
Semua prajurit yang selamat dan sampai di kapal perang dengan bantuan dony terduduk lemas dan kehilangan semangat tempur. Mereka kalah telak berperang dengan distrik 3 dan pasukan hutan sekarang mereka harus melawan monster di samudera pasifik.
Sementara itu dengan satu kali serang Gurita raksasa bisa menghancurkan dua puluh kapal perang dengan mudah, prajurit yang selamat itu berfikir ulang apakah benar kekuatan distrik 10 berada di tiga besar dari dua puluh distrik yang ada.
Dony yang telah sampai di medan pertempuran segera menyapa Gurita raksasa “Valar mogares hipno”
“valar regrares dony sang iblis Goa, kalian melewati batas teritorial. Samudera pasifik tidak tunduk di bawah perintah dewan tetua hutan kalian dan selamanya akan tetap seperti itu”
“kami tidak berniat mengambil alih teritory kalian, kami hanya ingin melintasi teritori raja Samudera Pasifik. Kami sedang menjalankan sebuah misi dari dewan tetua hutan dan bukankah kita semua bersaudara hipno. Kami selalu memberikan bantuan kami ketika samudera pasifik di serang. Jadi untuk apa semua serangan ini hipno”
“huhuhu, ya kalian memang terlalu naif mengira semua roh alam adalah saudara kalian. Ingat dony kita ini mutan atau bahasa umumnya monster. Monster seharusnya tidak memiliki hati kawan, aku tidak mengerti pola pikir primata bodoh yang bernama kong yang memiliki kekuatan besar tapi akhir mati di tangan ikan teri seperti manusia berambut putih itu. Bahkan dia...” belum sempat Hipno menyelesaikan ucapannya sesuatu yang terbang dengan kekuatan di luar jangkauan matanya telah memotong enam tentacul miliknya yang berada di atas permukaan air.
“hey mahluk jelek, kau boleh menghina ku tapi ku pastikan siapapun yang menghina ayah ku king kong akan mati tanpa jasad dan mulai sekarang aku sebagai panglima darah lembah kesunyian menyatakan berperang dengan siapapun yang tidak tunduk dibawah dewan tetua hutan” ucap sabeni sambil menarik golok berkepala serigalanya.
Tokiya yang mendengar nama kong di hina tersulut emosinya dan dia berlari untuk menyerang gurita raksasa tersebut dan menghiraukan segala sakit di tubuhnya. tapi Sabeni menghentikannya dia ingin memberikan pelajaran gurita tersebut dengan tangannya sendiri. Tokiya mengerti keinginan Sabeni, di mata Sabeni Kong adalah panutan dan sekaligus figur seorang ayah.
Sabeni kembali memasukan goloknya ke dalam jubahnya dan golok itu menghilang dia di dalam jubahnya, lalu Sabeni berkata “untuk menghadapi mahluk kelas rendah seperti mu tidak perlu menggunakan pedang kembar kesayangan ku”
“kau terlalu sombong anak muda akan ku buat dirimi segera bertemu dengan kong” ucap hipno
__ADS_1
Dony hanya menggelengkan kepalanya karena ketika sabeni bertarung dia merasakan banyak mahluk laut yang sedang menonton pertarungan tersebut di kejauhan dan ketika sabeni menyatakan perang maka para mahluk laut tersebut pasti akan menyerang seluruh kapal. Akhirnya dony meminta Tokiya kembali ke kapal perang dan meyiapkan pasukannya untuk melawan penghuni samudera pasifik.
Belum sempat Tokiya beranjak pergi, diluar dugaan Sabeni telah berhasil mengangkat Gurita Raksasa tersebut dengan satu tangannya. Tubuh Sabeni berubah menjadi api berwarna biru dan membuat air lau di sekitarnya menguap. Ternyata Hipno sang gurita raksasa tersebut memiliki tinggi lima belas meter setelah semua tubuhnya terangkat dari permukaan air.
Pemandangan yang tidak lazim tersebut membuat seluruh prajurit tokiya kaget dan merinding. Mahluk sebesar itu bisa diangkat dengan mudah oleh Sabeni dengan menggunkan satu tangannya. Sabeni membuat tangan kanannya masuk ke kedalam mulut Hipno dan dia membakar tubuh Hipno dari dalam sambil mengangkatnya ke udara. Setelah seluruh tubuh Hipno terangkat Sabeni mengeluarkan Tenaga dalam dalam jumlah besar dan membuat tubuh Hipno melesat ke udara.
Dalam satu tarikan nafas sabeni menembakan api berwarna biru yang sangat besar kearah tubuh Hipno yang sekarat. Api tersebut langsung membakar dan meledakan tubuh Hipno, serpihan tubuh Hipno yang terbakar jatuh kembali ke permukaan laut. Tapi api tersebut tetap menyala dan tidak mati, justru air laut disekitar serpihan tubuh Hipno menguap.
“kalian bilang tidak akan tunduk bukan kepada Dewan Tetua Hutan, jika kalian selemah ini mengapa kalian menamakan diri kalian monster Samudera Pasifik. Akan ku buat semua monster menjadi santapan hewan-hewan buas di hutan” sabeni menembakan banyak sekali bola energi berwujud api berwarna biru kedalam air dan dalam beberapa tarikan nafas terjadi ledakan di dalam laut.
Beberapa saat kemudian ratusan jasad monster laut mengambang di permukaan air dengan tubuh terbakar.
“jadi seperti inikah sosok Panglima darah dari lembah kesunyian” sebuah sosok muncul di atas permukaan air bersama 5 mahluk lainnya dengan membentuk formasi perang mengepung Sabeni, Tokiya dan Dony.
Sementara itu di sekitar kapal muncul juga mahluk-mahluk laut lainnya. Ocha,Reptil dan Kinosita menyiagakan senjata mereka masing-masing.
"hehehe sepertinya akan segera ada pesta besar di sekitar kita Ocha" ucap Repltil sambil memandangi mahluk laut yang bermunculan di sekitar kapal mereka.
"ini bukan pesta Repltil, ini hanya pekerjaan yang membosankan menghadapi pasukan rendahan seperti mereka yg mengandalkan jumlah untuk mengepung kita." Ocha langsung menarik pedang dan pedang tersebut langsung di selimuti api berwarna merah.
__ADS_1
"hihihi sepertinya api mu tidak sepanas dan sebahaya api ketua Sabeni yang berwarna biru" ucap reptil sambil tertawa mengejek Ocha
"kamu tahu Reptil jika situasi kita tidak dalam kondisi seperti ini akan ku ubah kau menjadi Reptil Panggang" ucap Ocha kesal
Kinosita dan prajurit yang ada di kapal memperhatikan mereka seperti sedang melihat pertandingan bad minton, kepala dan arah pandangan mereka bergerak ke Reptil dan Ocha.
"hmm maaf mengintrupsi perdebatan kalian, berhubung semua mahluk hebat yang tersisa di kapal ini hanya kita bertiga sementara ada enam puluh kapal yang harus kita lindungi bisa kalian berhenti berdebat untuk sementara." ucap Kinosita sambil memandangi kemunculan mahluk-mahluk laut di sekitar kapal mereka.
tanpa pikir panjang Ocha perempuan yang memiliki postur tubuh bagaikan super model segera mengangkat tubuh Kinosita yang kekar bagaikan binaragawan, lalu Ocha melemparkan Kinosita ke sebelah kanan menuju kapal yang berada di sayap kanan.
"tidak mau terbang lagi seperti ini" jerit Kinosita ketika tubuhnya melesat di udara. dia melewati dua kapal lebih dan berhasil mendarat di salah satu kapal dengan posisi terlentang.
Semua prajurit yang ada di kapal tersebut melihat pendaratan paling heroik Kinosita dalam menyelamatkan armada distrik 10.
"bukan waktunya untuk mengagumi keberhasilan ku melompati dua puluh kapal. sekarang segera persiapkan serangan pembalasan." Ucap Kinosita sambil memasang gerak tubuh yang penuh wibawa. dua puluh kapal yang berada di sebalah kanan Kinosita segera melakukan kordinasi dan bersiap menyerang.
Reptil yang melihat Kinosita berhasil mendarat dengan posisi terlentang, melihat kearah Ocha dan berkata "ok baiklah lemparkan aku, karena aku tahu Ocha tidak akan sanggup melompat ke sana. hihihihi, Ocha sang pemberani yang mabuk laut."
Ocha mendengus kesal mendengar ejekan Reptil, lalu dia mengumpulkan keberaniannya dan melompat ke sebelah kiri dari satu kapal ke kapal yang lain. dia berhenti tepat pada kapal ke dua puluh satu yang ada di sebelah kiri kapal utama lalu Ocha mengacungkan jari tengahnya ke arah kapal utama.
__ADS_1