
...JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE NYA DEAR😊...
“ Ayo Menikah ”
...********...
Sepanjang jalan Air mata Lisa tak berhenti mengalir. Seakan air matanya adalah mata air yang tidak akan pernah habis.
Sedangkan Angga memilih diam dan fokus menyetir. Dia sengaja membiarkan kekasih nya menangis sepuasnya. Karna setelah itu tidak boleh ada air mata.
Cukup lama Angga menyetir hingga mobilnya terparkir sempurna disebuah gedung.
Tekadnya sudah bulat. Mulai hari ini dia akan mengambil alih tanggung jawab menjaga Lisa. Dan tekadnya diawali dengan hubungan Resmi secara Agama dan Negara.
Angga Melepaskan tangannya dari kemudi lalu mengapai tangan lisa yang masih menangis.
“Lihat mataku” Ucap Angga
Lisa yang saat ini benar benar kacau tidak berani menatap kearah Angga. Dia hanya tertunduk dan tetap menangis.
“Lihat aku Lisa.!!” Satu bentakan Angga terdengar dan mengagetkan lisa.
“Maaf sudah membentakmu. Tolong Jangan menangis lagi. Cukup air mata kesedihan ini menetes. Setelahnya tidak boleh menangis lagi. Kalaupun ada tangisan hanya boleh tangisan bahagia.” Kata Angga mengusap lembut air mata Lisa.
Lisa hanya Diam mendengarkan ucapan Angga. Walaupun sebenarnya dia tidak tahu kemana arah pembicaraan mereka sekarang.
“Mari menikah Hari ini juga. Hidupmu adalah tanggung jawabku sekarang” Angga berkata dengan tegas.
“.???” Lisa
“Kamu bersedia kan.? Menikah dalam kondisi seperti ini. Suatu hari nanti aku akan membuatkan pesta yang meriah untukmu. Tapi sekarang ikatan kita harus sah dulu. Bagaimana.?”
Lisa masih terdiam. Pikiranya sekarang bagaikan akar yang memiliki anak cabang yang banyak. Sekalipun banyak tapi Itu hanya sebuah Akar yang Rapuh.
“Kak...” Setelah diam sesaat akhirnya Satu kata Keluar dari mulut lisa
“Hmn...” Angga berdehem
“Jangan mengasihaniku. Kaka tidak harus sampai ketahap ini hanya karna mengasihaniku” Lisa berkata dengan nada yang senduh
“Mengasihanimu.???” Angga mengulang satu kata yang keluar dari mulut Lisa
Sedikit Terbawa emosi. Namun Angga tetap berusaha tenang. Dia dengan lembut menarik lisa kedalam pelukannya.
“Yang aku lakukan bukan karna mengasihanimu. Itu pikiran yang salah. Aku memutuskan menikah agar aku bisa menjaga kamu. Inti dari semua keputusanku adalah karna aku cinta sama kamu.”
Lisa yang mendengar ucapan Angga, membuat hatinya tersentuh. Ternyata laki laki dihadapannya ini memegang janjinya sampai akhir.
“Lihat, kita sudah didepan Kantor penghulu. Aku benar benar serius” Ucap Angga
Mendegar itu Lisa perlahan melepas pelukannya lalu melihat kearah Papan besar yang mencetak Nama gedung tempatnya berada sekarang.
__ADS_1
“bagaimana dengan restu dari papa.? Berkasnya.? Dan.. lihatlah kak keadaanku sangat kacau sekarang” Gumam Lisa
“Untuk berkas dan yang kamu perlukan sudah aku siapkan. Mengenai Restu, aku yakin didalam hati papa mu dia sudah merestui kita. Ikatan darah antara anak dan ayah lebih kuat dari apapun. Walaupun terkadang sikap orang tua kita tidak sejalan dengan pikiran kita. Tetap saja orang tua adalah seseorang yang sangat ingin melihat kita bahagia. Mungkin saat ini kita mengalami perdebatan dengan papamu. Tapi kelak, masa masa baik akan datang. Apalagi saat kita memberinya cucu. Aku jamin hatinya akan luluh” Ucap Angga dengan senyum tampannya.
Lisa pun tertawa mendengar kalimat terakhir Kekasihnya.
“Bahkan disaat seperti ini bagaimana bisa kaka memikirkan bayi.? Kita bahkan belum em...” lisa tidak berani meneruskan ucapannya lagi. bahkan sekarang wajahnya sudah memerah seperti tomat.
“Haha.. baiklah aku anggap kamu setuju. Mari menikah. lalu membuat bayi untuk orang tua kita” Angga memegang Wajah Lisa dengan dua tangannya
Lisa memegang tangan yang menyentuh pipinya. Bisa diarasakan tangan itu sangat hangat. Untuk seorang pria tangan itu sangat lembut. Lisa berfikir laki laki dihadapannya ini benar benar terlahir dari sendok emas. Hidupnya kelak tidak akan kekurangan.
“Baiklah. Aku percayakan hidupku pada kaka. Tolong jangan kecewakan aku yah. Hidupi aku dengan Hidup yang layak. Selama ini aku tidak pernah kekurangan uang dan fasilitas😬. Aku hanya kekurangan kasih sayang. Bisakah kaka memberikanya padaku.?”Pinta Lisa.
Lisa tetaplah Lisa. Dalam dirinya masih ada sifat gila yang sudah mendarah daging. Bahkan Jiwa realistisnya masih menggebu disituasi seperti ini😂. Jika cinta dan keyla mendengarnya tamatlah riwayat lisa.
“dengan senang hati. Aku akan bekerja dengan rajin dan tekun untukmu. Selama aku hidup akan aku pastikan hidupmu bahagia dan kebutuhanmu akan tercukupi. Apa itu cukup?” Angga berkata dengan sangat yakin
“Belum. Masih ada satu lagi kak. Dan ini permintaan yang cukup sulit?” Ucap lisa sembari mengerikan airmatanya dengan tisu.
“Apa itu. Katakan.” kata Angga penasaran
“hmn... Janji Setia. Tidak boleh ada wanita lain dalam hidupmu selain aku. Hanya aku.” Jawab Lisa
“hahaha... baiklah itu sangat mudah. Aku laki laki setia. Aku bukan Kai sayang”Ucap Angga membanggakan diri.
“Uhukk..uhukkk. Sial.!! sepertinya ada yang sedang membicarakanku” Gerutu kai terbatuk batuk
Kembali ke lisa dan Angga . . .
“baiklah Kak. Mari menikah dan hidup bahagia selamanya.” Ucap Lisa dengan keyakinan.
Mereka berdua lalu turun dari mobil berjalan masuk kedalam gedung sambil bergandengan tangan. Seperti yang dikatakan Angga semuanya sudah diurus.
Bahkan Angga mendatangkan MUA untuk mempersiapkan lisa secantik mungkin. Walaupun pernikahan ini terkesan sangat sederhana dan mendadak. Tapi semua sempat dipersiapkan dengan baik.
Hingga akhirnya dengan satu tarikan nafas. Status lajang diantara keduanya berganti menjadi Suami dan istri.
...*******...
Rumah sakit Medika
Jika Pasangan Lisa dan Angga sedang berbahagia. Beda halnya dengan Cinta dan kimmy pagi ini.
Terlihat suasana rumah sakit sangat ramai. Pasien datang silih berganti. Bahkan Ruang UGD penuh dengan pasien kecelakaan.
Beberapa dokter keluar masuk ruang Operasi. Begitupun dengan cinta dan kimmy. Jadwal Operasi dokter bedah sangat padat bulan ini.
__ADS_1
Padatnya jadwal operasi sangat menguras tenaga dan energi mereka. Berdiri berjam jam tentu saja melelahkan.
Dan sepertinya Cinta mulai terlihat tidak sehat. Keringat Di keningnya terus saja mengalir. Suhu tubuhnya mendadak dingin. Perutnya terasa keram. Bahkan sekarang mendekati sakit bukanlah lagi keram.
“Are you okay cin.?” Tanya kimmy yang menyadari perubahan cinta.
“Entahlah kim” Jawab Cinta pelan. Dia bahkan tidak yakin dengan kondisinya saat ini.
“masih bisa meneruskan operasi ini.?” Tanya Kimmy
“Bisa. Ini tinggal sedikit lagi” jawab cinta
Dan yah, cinta kembali berusaha fokus. Walau bagaimanapun nyawa pasien yang terpenting sekarang.
Asisten Cinta terus saja menyeka keringat dikening Cinta. Hingga akhirnya operasi besar itu selesai. Nyawa pasien berhasil diselamatkan.
“Kita berhasil” Ucap Cinta legah. lalu sesaat terdengar ringisannya "Aghhkk"
"kau baik baik saja.?? muka mu pucat" tanya cinta.
"Hmn...hanya sedikit sakit perut" Jawab Cinta
cinta menahannya lalu kembali berdiri tegak. Baru saja cinta melangkah, sakit diperutnya semakin terasa hingga membuatnya . . .
BrrrUKKKK . . . .
Ambruk . Cinta tumbang tepat didepan Pintu Operasi.
“Cin.. Cintaa” Pekik Kimmy
“Dokter Cinta” pekik Suster dan yang lainnya
Mereka semua mendekat kearah cinta lalu kimmy memangku cinta untuk memeriksa keadaanya.
“Dok...Dokter li..lihat ada da..darah” kata asisten Cinta yang menyadari pakaian operasi yang masih dikenakan cinta seperti basah dan saat disentuh itu ternyata darah.
“Da..darah.??” Kimmy bingung
Dia tidak terluka bagaimana bisa ada darah.? Jangan jangan.? Batin kimmy
“Angkat. ANGKATTTT. CEPAT!!!. Hubungi dokter kandungan SEKARANG” Teriak kimmy tanpa sadar dengan nada membentak.
Cinta pun diangkat keatas brankar. Apakah dugaan kimmy benar benar terjadi.?? Ataukah hanya dugaan saja.??
Bersambung . . . .
__ADS_1