Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 49


__ADS_3

Happy Reading.. mohon setelah Baca Like dan votenya yah dear☺


*****


Suara burung berkicau terdengar indah. Aroma rerumputan dan bunga bunga menusuk di indra penciumanku.


Aku pun bangun dari posisi tidurku dan Kurenggakan otot ototku.


“Mmm... sudah pagi” Gumamku.


Aku beranjak dari tempat tidurku lalu kubuka tirai jendela. Namun embun pagi menghalangi pandanganku.


Ku layangkan Jemariku membentuk sebuah nama. REGAN. Itulah nama yang ku tuliskan dibalik embun pagi ini. Beberapa detik kemudian Nama itu pun memudar lalu menghilang.


Apakah Hubungan ini juga seperti embun.?? Hanya mampu bertahan sebentar saja.?


Aku menarik nafas dalam dalam, memfokuskan kinerja otakku agar terus berfikir positif.


“Kamu bisa melalui Ini. Tersenyumlah Cinta” Kata ku mensugesti pikiranku untuk mengawali pagiku dengan senyuman.


*****


Rumah Sakit...


45 menit berkendara sampailah aku dirumah sakit. Untuk pertama kalinya ada perasaan menyesal kenapa dulu memilih Profesi ini.


“Ah sudahlah. Siapa Dia sampai berani merusak Mood ku..!!” Gerutuku.


Ku langkahkan kaki ku dengan Percaya diri berjalan kedalam Rumah sakit. Namun saat berada dilobi rasa kepo ku meronta ronta. Agkkk.... memalukan.!!


Aku memutar malas bola mataku. karna pada akhirnya Aku merubah haluanku menuju Bagian Pelayanan Pasien.


“selamat pagi dokter Cinta” Sapa ramah mereka.


“Selamat pagi sus, saya mau minta tolong cekkan Pasien A.n Agnes rawat inap kalau gak salah 2 hari yang lalu dirawat di ruangan apa.?” Tanyaku


“oh sebentar Dok saya cekkan.” Jawab suster. “Pasien A.n Nona Agnesia dirawat di kamar Anyelir lantai 2 dok”

__ADS_1


“Baiklah, trima kasih sus”


Akupun melangkah menuju ruangan Agnes dirawat. Masih ada waktu 25 menit sebelum waktunya aku menerima pasien.


Hanya butuh waktu 5 menit sampailah aku didepan Kamar bertuliskan ANYELIR ROOM.


Aku menarik nafas dalam dalam lalu kuhembuskan perlahan. Kuulangi lagi sebanyak 3 kali agar perasaan ku sedikit tenang. Yah cara ini memang sedikit ampuh menenangkan ritme jantung yang Dag dig dug itu....


“Everything will be oke” Gumamku.


Tok...tok...tok...


Ku ketuk pintu itu perlahan lahan lalu aku masuk kedalam.


“Kamu.???” Ucapnya Lemah namun penuh kebencian menyambut kehadiranku


“Aku kemari sebagai dokter. Ingin melihat keadaanmu. Bagaimana keadaanmu.?” Tanyaku padanya. Nada bicaraku layaknya dokter pada pasiennya.


“Hah.. kamu pasti kesini untuk melihat apa aku sudah mati atau belum. Sayangnya Kamu harus kecewa !!” Jawabnya ketus


“Baguslah. Kalau kamu baik baik saja. Hanya orang bodoh yang mau menghilangkan nyawanya hanya untuk cinta yang bertepuk sebelah tangan !. Itu terlalu kekanankan. !!” Sindirku


Aku bisa melihat Raut wajahnya berubah menjadi senduh. Melihat ini naluri kemanusianku pun tergerak.


“Hmn... aku tahu kamu terluka Agnes. Tapi ini lebih baik daripada kamu memaksakan hidup bersama orang yang tidak pernah mencintaimu. Kamu cantik. Aku bisa melihat kamu adalah wanita karir yang sukses. Kelak kamu juga akan menemukan seseorang yang juga bisa mencintaimu dengan sepenuh hatinya, Yang bisa kamu Andalkan dan bisa menjagamu. ” Ucapku Tulus.


Dia terdiam membuang arah wajahnya keluar jendela. Hanya menjadi pendengar yang Baik tidak membalas ucapanku.?? Rasanya sedikit aneh. Harusnya sekarang ada perdebatan bukan.?? Makian mungkin.?? Atau vas bunga melayang??🤔.


Karna tidak ada Responnya aku pun memutuskan untuk kembali. Mungkin saja dia paham dan merenungi apa yang aku ucapkan barusan. Semoga saja...😇.


“Bisakah kamu melepaskan Regan untukku Cinta.?” Ucapnya tiba tiba membuat langkahku terhenti.


“Bisakah kamu mengalah untuk Gadis miskin dan Anak yatim ini.??”.


Mau tidak mau aku memutar kembali tubuhku kearahnya.🤨 Fix perempuan ini butuh seorang Psikolog.!!.


“Kamu terlahir dengan kehidupan yang sangat sempurna cinta. Memiliki Orang tua yang lengkap dan sangat menyanyangimu, kamu hidup dalam kemewahan segala sesuatunya kamu peroleh dengan sangat mudah. kamu beruntung memiliki sahabat yang siap membelamu kapan saja, dan juga seorang laki laki yang sangat mencintaimu.

__ADS_1


apa dia mencari tahu latar belakangku.?? Astaga... 😏


Sedangkan Aku.??aku bahkan tidak punya satu orang pun yang bisa aku andalkan selain diriku sendiri😢.”


“Bisakah kamu berikan satu saja keberuntungan mu padaku.?? Kurasa itu tidak akan membuat banyak hal berubah dalam kehidupanmu. Kamu sangat cantik, berasal dari keluarga Terhormat pastilah banyak yang menginginkanmu. “


“jadi bisakah kamu Berikan Regan Untukku cinta.?? Regan adalah separuh Hidupku. Regan adalah separuh nyawaku. Bagaimana caranya aku hidup jika separuh nyawaku Tidak bersamaku.??”.


Bulir air mata pun mulai Terlihat dipelupuk matanya. Air mata itu mulai membasahi bajunya. Apa apaan ini.?? Bagaimana karakter Antagonis jadi Mewek cengeng begini... Justru rasanya disini Akulah pemeran antagonisnya. Oh AUTHORRR.


🙄😑


Apa yang harus aku katakan sekarang.??? Ohh Dewi SHS...🙈


“Tidak ada satupun Manusia yang bisa memilih ingin dilahirkan dari rahim siapa.?? Semuanya Takdir bukan keberutungan. Aku sama seperti mu berjuang untuk mendapatkan apa yang aku miliki sekarang.


“Regan bukanlah Barang yang bisa aku buang begitu saja. Hati bukan masalah mengalah Agnes. Hati itu tentang Cinta. Cinta tidak bisa dipaksakan atau direncakan akan berlabuh dimana dan pada siapa. “


“Kamu bilang Regan Adalah hidupmu dan nyawamu??, Tapi bagiku Regan adalah duniaku. Tidak semua kebahagian diukur dari kemewahan. Tapi kebahagian bisa dirasakan jika kamu mencintai orang yang juga mencintai kamu.”


“Kamu meminta Hal yang tidak mungkin bisa aku berikan. Jangan jadikan alasan hidupmu untuk menawar nawar Priaku.”


“Aku akan menjadi sangat Jahat jika kamu berani mencoba melakukan trik trik licik untuk merebut Tunanganku”


“Tunanganmu.??? KALIAN....?”


“Yah, Regan melamarku. Dia lebih memilih menghabiskan masa tuanya bersamaku. dan keluarga kami pun sudah merestui hubungan kami. Jadi kumohon jangan jadi orang ketiga Diantara kami. Hiduplah dengan Baik. Dan temukan kebahagianmu sendiri. Aku harap kamu segera sembuh Selamat Tinggal.”


Ucapku lalu pergi meninggalkan Agnes sendiri dengan keterkejutannya. Semoga dia paham dengan apa yang sudah aku katakan.


setelah menutup pintu dengan suara pelan dan sangat lembut, aku tidak langsung pergi. Tubuhku bergetar, Aku bersender dibalik pintu kupengangi dadaku untuk meyakinkanku bahwa yang aku katakan adalah kebenaran. Aku tidak merebut kebahagian siapapun. Tidak, Seorang Pun termasuk Agnes TiTik....!!


setelah tenang, aku mengirim pesan pada Regan. Ternyata banyak pesan darinya yang belum aku baca.


💌 To Regan :


Maaf, baru balas. Aku sudah dirumah sakit. Oh ya Papa mengundang mu dan orang tuamu untuk makan malam dirumah nanti malam . Jangan sampai terlambat. Aku mencintaimu.

__ADS_1


From : Cintamu.❤


Bersambung.....


__ADS_2