kelamaan Ratu Nana mulai menghiraukan kaum pekerja yang di tindas oleh para bangsawan, walaupun kaum pekerja tersebut di bayar secara tidak layak oleh para bangsawan Ratu nana tetap tutup mata dan hanya meminta Upeti yang besar dari para bangsawan, Ratu nana hanya akan bergerak dan bertindak tegas jika ada orang-orang yang dia kenal di sakiti atau di siksa oleh bangsawan.
__ADS_1
Sabeni mengerutkan Kening dan berkata hal ini pun hal yang sangat wajar menurut ku. Iya kami pun berpendapat demikian sabeni tapi ketika rahasia terkelam Ratu Nana terbongkar bahwa selama dia menjadi Ratu dia mengorbankan 5 orang bayi setiap tahunnya kepada suku Navi Gayo untuk menjaga Ratu Nana, di situlah ketua Alex mulai mengundurkan diri dan kami pasukan garuda hitam mengikuti teladannya. Ketua Alex mengundurkan diri setelah tahu anak ku hampir menjadi salah satu persembahan untuk suku Navi Gayo. Tiba-tiba tangan sabeni mengepal dan gemetar, Kong menghampiri Sabeni dan berkata Tenanglah Sabeni, kamu jelas berbeda dengan mereka, kamu bukan bagian dari mereka, kamu adalah anak ku yang di besarkan di hutan ini. Terima kasih kong, sabeni menarik Nafas dalam-dalam lalu berkata. Menurut ku sebaiknya mereka di persatukan kong dan kita biarkan mereka bertahan hidup di tepi sungai Mahakam. Aku pun berfikir seperti itu, baiklah bagas segeralah kemasi barang-barang kalian dan aku sendiri akan mengawal kalian ke tepi sungai Mahakam. Terima kasih King Kong dan Sabeni.