Distrik The Guardian Angel

Distrik The Guardian Angel
Pemuda Hutan


__ADS_3

Sementara itu kawanan Alex berhasil masuk kedalam jantung lembah tanpa ada sedikit pun hambatan. Mereka menemukan sebuah sungai yang airnya sangat jernih dan tenang ketika para pemberontak yang berjumlah kurang lebih 100 orang itu hendak meminum air sungai munculah seorang anak muda berkulit putih dengan badan tegap dan atletis yang mengenakan celana jins robek-robek dan berkaos warna putih.


Anak muda itu berkata aku tidak akan meminumnya jika jadi kalian. Hal itu membuat seluruh kawan-kawan Alex terkejut dan menyiagakan senjata mereka, lalu pemimpin mereka yang berbadan tegap dan tinggi memerintahkan untuk menurunkan senjata. Tahan kawan-kawan sepertinya pria ini bukan dari pasukan Nana yang mengejar kita dan sepertinya pria itu bersahabat. Pria hutan tersebut mengambil sebuah batu dan melemparkannya kedalam air sungai, ketika batu tersebut menyentuh permukaan air tiba-tiba muncul sebuah mahluk yang menelan batu tersebut dalam hitungan mikro detik dan langsung kembali kedalam air sungai tersebut.


seluruh pasukan terperangah melihat mahluk yang sangat besar dan cepat tersebut. pemimpin pemberontak menaruh senjatanya ke atas tanah dan mendekati pria hutan tersebut sambil mengangkat kedua tangannya, halo sobat kami datang dengan damai . Tiba-tiba pemuda hutan tersebut tertawa terbahak-bahak, hahahahaha dari mana kamu mempelajari gesture badan seperti itu sangat lucu, lucu sekali hal yang sangat tidak mungkin dilakukan oleh mahluk hidup di sini. Pemimpin pemberontak itu sangat malu dan ikut ketawa, oke mari kita ulangi percakapan awal kita, namaku Alex, pemuda hutan tersebut mengucapkan oh ok nama ku Sabeni, aku tahu kalian datang tanpa bermaksud jahat dan aku sudah mengawasi kalian semenjak kalian memasuki lembah ini. Tapi kalian ini seperti anak kecil yang berisik, kalian selalu memancing keingin tahuan penghuni hutan. Beruntung mood ku sedang baik dan menghalau mereka.


Aku penasaran apa yang membawa manusia-manusia sempurna yang berasal dari dalam tembok lari kehutan ini dan siapa pula mereka yang datang 3jam setelah kalian memasuki hutan dengan menggunakan pakaian perang. Mendengar kalimat yang diucapkan oleh sabeni membuat Alex terkejut.

__ADS_1


Apa kamu bilang tadi sabeni, kamu…kamu telah mengawasi kami semenjak kami memasuki lembah kesunyian ini dan, dan kamu juga melihat sekumpulan pasukan menggunakan pakaian perang memasuki lembah ini. Ujar alex tidak percaya, sabeni mengatakan bukan perkara sulit untuk mengawasi orang-orang dari dalam tembok yang masuk ke lembah ini, lembah ini terdiri dari 3 bagian, bagian pertama kami menyebutnya hutan kematian karena di bagian ini hidup segala jenis binatang yang sangat buas, bagian kedua terletak disebrang sungai ini di sebut sebagai hutan malaikat penjaga di dalam hutan itu hidup sekelompok manusia seperti aku,bagian kedua ini berada di tengah-tengah sungai yang sangat mustahil disebrangi oleh manusia luar seperti yang kalian lihat tadi dan di bagian ketiga di sebut hutan mimpi di sana hidup sekelompok manusia yang sudah berevolusi karena dampak dari radiasi senjata selama perang berlangsung dan mereka memiliki keuatan merubah penampilan mereka fisik mereka seperti yang mereka ingingkan dan selain mereka hidup juga mahluk-mahluk aneh yang tidak pernah kalian bayangkan sebelumnya.


Hutan mimpi berbatasan dengan distrik 4 (dulunya bernama Negara Malaysia). Alex dan kawan-kawannya hanya bisa terdiam mendengar penjelas dari sabeni. Astrid berkata kepada sabeni kami sangat haus dan lapar bagaimana cara kami minum jika ada mahluk yang sangat berbahaya di dalam sungai. Pertanyaan itu membuat sabeni tertawa terpingkal-pingkal. Wah wah benar juga kalian pasti kelaparan dan kehausan, hey alex aku pinjam dulu botol air kepunyaan kawan-kawan mu. Lalu dengan santai sabeni mengisi botol-botol air itu dengan air sungai, setelah semuanya meminum air tersebut sabeni berteriak hai Gunju keluarlah dan berhentilah berpura-pura menjadi pohon.


Sertamerta pohon yang berada di ujung sana menjadi hidup dan bergerak menghampiri sabeni. Sontak hal itu membuat semua kelompok pemberontak ketakutan.


Tanpa pikir panjang Alex dan kawan-kawannya mengumpulkan buah-buahan tersebut. gunju sang manusia pohon mendekatkan diri ke arah sabeni dan dia berkata, Gunju…guunjjuuu (dengan raut muka yang tidak senang), wah tenang gunju mereka ini sepertinya orang-orang baik yang sedang tersesat kedalam hutan ini, jika penilaian ku salah, aku sendiri yang akan menghabisi mereka semua dengan menggunakan “si kembar”, eh setelah dipikir-pikir tidak perlu menggunakan si kembar karena mereka sepertinya tidak sekuat penampilannya, wahahahaha. Si pohon pun tertawa dan berkata Gunju…Gunju.

__ADS_1


Alex yang mendengar percakapan itu langsung mendadak hilang nafsu makannya, hey Sabeni kamu bilang kami tidak sekuat penampilan kami, apakah kalian para manusia yang tinggal di hutan ini benar-benar kuat?, sabeni menanggapi dengan gerakan gesture badan dengan menaikan kedua alisnya, aku penasaran sekuat apa diri mu sabeni boleh kita melakukan petarungan persahabatan ujar alex seraya membuka jubahnya. Di luar dugaan sang pohon Gunju langsung menyerang Alex dengan melemparkan rantingnya yang berubah menjadi seperti jarum yang sangat tajam dan terbuat dari kayu. Sabeni pun tiba-tiba tertawa terbahak-bahak, apa sih pertandingan persahabatan, di dunia kami pertandingan berarti hanya ada satu pemenang yang satunya lagi harus mati, kau mau mati Alex?


Mendadak wajah sabeni yang ramah menjadi memancarkan aura pembunuh yang membuat 100 orang mantan pasukan garuda hitam berhenti memakan buah-buahan. Seketika itu pula datang gadis muda dan jelita menghampiri sabeni dan mengeluarkan shoot gun dan langsung menembakan kearah sabeni dari jarak 10 Meter, seharusnya serangan itu membuat sebuah lubang yang sangat besar di tubuh sabeni, tapi sabeni tidak bergerak dia hanya mengangkat bilah pedang yang datang entah dari mana dengan menggunakan tangan kirinya, serta merta peluru shoot gun tersebut berjatuhan ke tanah. Lihatkan Gunju, seperti dugaan ku mereka hanya mengandalkan senjata usang seperti, itulah kenapa mereka memerlukan tembok untuk bertahan hidup…belum sempat sabeni menyelesaikan kalimatnya datang lagi serangan dari 2 orang yang berasal dari arah kiri dan kanan sabeni, kali gunju menarik mereka kedalam tanah dengan menggunakan akarnya, sabeni pun berkata cukup Gunju dan kedua orang pemberontak tersebut terhenti tertarik, hanya tinggal kepala mereka saja yang masih berada di atas permukaan tanah.


Gunju sang pohon Ek pun bertanya Gunju?, owh aku tidak berpihak kepada mereka tapi hanya saja aku masih penasaran kenapa mereka sampai repot-repot melarikan diri ke sini. Wah ternyata benar cerita yang di cerikan oleh nenek buyut ku, bahwa manusia-manusia yang hidup di luar tembok adalah manusia kuat dan manusia-manusia pilihan, ujar Alex kepada Sabeni. Sabeni hanya tersenyum lalu berkata. Jadi sebagai ganti keramah tamahan ku, bisa kalian ceritakan kepada ku, kenapa kalian yang sangat lemah ini nekat mencoba keberuntungan kalian dengan melarikan diri ke Lembah ini.


Alex menceritakan secara singkat alasan dia keluar dari distrik 3 dan peristiwa yang dia lihat kepada sabeni. setelah selesai sabeni berkata suku Navi Gayo kata mu? Ya sabeni ratu ku memberikan 5 orang anak bayi sebagai persembahan untuk suku navi gayo. Owh, aku penasaran mengenai suku navi gayo, Begini saja untuk sementara waktu kalian tinggal di sini, dan jangan yang menyentuh air sungai atau berada dalam radius 4 meter dari tepi sungai klo kalian masih ingin hidup. Kalian bisa mengambil air sungai besok sebelum matahari terbit, sepertinya ada keributan di hutan bagian tengah. Gunju akan mengawasi kalian dan jika kalian lapar cobalah cari makanan kearah timur laut sejauh 2km, jangan lebih dari itu atau kalian akan tersesat. Sabeni pun berlari meninggalkan kawanan Alex.

__ADS_1


__ADS_2