
“A..apa yang terjadi.?? Hah....” tanyaku pada Agnes
“Dia tergelincir saat menolongku hikss.hikss...” Jawabnya sesegukan
“Kau....!!! kuperingatkan Jauhi Regan. JAUHI TUNANGANKU.!!! Keberadaan mu hanya membuatnya dalam masalah. MINGGIR !!” ucapku mendorong Agnes lalu ikut menemani Regan untuk segera ditangani.
Aku masuk kedalam Unit Gawat Darurat dan mulai memeriksa Regan, luka dikepalanya tidak terlalu parah, dan kakinya hanya terkilir. Untunglah semua baik baik saja tidak ada yang serius.
Setelah melakukan tindakan yang dibutuhkan, Regan lalu dipindahkan ke ruang rawat inap. Dan Agnes masih saja setia mengekoriku. Astaga dia benar benar menyebalkan.
Ruang VVIP.
“Trima kasih sus.” Ucapku pada suster
“Sama sama Dokter, saya permisi dulu” Jawab Suster.
Tinggalah Aku dan Regan Diruangan ini. Ku pandangi wajah tampannya yang kini terlelap dalam mimpi.
“setelah berhari hari tidak bertemu dan kamu muncul menjadi seorang pasien dihadapanku.?”
“bangun Regan. Tidak ada luka serius ditubuhmu. Beruntung sekali kamu memiliki kekasih Dokter hebat sepertiku”
Lama aku berbicara sendiri. Hingga terdengar leguhan kecil dari bibirnya.
“Ehm...Saya dirumah sakit.???”
“akhirnya kau sadar, yah kamu dirumah sakit. Apa masih terasa sakit.?”
“Tunggu?? Bagaimana dengan Agnes apa dia baik baik saja.??”
Aku tersentak...
Bahkan saat dia membuka matanya orang yang dia khawatirkan adalah Agnes.
Tidakkah dia bertanya bagaimana perasaanku saat melihatnya datang dengan kondisi berdarah darah.??
“Apa Agnes begitu penting bagimu.? Sampai saat kamu membuka mata orang pertama yang kamu cari adalah dirinya.!!!”
“Bukan begitu hanya saja tadi,-“ Ucapanya ku intrupsi
“Dia nyaris tergelincir dan kamu menolongnya begitu.?? Hahaha.......” aku tertawa dan membalik tubuhku membelakanginya
“Jangan salah paham. Ini tidak seperti yang kamu pikirkan”
“Lalu aku harus berfikir seperti apa.?? Seperti orang Bodoh yang harus diam saja sedangkan tunangannya sibuk menghawatirkan perempuan lain begitu maksudmu. ??
“Tidak kah kamu bertanya bagaimana perasaanku saat melihatmu terbaring dibrankar Pasien. Didalam ambulance dengan kondisi berdarah .??? Tidak kah itu terpikirkan dibenakmu hah .??”
Klek.... Suara pintu terbuka
Dan pandangan kami semua tertuju orang yang membuka pintu.
“Tolong jangan bertengkar” Ucap Agnes
“KELUAR..!!!!” bentakku
“Aku yang salah cin, bukan Regan. Aku sungguh sudah berubah. Aku bahkan sudah mengubur perasaanku. Hubungan kami hanya teman dan rekan kerja tidak lebih. Jadi kumohon kalian jangan bertengkar. Aku yang salah. Maafkan aku”
“hahaha.. kalian berdua sangat cocok. Saling membela satu sama lain. Dan akulah orang ketiganya disini” Sindirku melirik ke arah Regan
“Agnes keluarlah. Saya ingin bicara dengan Cinta. Kondisi Saya sudah lebih baik. Tolong kabari yang lain. Acara akan tetap berjalan sesuai Rencana. Dan katakan tidak usah menyusul kemari”
“Tapi Re,-“
__ADS_1
“Pulang dan beristirahatlah”
“Baiklah kalau begitu. Aku pulang dulu”
Klekk... suara pintu ditutup
Sial gagal lagi memprovokasi mereka. Tapi akan kupastikan kebahagian kalian tidak akan bertahan lama. Yang berhak bahagia adalah aku bukan kamu Cinta.!! Batin Agnes.
Setelah mengumpat Agnes pun pergi meninggalkan rumah sakit.
Kembali keruangan VVIP.
“Agkkkk” Rintih Regan tiba tiba
“A..apa yang sakit.?” Tanyaku spontan mendekat kearahnya setelah mendengar dia mengeluh sakit
“Posisi ini lebih baik daripada berjauh jauhan” ucapnya lalu spontan memelukku.
“Kau.? Kau menipuku.?”😤
“jangan marah terus. Saya masih pasien disini. Jadilah dokter yang baik. Saya merindukanmu.”
“Aku tidak..!!”
“jangan berbohong. Saya bahkan bisa mendengar degup jantung mu yang berdetak sangat cepat ini”
“ -_- “
“Sudahi pertengkaran kita, saya benar benar lelah”
“Kamu pikir aku tidak lelah.?? Aku bahkan muak denganmu”
“Mari percepat pernikahan kita”
“Kenapa?? Apa kamu tidak mau menikah dengan saya.?”
“Bagaimana aku bisa memutuskan hidup bersama orang yang selalu saja membuat tekanan darahku naik turun seperti rool coster.”
“Tidak akan. Setelah menikah kita mulai dari awal lagi. Hanya kita. saya janji”
“Kau membual tapi faktanya tidak akan begitu”
“tidak saya serius. Beberapa hari tidak bertemu membuat saya merenungi semua kesalahpahaman diantara kita.”
“Lalu.???”
“Saya memutuskan akan memutasi Agnes ke luar negri. Lagi pula kinerjanya baik, dan posisi itu cocok dengannya”
“Benarkah.? Kamu serius.?”
“Yah saya serius. Jadi bisakah kita percepat saja pernikahan kita. ?”
“Tapi bagaimana dengan papa dan mama.??”
“Masalah itu akan saya urus. Asal kamu setuju semua akan jadi lebih mudah”
“Baiklah. Aku setuju. Ayo menikah”
“Lalu membuat bayi yang banyak”
“ihh kau pikir aku kucing. Dua saja cukup”
“Tidak, biar rumah jadi ramai. 5 anak baru tepat”
__ADS_1
“kalau begitu kamu saja yang mengandung dan melahirkan😑”
“Mengandung adalah tugasmu. Dan tugas saya adalah menabur Benih😎”
“Kau mesum sekali......”
“Saat menikah nanti kau bahkan akan menyukai kemesuaman saya. SAYA MENCINTAI MU”
“I Love You Too”
Kami berpelukan seolah tidak pernah terjadi pertengkaran diantara kami. Untuk kesekian kalinya aku mempercayainya.
Pernah dengar lirik Lagu ini :
Mungkin aku mau memaafkanmu kembali...
Demi cinta yang ada dihatiku....
Meloloskanmu dari kata pisah....
Yah, Mungkin karna Cinta aku lagi lagi mempercayainya. Tidak salah kan.???
Semua pasangan pasti merasakan, Menjelang pernikahan akan ada saja kerikil kecil yang menghadang . Pertengkaran adalah salah satunya. Ketika semua bisa diatasi, hubungan juga akan kembali baik.
Setelah berbaikan Mengucapkan kata kata cinta.
I LOVE YOU..
Manis bukan. Ku harap akan selalu seperti ini hanya ada kebahagian Dan Bukan pelangi sebelum badai.
*****
Disudut lain disebuah Cafe...
Terlihat seorang gadis sedang duduk menunggu seseorang. Menyeruput minumannya dengan tangan kanan dan tangan kirinya sibuk memainkan ponselnya.
Tak lama berselang datanglah orang yang dia tunggu.
“hai Nat lama tak jumpa”
“Kabarku baik. Kenapa tidak langsung saja kirim lewat email.?”
“Oh ayolah, sekali kali bertemu juga tidak masalah bukan”
“Terserah lah. Mana barang yang aku minta”
“well.. ada hal yang harus aku sampaikan. Pria yang bernama Dave, sangat sulit mencari informasi tentangnya. Yang bisa aku temukan, Dave bukanlah orang sembarangan. sebaiknya jangan mencari masalah dengannya atau kau tidak akan bisa diselamatkan. dan untuk gadis yang bernama Cinta. Kulihat dia saingan terberatmu Nat. dari wajah, otak, maupun Kekayaan dia lebih diatasmu.”
“Cih...Kau terlalu banyak bicara. Ambil bayaranmu dan pergilah dari hadapanku.”
“hmn.. baiklah. Senang bekerja sama denganmu. Jika butuh bantuanku jangan sungkan menghubungiku. Bye darling...”
Cih... dasar kaum rendahan.!! Batin Agnes
Agnes pun meninggalkan restoran dan masuk kedalam mobil. Didalam mobil dia membuka amplop besar itu.
“Wah.. jadi kau akan menikah rupanya.?? Hmn... lumayan juga laki laki ini. Hah benar benar gadis tidak tahu malu. Setelah merebut Dave dariku Dia bahkan juga merebut pria ini dari gadis bernama Agnes. Cih.... !! Baiklah Kehancuramu akan segera dimulai. Hal pertama yang harus aku lakukan mencari Gadis bernama Agnes ini lalu membuat kesepakatan dengannya. Aku akan membuat pernikahanmu menjadi sempurna hahahahahah” ucap natalie dengan senyum liciknya.
Bersambung...
Jangan Lupa Like dan Vote Author yah☺
ini adalah Karangan Hasil imajinasi Author. apabila ada ketidaksesuaian dengan harapan pembaca mohon dimaafkan yah🙏.
__ADS_1
selamat menikmati☺