
Senin pun tiba, Hari yang dianggap Sebagian orang sebagai hari yang penuh dengan kesibukan. Untunglah kaki ku sudah sembuh.
Pagi ini aku menjadi bagian dari orang orang yang sibuk. Bangun pagi, mandi lalu bersiap siap untuk bekerja.
“Sempurna”
Kataku memuji tampilan diriku didalam cermin. Yah, kesan pertama sangat penting saat kita memulai hal yang baru. Setuju tidak.???
Setelah selesai bersiap aku turun untuk sarapan bersama. Tidak ada lagi suara mama yang membangunkanku. Hehe..
“Morning Pa Morning Ma” Ucapku mengecup pipi mama dan papa
“Sudah siap bekerja Dokter Cinta.?” Tanya papa
“Siap donk pah.” Jawabku dengan semangat
Seperti biasa kami sarapan dengan penuh kehangatan. Rasanya waktu cepat sekali berputar. Delapan tahun terasa singkat saat kita berkumpul dengan orang orang yang kita sayang.
Oke...oke.. jangan mewek, ini hari bahagia. Semuanya harus dimulai dengan senyuman bukan😎
“Mah pah cinta berangkat yah.” Ucapku setelah menyelesaikan sarapanku, lalu mencium tangan mama dan papa
*****
Rumah Sakit Medika
45 menit berkendara, sampailah aku dirumah sakit. Karna aku sudah menjadi Dokter tetap disini jadi aku memarkirkan mobil sport andalanku di Parkiran khusus staf.
Yah, lagi lagi menjadi pusat perhatian. Padahal baru saja memarkirkan mobil. Belum juga turun dari mobil😅.
Orang orang yang ku yakini staf rumah sakit bergerumbul melihat kearah mobil ku. Sepertinya hanya mobilku yang warnanya sedikit ngejreng yah🤭🤭.
Turun dari mobil aku lalu berjalan dengan Anggun menuju pintu masuk khusus Staf.
“Lihat siapa itu.?”
“Astaga dia sangat cantik”
“Apa kalian tidak tahu hari ini ada Dokter baru. Mungkin itu salah satunya”
“Benarkah,? Wah kalau dia dokternya mau donk aku jadi pasiennya”
Begitulah ocehan ocehan Para staf lelaki yang ku lewati. Aku hanya tersenyum menanggapi Pujian mereka. rasanya seperti mendengar ocehan Warga SHS di pagi hari. aku jadi rindu sekolahku.
“Maaf, Permisi saya Dokter Cinta Spesialis Bedah, bisa saya minta tolong tunjukkan Ruangan Auditorium” Tanyaku
“Ah.... yah Do..dokter. ma..mari saya tunjukkan” Ucap Perawat wanita Bagian Administrasi
Apa ada yang aneh denganku.? Kenapa dia melihatku begitu😏, batinku
Perawat itu pun berjalan didepan menunjukkan dimana letaknya Auditorium.
5 menit berjalan Kami pun sampai. Tak lupa aku mengucapkan trima kasih padanya.
Tanganku keringat dingin. Astaga... kenapa gugup begini. Akupun menutup mata sebentar sambil menarik nafas dalam dalam lalu membuka pintu Auditorium.
__ADS_1
Kkllleekkk......
Baru saja pintu kubuka namun semua mata sudah menatap kearahku. Bisa kalian bayangkan ditatap puluhan pasang mata disaat yang bersamaan.🙈 ini jantung rasa mau copot gaes..
Dengan Sisa sisa Rasa percaya diriku Aku masuk dan menutup pintu Auditorium.
Baru saja ingin duduk di posisi paling aman. Apalagi kalau bukan posisi paling belakang🤭. namun Suara yang tidak asing memanggilku.
“Cinta sini ucapnya” Kata Kimmy memanggilku duduk dibarisan depan. OMG😶 KIMBERLY😣
Akupun melangkah ke arah kimmy lalu duduk disampinya...
“aku telat gak sih.?”
“gak, kita lagi nunggu direktur. Aku nelpon kamu dari tadi kok gak diangkat.?”
“Nelpon.?? Aku.?? Ah masa sih ko aku gak dengar” Ucapku bingung lalu mencari ponsel ku didalam tas
“Astaga, pantas aja gak dengar Ponsel ku gak ada mungkin ketinggalan dirumah"
Direktur pun tiba dan Acara perkenalan pun dimulai....
*****
Sedangkan Di Wijaya Corp,
Regan duduk dengan santainya sambil mengotak ngatik ponsel Cinta. Untuk kedua kalinya dia meminta seorang kenalanya, kali ini untuk membuka kode pengaman ponsel cinta
Hal pertama yang dilakukan Regan adalah menyimpan nomornya di ponsel cinta. Lalu menyimpan nomor cinta diponselnya.
Katakanlah Regan tidak sopan. Demi dekat dengan Perempuan yang sudah memporak porandakan hatinya 8 tahun yang lalu Dia rela menjadi penguntit.
Selanjutnya tangannya bergerak menuju Galeri. Dengan lincah Regan mescroll layar dari bawah keatas mengamati setiap foto demi foto.
Senyum tipis pun terukir dibibirnya. Senyum yang di sembuyikannya selama 8 tahun ini pelan pelan mulai terukir kembali karna Cintanya cinta pertamanya Kembali.
Namun Tiba tiba senyum tipis itu redup. Matanya menunjukkan amarah yang berapi api. Ketika melihat Foto cinta bersama seseorang. Bukan hanya satu dua foto tapi hampir semuanya.
Matilah Kau cinta, Ucap Author🙈
Regan meremas tangannya. Dia tidak mungkin melupakan wajah itu. Masih sangat jelas dalam ingatannya wajah laki laki yang duduk disamping cinta 8 tahun yang lalu.
Saat Dimana dirinya mendengar dan melihat wajah Cinta untuk yang terakhir kalinya.
Pucuk Dicinta ulam pun tiba. Orang yang membuatnya jengkel justru menelponya di saat yang tidak tepat.
📲Dave... itulah nama pemanggil yang tertera dilayar ponsel cinta.
“Sayang..” Itulah kata pertama yang didengar Regan.
“Siapa yang kau panggil sayang.!!” Tanya Regan Dingin
“Maaf, bukannya ini Nomornya Cinta. Anda siapa.?kenapa Ponsel cinta ada pada Anda.?” Tanya Dave
“Jangan pernah menghubungi Cinta lagi.!!” Ucap Regan lalu mematikan sambungan telepon.
__ADS_1
Gadis ini.....😡
******
Kembali Rumah sakit
“Trima kasih atas sambutanya. Mohon bantuannya kawan kawan semua” Ucap Cinta mengakhiri perkenalanya.
Setelah sesi perkenalan, Cinta dan kimmy pun diajak Oleh Asisten Direktur untuk berkeliling rumah sakit. Mulai dari bagian terdepan, lalu kekamar kamar pasien, Ruang Operasi, Ruang Praktek tempatnya melayani pasien, berkenalan dengan beberapa staf yang berada didepartemen bedah, dan yang terakhir ruang istirahat dokter.
Tepat saat akan meninggalkan Ruang Istirahat dokter, Handphone kimmy berdering.
“Permisi saya harus mengangakat telpon dulu” Ucap Kimmy dengan sopan.
Kimmy pun pergi agak menjauh dariku dan dari asisten itu, entah apa yang dibicarakannya namun terlihat sangat serius
5 menit berlalu..
“Maaf menunggu. Mba bisa kembali keruangan mb yah. Biar saya dan Dokter cinta kembali keruangan kami” Ucapku
“oh Baiklah. Jika perlu sesuatu cari saja saya atau Dokter bisa menelpon saya. Kode Sambungan Telpon nya ada di meja masing masing dokter. Kalau begitu saya permisi dulu, Mari” Kata Mira dengan ramah.
“Ada apa kim.?” Tanya ku membuyarkan lamunan Kimmy
“Astaga hampir lupa. Cin hape kamu beneran ketinggalan dirumah.? Yakin.?” Tanyanya
“kayaknya sih. Mungkin ada dirumah. Kenapa.?” Jawabku
“yang tadi nelpon aku dave. Dia bilang dia nelpon kenomor mu tapi laki laki yang angkat. Trus pas dave nanya kok hape mu ada sama dia, dia malah marah nyuruh dave jauhin kamu” Kata kimmy bercerita dengan kecepatan Moto GP persis Lisa bedanya ini lebih mulus😂
“Ahh.. masa sih. Ehm sebentar aku ingat ingat... 🤔 Memang rasanya aku megang hape terakhir kali waktu itu pas kita ke mall truss kita lari lari aku nabrak dan Brukk Prang..😮 Astaga itu itu bunyi hape aku jatuh. Alamakkkk Kimmy hape aku hape aku😭😭😭 pasti jatuh pas nabrak Regan. Jangan jangan hape ku sama dia.??😭” Tangisku pecah.
“Eh eh eh.. jangan nangis disini kau!!! astaga ini rumah sakit. Tempat kita kerja. Sudah sudah eye liner mu luntur nanti. Ayo telpon dulu ke nomor mu siapa tau dia mau balikin. Yah memang harus balikin kan bukan hapenya kok. Ihhh kesal kali aku kenapa juga hape kau selalu hilang” kesal kimmy😤
Setelah sedikit tenang kimmy pun menelpon ke nomorku.
📲Tut...tut...tut...
“Gimana diangkat gak.?” Bisikku ditelinga kimmy
“🤫🤫 sszzttt diam. Nih diangkat” jawab kimmy
📞📞📞
“Halo. Selamat siang. Maaf ini ponsel teman saya. Bisa tolong kembalikan.?” Tanya Kimmy
“Tentu. Tunggu di Cafe Amber saat makan siang” Jawab Regan lalu mematikan telpon sepihak
“Ba.-“
Tut..tut...tut... telpon berakhir
“Sial, dimatikan. Belum juga aku selesai bicara. Kamprett !!!!😡” Umpat kimmy memaki hapenya sendiri😂
Bersambung.....
__ADS_1
Bagaimana kah kelanjutannya.??
Yukss Simak cerita mereka. Jangan lupa like dan Vote Author yah biar semangat ngehalunya☺