
Di dalam distrik 3 jendral fahrudin telah mempersiapkan 200 helikopter untuk membombardir lembah kesunyian. Sementara itu jendralYanto dan Jendral Coki sibuk memperbaiki tembok pertahanan dan membuatnya lebih tinggi lagi. Jendral komar tersenyum sinis melihat 2 jendral tersebut memerintahkan penduduk dan anak buah mereka untuk mempertebal dan mempertinggi semua tembok pertahanan.
Lalu jendral komar menghampiri jendral coky dan berkata wah wah mantap sekali tembok pertahanan baru kita ini, saya rasa tidak akan ada satu semut pun yang mampu menembus pertahanan baru kita ini, bukan begitu jendral Yanto? Eh enteng betul cakap kau jendral, klo semut lawan kita tak perlu lah awak repot-repot seperti ini.
Jendral komar hanya tersenyum dan berkata mak galak kali kau jendral coky macam habis makan bapak macan saja, jendral yanto pun datang menengahi, sudahlah jendral komar biarkan kami melakukan apa yang kami anggap perlu disini, maaf jendral saya hanya merasa jendral yanto dan jendral coky terlalu memandang tinggi para manusia primitif yang ada di hutan sana, klo begitu saya mohon ijin jendral saya harus mengechek kesiapan pasukan ku di depan gerbang utama. Silahkan jendral sahut yanto.
Jendral coky mendengus sebal dan berkata macam paling sakti saja dia itu, lawan aku saja belum tentu dia masih bisa pulang dengan kepala utuh. Sudah coky luapkan amarah mu pada tempatnya nanti dan jika masih ada amarah mu ketika bertemu musuh, itu akan menginspirasi pasukan kita. Baiklah jendral aku mohon pamit dulu ucap coky.
Jendral fahrudin sibuk memperhatikan kesiapan pasukannya lalu datang seorang letnan yang berbisik kepada sang jendral. Baikalah ucap fahrudin, bawa semua pilot kesini. Dalam sekejap
200 pilot dan kopilot memenuhi lapangan tersebut.
Dengarkan aku prajurit kalian akan melaksanakan misi yang paling penting yaitu membumi hanguskan para pemberontak mantan pasukan garuda hitam, selain itu di dalam hutan sana bukan hanya kalian dan helikopter kalian mahluk terbesar yang bisa mengudara. Kalian akan menghadapi mahluk-mahluk legenda yang dulu di ceritakan oleh orang tua kita, mungkin hanya sedikit orang yang bisa kembali kepangkalan ini dan mungkin nasib saya dan teman-teman yang lain bergantung pada kalian, kenapa? Karena misi kita ini bisa dikatakan misi bunuh diri, tapi jika kita tidak berhasil membuat mahluk-mahluk hutan tersebut membenci manusia cepat atau lambat alex dan para pemberontak itu akan melakukan konsolidasi untuk menyerang kita. Yang artinya lebih baik kita memecah belah konspirasi mereka sekarang juga dan melemahkan mereka, jangan tunggu mereka mendapati kata sepakat lalu menghancurkan distrik yang kita cintai ini. Kalian bertempur bukan demi tanah, bukan demi emas tapi kalian menyerang hutan itu demi orang-orang yang kalian cintai yang berada di dalam distrik 3, demi kehidupan orang tua kalian, demi anak-anak kalian. Oleh karena itu berjuanglah sampai titik darah penghabisan kalian, buang semua bom dan rudal di tempat-tempat yang sudah kita rencanakan, jangan sisakan satu senjata pun yang kalian bawa, ubah rasa takut kalian menjadi keberanian. Ingat ratu kalian, ingat keluarga kalian.
Ingat moto kita apa, para prajurit tersebut serempak berkata lebih baik pulang nama dari pada gagal dalam tugas, siapa kita tanya sang jendral dan di jawab zeus..zeus..zeus jaya, aku tidak bisa mendengar kalian prajurit, siapa kita ZEUS....ZEUS...ZEUS JAYA. Sang jendral tersenyum berangkatlah prajurit-prajurit pemberani ku, tebarkan teror untuk seluruh penghuni hutan. Siap jendral jawab mereka serempak, sang letnan maju kedepan dan berkata tanpa penghormatan, pasukan bubar jalan.
__ADS_1
seluruh prajurit tersebut berlarian menuju helikopter tempur mereka. Jendral fahrudin memeluk sang letnan yang mengikuti misi bunuh diri tersebut dan berkata ku percayakan masa depan kami di tangan mu nak. Rupanya letnan yang bernama dany adalah anak sulung jendral fahrudin. Siap laksanakan jawab sang lentnan dany sambil menahan tangis.
Berangkatlah mereka semua melewati gerbang tembok. Di luar sana dari arah laut terdapat sebuah armada kapal tempur yang sedang mengamati distrik 3, armada tersebut adalah armada milik distrik 10 yang merasa tersinggung oleh sikap distrik 3 yang tidak memberikan jawaban kepada mereka terkait proposal kerjasama.
Kapal selam yang terdekat dengan zona perairan distrik 3 memantau situasi sekitar dan setelah melihat penjaga di batas perairan tidak ada, kapal selam tersebut mundur dan memberikan informasi kepada laksamana toshi maeda yang memimpin 20.000 armada laut. Laksamana Toshi maeda di perintahkan oleh pemimpin distrik 10 untuk menguasai kota tambang distrik 3 yaitu kota maharaja untuk mengambil logam krustat. Jika tidak bisa secara halus maka mereka akan mengusainya secara militer.
Sementara itu semua jendral di Distrik 3 sedang siaga menghadapi serangan balik dari penghuni hutan sehingga patroli di perbatasan laut kota Mahakam sangat jarang karena seluruh pasukan terfokus di tembok pertahanan yang berbatasan dengan hutan. Laksamana toshi curiga kenapa tidak ada patroli yang mucul selama 2 hari terakhir. Dia takut akan jebakan yang disiapkan bagi pasukannya, oleh karena itu dia memerintahkan 10 orang tentaranya untuk menyusup dan mencari info ke kota mahakam.
Letnan dany yang sudah terbang satu jam meninggalkan benteng pertahanan kebingungan membaca radar navigasi, karena sistem radar menjadi kacau setelah terbang di atas pedalaman hutan. Seharusnya sekarang mereka sudah sampai di titik di mana jendral ryan di sergap oleh kawanan monyet raksasa, karena mengalami kendala teknis letnan dani memerintahkan anak buahnya untuk mematikan radar dan melakukan scaning ke hutan.
Dengan infra red pelacak panas mereka mendapatkan gambar secara visual keadaan sekitar, betapa terkejutnya mereka ketika melihat tidak ada kehidupan di sekitar mereka lalu melalui interkom letnan dany meminta pasukannya tetap maju lurus kedepan, mereka berjalan seperti orang buta karena tidak bisa menggunakan radar sebagai navigasi mereka, mereka hanya bisa melihat keadaan di bawah dengan pelacak panas. Untuk mendapatkan visual tersebut mereka harus terbang cukup rendah di atas hutan.
Letnan dany dan pasukannya melihat hewan-hewan berkaki empat dan mereka mengira hewan tersebut adalah rusa atau kambing, sebenarnya yang berada di bawah mereka adalah perkampungan suku centarus yaitu suku manusia setengah kuda, dari pinggang ke bawah tubuh mereka seperti kuda dewasa dan dari pinggang ke atas tubuh mereka seperti manusia pada umumnya hanya saja bedanya di kepala mereka ada tanduk kecil dan sifat mereka sangat agresif, tinggi centarus dewasa bisa mencapai 2 meter.
Gerombolan centarus ini hanya mengenal satu aturan yang kuat memimpin yang lemah, dan pemimpin mereka bernama junior. Di saat letnan dany dan pasukannya terus menyusuri hutan para centarus yang merasa terganggu dengan suara bising di atas mereka, melempari helikopter perang tersebut dengan tombak-tobak mereka dan ada pula yang melempari batu.
__ADS_1
Sebagian besar lemparan mereka meleset atau tidak sampai karena jarak yang cukup tinggi. Letnan dany yang menerima serangan tersebut memerintahkan pasukannya untuk membalas serangan tersebut dengan senapan mesin.
Para centaurus yang berada di bawah titik serang pasukan dani banyak yang tertembak dan luka parah, tapi mereka adalah roh alam yang sangat keras kepala tidak ada kata mundur di dalam otak mereka, melihat kegaduhan ini junior keluar dari tempatnya, di mengkalkulasi jarak helikopter dengan jarak lemparan tombak mereka, hey panggilkan lohar dan pasukan pemanahnya kalian sisanya bawa tombak kalian dan ikuti aku, kita musnahkan si kurang ajar yang ada di atas sana.
Para centarus tersebut bersorak memenuhi panggilan perang ketua mereka, sementara itu Lohar dan pasukannya datang, kelebihan centarus terletak di kecepatan lari mereka, mereka bisa menempuh jarak 1,000 km dalam waktu sejam jika mereka mau dan mereka mampu mengangkut beban 100 kg lebih di atas punggung mereka. Mereka adalah kaum yang tidak suka bergaul dengan yang bukan sejenisnya maka dari itu junior tidak menghadiri acara pengangkatan sabeni sebagai ketua suku.
Setelah para centaurus melihat ketua mereka berlari membawa tombak semangat para centaurus bangkit kembali dan mereka mulai berkumpul dan berlari bersama ketua mereka. Junior memerintahkan lohar untuk berbelok kearah bukit dan menembaki lawannya dari sana, pasukan pemanah lohar terdiri dari para centaurus yang tinggi dan mampu memanah dengan busur dan anak panah berukuran 2 meter.
sementara itu sang letnan muda melihat pergerakan dibawah yang terorganisir memerintahkan pasukannya untuk membentuk formasi elang. Semua helikopter tempur pun berbaris kesamping dengan bentuk agak mengkerucut. Tahan tembakan kalian Prajurit perintah dany dan semua helikopter berhenti menembak. Junior dan pasukannya berlari mengitari pasukan dany di bawah, seolah-olah mereka sedang mempelajari lawannya, dan ketika centarus tersebut berada di ujung pasukan dany, junior meneriakan hajar mahluk-mahluk bodoh itu.
Teriakan tersebut di sambut dengan anak panah yang berterbangan dari arah bukit dan mereka mengincar ekor helikopter pasukan dany. Ada 10 helikopter yang jatuh karena serangan tersebut, melihat hal itu dany merubah formasi tempur, dan terbang lebih tinggi, hancurkan bukit tersebut prajurit. Mereka pun menembaki lohar dengan rudal tempur.
Serangan tersebut tidak membuat pasukan lohar takut, ada di antara mereka yang dengan sengaja meloncat dan menabrakan diri mereka ke rudal untuk melindungi kawannya, dany dan pasukannya melihat hal tersebut sambil terdiam. Dan dari bawah junior berserta pasukannya melempari dany dengan tombak panjang sebagian besar serangan tersebut mengenai badan helikopter dan menembusnya membuat pilot dan awaknya terjun bebas ke darat. Melihat pasukannya di kepung dany memutuskan meminta bantuan pesawat pengebom untuk menjatuhkan bom balista senjata pemusnah yang akan di pakai untuk menghancur hutan. Dany memberikan titik kordinat kemarkas pusat.
Mayda mayda kami dikepung dan menghadapi serangan yang luar biasa, segera kirimkan pesawat pengebom untuk membinasakan para penghuni hutan.
__ADS_1
Jendral fahrudin sendiri yang memimpin pasukan pengebom tersebut, dalam hitungan menit pesawat pengebom telah sampai dan membombardir titik dimana pasukan junior dan lohar berada sesuai kordinat yang di berikan oleh dany, para centaurus menyerang mereka dengan tobak dan panah tapi hal itu sia-sia karena pesawat pengebom tersebut di buat dari logam paling keras yaitu logam krustat.
Dalam seketika hutan berubah menjadi banjir darah dan seperti ada pesta kembang api besar-besaran, pesawat pengebom langsung kembali pulang setelah melakukan misinya. Perkerjaan selesai, mari kita pulang prajurit. Para centaurus melindungi pemimpin mereka dan para pemanah pun melakukan hal yang sama mereka melindungi kapten mereka lohar.