Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 40


__ADS_3

Happy Reading😊


******


Author Pov.


Gelapnya malam ini menjadi saksi kegelisahan Yang melanda hati seorang Cinta.


Berjalan dengan langkah yang terseok seok. Menatap lurus tanpa arah dan tujuan.


Rasanya Ingin menangis saja, tapi cinta lagi lagi menahannya. Menahan adalah hal yang biasa dia lakukan.


Tapi malam ini, setelah delapan tahun tangannya lagi lagi mendarat di wajah orang lain.


Tangan yang harusnya menyelamatkan orang lain, tapi malam ini, tangan itu menyakiti orang lain.


Bolehkah Cinta Tidak menyesalinya.???


Author Pov End


Aku rasa, aku sudah Cukup jauh berjalan, sampai aku tidak menyadari aku sudah sampai ditaman ini.


Taman yang cukup unik. Dikelilingi pohon yang menjulang tinggi. Cukup tenang tidak terlalu banyak orang.



Sumber Gambar : Pinterest


Aku memutuskan untuk duduk sebentar. Rasanya sudah lama semenjak kepulanganku, aku tidak pernah lagi duduk sendiri ditemani bintang bintang.


“Hah....”


Aku menarik Nafas dalam dalam lalu ku hembuskan. Rasanya ingin menangis saja. Dari tadi ingin menangis tapi aku masih cukup sadar diri, ini diluar rumah.


Aku, menegadahkan kepalaku memandangi bintang bintang diatas langit. Lalu kupejamkan mataku sejenak. Setidaknya Disini membuat perasaanku sedikit tenang.


10 menit. Yah kira kira kurasa selama 10 menit aku dalam posisi yang sama hingga indra penciumanku menangkap aroma yang sangat aku kenal.


Mataku spontan terbuka. Dan wajahnya sangat dekat terlihat. Jelas sangat jelas. Bentuk bibir, hidung, mata dan telinga begitu terlihat jelas. Satu kata yang bisa kuungkapan SEMPURNA.


Maha karya yang sangat sempurna. Tapi sayangnya dia hanya mimpi. Dia tidak mungkin kan tiba tiba ada dibelakangku.?.

__ADS_1


Kusentuh wajahnya, alisnya, hidungnya, dan terakhir bibirnya. Semua terasa nyata. Seperti yang kusentuh sekarang memang dirinya. Kulit dan daging bukan ilusi.


Tunggu.??? Ini bukan ilusi Dia benar benar dibelakangku.??


“REGAN.?????” Ucapku benar benar kaget. Astaga Apa yang sudah aku lakukan barusan😖


“Sudah sadar Nona.??” Godanya


“Memangnya aku pingsan ! Sejak kapan kamu disini.? Kau menguntitku yah.??” Tanyaku


“Sejak kamu membuka mata. Tentu saja saya menguntitmu. Saya bukan jin yang bisa menebak posisi kamu dimana” Jawab Regan duduk disebelahku



Sumber Gambar : Pinterest


“Hah... aku tidak mau berdebat denganmu. Pergilah Regan. Atau aku yang pergi” Pintaku


“Siapa yang mau berdebat denganmu. Semua orang bebas duduk disini termasuk saya kan” Kata regan sambil melirik kekanan dan kekiri


“Baiklah. Kamu boleh duduk sepuasmu disini.” Ucapku lalu beranjak dari dudukku. Tapi baru saja hendak melangkah pergi Laki laki ini justru menarik tanganku mendekat kerahnya.


“Ssssttttt Jangan Marah marah. Duduk saja dengan tenang” Ucapnya dengan satu jarinya dibibirku


“Agmm amm amm” Ku gigit jarinya


“Awwww... sakit” Jeritnya


Akupun tertawa melihat ekpresinya. Lagi lagi seperti dejavu. Mata kami saling memandang.



Sumber Gambar : Pinterest


Hening.....


Masih saling memandang tanpa ada yang membuka suara. Hingga tiba tiba entah dari mana terdengar sebuah lagu...


Aku belum pernah dengar lagu ini. Tapi cukup enak didengar apa lagi disuasana seperti ini.


Lalu Regan kembali menarik perhatianku dengan mengenggam dua tanganku.

__ADS_1


“Cinta, Selama delapan tahun saya menyimpan perasaan ini. Selama Delapan tahun saya bersabar menunggu kamu. Selama delapan tahun saya Bertanya tanya apa salah saya sampai kamu menghilang begitu saja tanpa kabar dan tidak bisa dihubungi. Saat itu saya ingin mencari kamu, menyusul kamu dan bertanya apa alasanmu? Tapi saya urungkan. Kamu tahu kenapa.?? Karna saya ingat betul kamu pernah bilang kamu ingin fokus kuliah. Dan kamu bilang jika kita berjodoh kita pasti akan bertemu lagi. Untuk itulah saya tidak mau menganggu kamu atau menjadi penghalang impianmu.


“dan hari itupun tiba setelah delapan tahun. Kamu benar akan ada wanita lain yang hadir dalam delapan tahun itu. Tapi saya tetap yakin. Saya hanya ingin kamu. dan hanya kamu satu satunya wanita yang saya mau.


Hari ini saya tidak akan bertanya mengenai masa lalu. Tapi yang ingin saya tanyakan Bisakah kamu beri saya kesempatan.? Untuk menjadi seseorang yang bisa kamu andalkan, menjagamu, menjadi tempat mu melepas susah, sedih, maupun senang.??”


Aku terdiam memandangi wajah Regan. Lalu kufokuskan mataku memandang matanya lagi. Mencari setitik saja cela kebohongan dari ucapannya.


Tapi sialnya laki laki dihadapanku ini selalu bisa membuatku tidak berkutik. Kesalahan yang bisa ku lihat hanya sifatnya yang kurang peka itu dan terlalu baik. saking baiknya semua perempuan yang dekat denganya jadi salah paham😏


Harus kah ku beri kesempatan pada laki laki ini.?? Ini kedua kalinya dia meminta ku menerima perasaannya. jika aku menolak akankah ada yang ketiga kalinya.?


jika aku menerimanya bisakah, aku mempercayai laki laki dihadapanku ini.?? Bisakah dia menjaga cinta yang aku beri.?? bisakah...???


“Cinta Tolong jawab saya. Setelah ini mungkin saya tidak akan bertanya lagi. Jika memang,-“ Ucapanya ku intrupsi


“Yah aku Mau Regan tapi ada syaratnya.??” Jawabku dengan senyuman


“Apa itu.?” Tanyanya


“Aku tidak suka merebut milik orang lain. Dan aku juga tidak sudi milikku direbut orang lain atau pun berbagi dengan orang lain walau itu hanya sebuah senyuman. setiap perhatian dan kebaikanmu hanya untukku seorang. Aku egois itu memang benar. Sekali kamu memilihku tidak ada tempat untuk pergi” Jawabku dengan tegas


“Baiklah apa saja akan saya lakukan asal kamu tetap ada dihidup saya. dan juga bagaimana saya akan pergi jika kamu lah tempat saya kembali. I’m Yours and You’re Mine” Regan berkata dengan penuh kelembutan lalu kecupan itu pun mendarat dikeningku


“Promise.??” Ujarku sambil menyodorkan jari untuk sumpah kelingking


“Promise You” Jawabnya sambil menautkan kelingkingnya


Pelukan hangat pun dia berikan padaku. Ku hirup dalam dalam aroma parfum yang sangat ku suka ini. Dia sangat setia bahkan aroma parfumnya tidak di ganti selama delapan tahun. Dia sangat manis. Mungkinkah aku alasanya.???


“Terima kasih karna sudah memberi saya kesempatan” Ujarnya mengeratkan pelukannya padaku


“Mulai malam ini kamu harus hati hati. Jika kamu mengecewakan aku, aku akan pergi lebih jauh lagi” Candaku


“NO !!! sudah cukup delapan tahun. Saya sudah tua jika kau pergi lagi bagaimana saya meneruskan generasi wijaya” Celetuknya


“Wtf.??? Aku mempunyai kekasih yang tua hahahaha🤣🤣🤣. Lagipula siapa yang ingin menampung benihmu bwekk😜😜😜” Candaku lalu berlari menjauh darinya


“Heii... heii... mau kemana.?? Kemari cintaku cintaku cintaku jangan pergi”


“kau hentikan itu. Panggilan itu sangat mengelikan” gerutuku

__ADS_1


Bersambung.....


Gimana part ini.??? kalau kalian suka Jangan lupa Like dan Votenya yah😊


__ADS_2