
Pagi ini adalah pagi sabtu.
Hari ini Lia akan pergi menjenguk Andra yang sakit.
"Pagi ma... pagi pa..." sapa Lia di pagi hari.
"Pagi sayang..." balas mama.
"Ayo sarapan dulu." seru mama.
"Ma, Lia mau tanya sesuatu." kata Lia seraya menyantap roti.
"Iya ada apa sayang." tanya Mama
"Nanti siang, Lia dan Leah akan pergi ke rumah Andra untuk menjenguknya. Boleh gak ma?" tanya Lia
"Ohh, boleh sayang. Asalkan jangan pulang terlalu sore ya..." balas Mama
"Oke ma." jawab Lia senang.
Ya, seperti biasanya. Lia jogging di pagi sabtu dan pergi ke taman yang biasa ia kunjungi bersama Andra.
Dalam bulan ini, anak anak diliburkan. Setelah itu masuk kembali dengan kelas baru.
Selesai jogging, Lia mandi dan mengganti bajunya kemudian makan siang.
Setelah makan siang, mamanya meminta dia untuk ke ruang tamu membicarakan sesuatu.
"Iya, ada apa ma?" tanya Lia
"Begini nak. Bulan ini kamu libur kan?" tanya mama.
"Iya, terus kenapa ma?" tanya Lia lagi.
"Mama dan papa mau ajak kamu berlibur di bali selama dua minggu, menginap di rumah nenek. Gimana?"
"Hmm, boleh saja ma." jawab Lia singkat.
"Oke, kalo gitu nanti senin kita akan langsung berangkat ke Bali ya. Nanti sore, mama pesan tiketnya." balas Mama.
Setelah membicarakan liburan, Lia kembali naik ke atas dan masuk di kamarnya.
Lia bersiap siap untuk pergi ke rumah Leah kemudian bersama sama ke rumah Andra.
Saat sedang bersiap siap, Lia juga memasukkan buku novel Andra untuk di kembalikan.
"Ma, Lia ke rumah Leah dulu ya." pamit Lia.
"Iya nak. Hati hati ya di jalan." balas mama Lia.
Lia bergegas menuju rumah Leah. Langkah demi langkah, tidak terasa ia sudah sampai di rumah Leah.
"Leahhh..." jeritnya di depan pagar rumah Leah.
Tidak lama Leah keluar di dari pintu dan langsung menemui Lia.
__ADS_1
"Ayo kita pergi." kata Leah
Mereka menyeberangi jalan dan sampai di rumah Andra.
Di depan halaman rumah Andra, ada seorang wanita. Ternyata wanita itu adalah mamanya Andra.
"Tantee..." sapa Leah.
"Ah, Leahh... mari masuk nakk..." jawab mama Andra.
"Yang satu ini siapa ya? Sepertinya tante pernah ketemu kamu." kata mama Andra.
"Saya Lia tante. Temen kelas Andra." jelas Lia
"Ohh, ini toh yang namanya Lia. Cantik juga orangnya. Kalo gak salah kamu kan yang ngambil tas tante kemarin waktu tante gak sengaja kesenggol kamu?" tanya mama Andra.
"Ahh, iya tante." jawab Lia tersipu malu.
Ternyata selama ini, Andra sering membicarakan Lia dengan Mamanya. Lia sangat senang ketika mengetahui hal ini.
"Mari masuk dulu nakk..." ucap mama Andra dan mengajak mereka masuk ke dalam.
"Duduk dulu yaa... tante panggil Andra." kata mama Andra.
"Ah, iya tante." jawab Lia dan Leah serempak.
Sepuluh menit berlalu, akhirnya Andra muncul juga.
"Liaa ..." panggil Andra seraya duduk di sofa.
"Bagaimana keadaanmu?" tanya Lia
"Syukurlah kalau begitu." balas Lia menghela nafas.
"Kamu sakit apa Andra?" tanya Leah.
"Nggak kok, cuma demam saja." jawab Andra singkat.
"Oh." balas Leah.
Lia mengeluarkan buku Novel yang beberapa hari lalu di berikan oleh Andra.
"Ini buku mu, aku sudah selesai membaca." kata Lia seraya menyerahkan novel itu.
"Gak usah di kembalikan Lia. Ini buku yang aku beli khusus buat kamu. Lagi pula aku juga punya satu seperti itu." jelas Andra
"Ohh, ya sudah deh." balas Lia seraya menyimpan kembali buku itu.
"Ih kalian so sweet banget sih. Aku jadi iri." sambung Leah mengejek.
"Leahh..." seru Lia.
"Oh ya, aku lupa bilang. Senin ini aku akan berangkat ke bali untuk liburan di rumah nenekku." kata Lia kepada Andra dan Leah.
"Loh, kok gitu?" tanya Leah.
__ADS_1
"Iya. Soalnya mumpug libur panjang mama dan papaku ngajak buat ke Bali, karena udah lama gak berkunjung di rumah nenek." jelas Lia.
"Aduh, ada yang bakal kangen nih." balas Leah seraya menatap arah Andra.
"Ya sudah. Selama di bali baik baik ya. Jangan nakal, nanti kamu hilang." kata Andra sambil tersenyum.
"Kamu ini ada ada aja. Mana bisa aku hilang." balas Lia dengan tertawa manis.
"Aduh, ada yang gombal nih." sambung Leah mengejek.
"Leahh, sudahlah." balas Lia menatap sinis Leah.
"Iya deh, bercanda Liaa ..." kata Leah sambil tertawa.
Hari sudah mulai sore. Waktu berjalan dengan cepat dan tidak terasa.
"Eh, udah mulai sore ni." kata Leah di tengah tengah perbincangan.
"Yaudah, kalau gitu kami pulang dulu ya Andra." pamit Lia.
"Iya, hati hati ya kurcacii." balas Andra sambil mengelus elus rambut Lia.
"Aduh, kalian yang pacar aku yang baper kalo gini." ejek Leah lagi.
"Sudah, ayo kita pulang." ajak Lia.
Saat keluar dari pintu depan, Lia berpamitan dengan mama Andra.
"Tante, Lia pulang dulu ya..." pamit Lia.
"Ah, iya sayang. Makasih ya sudah jenguk Andra." balas mama Andra dengan lembut.
"Aku juga tante." sambung Leah.
"Iyaa, kalian berdua hati hati ya." jawab mama Andra.
Selesai mengantarkan Leah, Lia kembali berjalan sendirian pulang ke rumah.
Rasanya berat untuk berangkat liburan ke Bali. Lia rasa dia akan sangat rindu dengan Andra.
Ingin menolak, tapi Lia memikirkan perasaan mama dan papanya yang juga rindu dengan neneknya.
Sampai di rumah, Lia langsung mandi dan makan malam.
Malam masih panjang.
Lia senang karena akan bertemu dengan neneknya. Di balik itu, ada rasa sedih karena akan merindukan Andra.
Di sini, Lia melepas rindu dengan neneknya di bali. Tapi, ia juga akan sangat merindukan Andra di Bangka.
Lia menatap bulan di jendela kamarnya.
Bulan itu bersinar dengan indah dan di hiasi oleh bintang bintang di sekelilingnya.
Seperti itulah gambaran kehidupan Lia yang sangat indah. Ia adalah Bulan yang dihiasi oleh bintang bintang di sekelilingnya. Bintang bintang menggambarkan Keluarganya. Salah satu yang menjadi bintang di kehidupannya juga Andra.
__ADS_1
Nampak sederhana Namun sangat Indah.