Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 101


__ADS_3

Setelah baca Like komen dan Votenya yah dear😉


"Jatuh Cinta.????"


******


 


 


Kicauan Burung dan aroma Mawar menyapa pagiku. Udara dikamar ini selalu saja bisa membuatku rileks.


 


 


Perlahan aku turun dari tempat tidur lalu berjalan kearah balkon. Ini langkah pertamaku tanpa Bantuan Dari Regan.


 


 


Rasanya Bahagia bisa melihat langit biru, pohon, burung-burung terbang dengan bebas, dan bunga mawarku yang terawat dengan baik.


 


 


Sudah dua bulan berlalu. Itu artinya Usia kandunganku genap empat bulan. Tidak disangka Waktu sangat cepat berlalu.


 


 


“Sayang Sehat sehat yah diperut mama” Gumamku sembari mengelus perutku yang tak rata lagi.


 


Tanpa aku sadari tangan kekar dan hangat memelukku dari belakang. Aroma mint dari tubuhnya masih menempel dengan baik.


 


“Kenapa berjalan sendiri kesini. Hmn..?  Tanya Regan


 


“aku hanya tidak ingin mengusik tidur mu sayang. Lagipula jarak tempat tidur ke balkon tidak terlalu jauh. Hanya perlu beberapa langkah dan tara sampai” Jawabku dengan senyuman


 


“tetap saja jika butuh bantuan bangunkan saja saya.”  Ucap Regan menempelkan kepalanya dibahuku


 


“Oke suamiku yang tampan. Bersiaplah sebentar lagi meeting pagimu akan segera dimulai” Kataku mengingatkan Regan


 


“tunggu sebentar sayang.  Biarkan seperti ini lima menit saja” Jawabnya sambil memejamkan mata


 


“Hmn... papa, mama sudah kesusahan membawaku kemana mana sekarang papa menambah beban mama dengan bersender dibahunya”  aku berkata menirukan suara anak anak🤭


 


Regan pun tanggap lalu berjongkok tepat didepan perutku


 


“Oh jagoan papa. Maafkan papa yah sudah menambah beban mamamu. Tetaplah sehat dan tumbuh dengan baik disana. Jangan rewel didalam oke” Regan berbicara didepan perutku.


 


Dia sangat mengemaskan. Aku bersyukur karna memiliki suami sepertinya. Dan sebentar lagi pernikahan kami akan lengkap dengan kehadiran buah cinta kami.😇


 


“Sayang, Nanti kimmy dan lisa akan main kesini aku boleh kan keluar dari kamar. Aku sudah dapat ijin dari dokter mita” Pintaku


 


“hmn.. baiklah. Tapi jangan sampai lelah. Kalian duduk saja ditaman belakang. Panggil pelayan jika butuh sesuatu. Ingat gunakan Lift untuk turun atau kembali ke kamar. Jangan menaiki tangga dan jangan lupa minum obat dan vitaminmu”


 


“Siap Papa. Makasih yah sayang” kataku sambil memeluknya


 


“Sama sama sayang. Oh iya, meating hari ini akan diadakan di luar. Setelah itu saya akan pergi meninjau lokasi proyek. Mungkin  akan pulang larut malam. Tidak usah menungguku. Tidur saja duluan yah”


 


“hah... akan ku usahakan. Tapi kalau bisa pulanglah lebih cepat. Oke.?” 


 


“Baiklah. Kalau begitu ayo kita mandi” Ucap regan mengendongku ala bridal


 


*****


 


Jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi. Rumah terlihat sepi seperti biasa semua pelayan sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing.


 


Aku duduk dengan santai sambil menunggu kedatangan dua orang sahabatku. Tak lama berselang terdengarlah suara Yang sangat aku kenal😑


 


“Yuhuu... Lisa Cantik datang...”


 

__ADS_1


Betul saja tebakanku. Satu satunya sahabatku yang memiliki suara cempreng hanya Lisa dan Keyla. Dan sekarang suaranya menghebohkan seluruh isi rumah.


 


“rumahku bukan hutan Analisa” Gerutuku


 


“eyyy bumil duduk disini toh. Kirain dikamar hehe maaf yah”  ucap Lisa


 


“Hey cin apa kabar.? Gimana dede nya.?” Tanya kimmy


 


Mereka berdua duduk di tepat disebelahku sambil mengelus perutku.


 


“dede dan mamanya sehat. Karna sudah empat bulan regan bolehin aku turun dari tempat tidur” jawabku


 


“Kalian sendiri apa kabar.??kayaknya pada sibuk sampai jarang main kesini.?” Tanyaku


 


Lisa dan Kimmy sontak terdiam secara bersamaan. Bukannya menjawab pertanyaanku mereka berdua justru melamun.


 


“Cang...Kacang.....!!!”  Sindirku


 


Dahiku merengut. Sudah disindir masih gak peka juga. Sebenarnya mereka kenapa.??


 


“Woyy...!!! Diam diam bae Lu pada.!!!” Pekikku


 


“Ha..ah... Maaf maaf. Terbawa perasaan aku”  Ucap keduannya


 


Hmn.... sepertinya ada udang dibalik bakwan🤔. Kenapa jawabnya bisa barengan gitu, batinku.


 


“hmn... kalau ada masalah cerita jangan dipendam sendiri ntar makan hati trus gantung diri loh.” Ucapku iseng


 


“Hahaha🙄😑... masalah justru takut mendekat ke aku cin”  Jawab Kimmy Namun suaranya terdengar Ragu


 


“Hehe... iya iya bumil” timpal Lisa


 


 


“jus mangga ada gak cin.??” Tanya lisa


 


“Ada. Semua jus ada didapurku. Tinggal sebut dibuatin” jawabku santai


 


“Cih... som....bOoonGggg benerrr!!. Oke lah aku mau jus mangga sama kentang goreng deh” Pinta Lisa


 


“Maklum Istri Sultan😁.Kamu kim.?”


 


“Ehm... Jus alpukat aja sama nasi goreng deh”


 


“Buset kim, numpang sarapan yah hahaha” Ejek Lisa


 


“😑🙄”  ekpresi kimmy


 


 


Dan pesanan pun dibuatkan mbok ti. Tidak butuh lama pesanan kami pun diantar lilis dan mbok ti.


 


Kami bercerita dan bercanda gurau bersama. Mulai dari membahas masa putih abu abu hingga ke hal sensitif. Hal romantis yang biasa kami lakukan bersama Pasangan.


 


“jadi kim siapakah yang berhasil mendapatkan first kissmu.?”  Tanya lisa tanpa canggung


 


“Ha.? Ci..ciuman Per..pertama.??”  Tanya balik kimmy


 


“Hey... kenapa reaksi mu berlebihan begitu.? Bukankah kalian berdua lama tinggal di luar negri.? Ha... jangan jangan kamu belum pernah ciuman yah ayoo ngaku.??”  Goda Lisa


 


Dan aku pun hanya tertawa tapi juga penasaran mendengar Jawaban kimmy. Karna selama ini dia tidak pernah terlihat dekat dengan laki laki.

__ADS_1


 


“Enak saja. Aku sudah pernah ciuman  yah. Huh...” Kimmy menjawab dengan santainya


 


“benarkah.?? Dengan  siapa.?? Ayoo katakan.??”  Tanya Lisa


 


“pokoknya sudah. Udah gitu aja😁” jawab singkat kimmy


 


“Ah.. kamu sangat tidak gentle. Tadi kami sudah menceritakan tentang kami tanpa disensor. Sekarang gantian katakan  dengan gentle siapa lelaki beruntung itu.??”


 


“tidak mau. Aku tidak bisa mengatakannya”


 


“Kenapa memangnya.? Apakah dia mantan pacarmu?”


 


“Ah... sok tahu kau. Sudah ah aku gak mau bahas ini lagi”


 


“Hmn... kau sangat mencurigakan. Ayolah katakan inisialnya saja. Atau jumlah huruf namanya. Atau apa kami mengenalnya.??”


 


Kimmy terlihat semakin tidak nyaman mendengar pertanyaan lisa. Seolah olah Kimmy adalah makanan yang sangat empuk yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Haha dasar Analisa.😅😅


 


 


“Hah...Baiklah namanya terdiri dari tujuh huruf.!!! Oke sudah ah ganti topik”  jawab Kimmy dengan cepat.


 


“Dave bukan.??” Tebakku


 


“Ha.?? Bu...Bukan??” jawab kimmy terbata bata


 


“Ahha... Lihat cin sepertinya tebakanmu benar. Lihatlah wajahnya memerah seperti kepiting rebus sekarang”


 


“Hahaha... benarkan Itu Kim. Oh ayolah jika benar katakan saja pada kami. Kenapa bersusah payah menutupinya.??” kataku


 


“Agkk sial...!!  Oke oke Dia Memang Dave. Sudah lupakan. Lagipula dia sudah pergi.” Ketus Kimmy


 


“Pergi.?? Maksudmu dave tidak bekerja dirumah sakit lagi.? Kenapa.?”  Tanyaku


 


“entahlah Cin. Dia menghilang Sudah dua bulan sejak kejadian kami berciuman🙈. Sepertinya dia merasa bersalah padaku atau mungkin juga menjahui aku. Entalah hanya dia dan Tuhan yang tahu pasti jawabannya.”


 


“Hmn... begitukah.?? Trus kamu sendiri bagaimana.?? Sepertinya first kiss itu sangat melekat dihatimu” godaku


 


“Hah.. apanya yang melekat?? Perangko kali ah.” Bantahnya


 


“ehm.. Tidak kah kamu menyukai Dave. Dia lumayan juga. Masa depanmu akan semakin cerah jika bersamnya”  Ucap Lisa


 


“Hah.? Menyukai laki laki itu.? Aku.??” Kata kimmy menunjuk dirinya sendiri


 


“Yah.. mungkin saja kan. Tidak ada salahnya juga” Kata lisa sambil menguyah kentangnya


 


Tapi sepertinya dihatinya ada wanita lain. Dan wanita itu kamu cinta. Ah... apa yang sebenarnya terjadi padaku.?? Ciuman itu kenapa selalu saja muncul dalam ingatanku. Apa aku sedang jatuh cinta.?? Jatuh cinta dengan Pria dingin itu.?? Batin Kimmy


 


 


Wajahnya sangat jelas menunjukkan jika perasaan untuk dave benar benar ada.


 


Ah.. sepertinya mak comblang harus beraksi hihi


 


 


Bersambung....


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2