Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 92


__ADS_3

Setelah baca Like dan Votenya yah dear. biar Author semangat ngehalunya😊. buat pembaca setia trima kasih tetap membaca novelku🙏


"Aku mau..."


******


Cahaya Senja berganti malam. Langit gelap mulai terisi bintang. Udara malam mulai menusuk di tulang.


Setelah bertemu dengan Keyla,Kimmy dan Cinta Lisa yang dipenuhi beban pikiran memilih pulang untuk tidur sejenak. Dia pikir tidur akan meleburkan sedikit beban di kepala dan didalam hatinya.


Sesampainya dirumah, lisa berjalan masuk seperti biasanya. Namun langkahnya terhenti tepat didepan pilar pilar rumah megahnya.


Matanya menatap setiap detail pilar itu. Seperti mengigat beberapa kenangan yang sudah berlalu.


Lama menatap pilar itu lisa lalu bergegas masuk. Berjalan melewati ruang tamu hendak menuju kamar. Belum jauh kaki lisa menaiki tangga. Sebuah suara bariton papanya menggema memanggil namanya.


“Lisa Tunggu Nak “ Ucap Pak Utama


“Oh papa. Kenapa duduk sendiri disana.?”. Jawabnya sambil melangkah mendekat kearah Pak utama


“Menikmati waktu santai. Kamu darimana.??” Tanya pak utama


“Habis jalan sama teman pah” jawab lisa singkat.


“Ada yang mau papa bicarain sama kamu nak” Pak utama mulai membuka percakapan serius


“Soal apa.?” Sambung lisa


“Soal kakak mu Nata” Ucap pak utama sambil menghela nafas panjang


“Pembahasan mengenai itu sudah Final pah. Lisa tidak punya solusi untuk permintaan papa. Maaf pah lisa lelah mau kekamar.” Jawab lisa lalu beranjak dari duduknya


“Tunggu Lisa. Bagaimanapun Nata itu kakak mu juga. Tolonglah nak bicaralah dengan Cinta dan Tuan muda wijaya. Kalau kamu yang meminta mereka pasti menolong” Pinta Pak utama😏


Lisa yang membelakangi pak utama pun tidak bisa menahan kekesalannya lagi. Lisa berbalik dengan wajah dinginnya.


“Kakak.??” lisa menjeda ucapanya dengan senyum smirknya lalu kembali melanjutkan ucapanya.


“Hah, Saudara seperti apa yang membuat saya kehilangan mama ?? Ah😬... lisa lupa anak Bapak Utama hanya Nathalie Utama. Mau dia salah dimata papa dia tetap Putri Terbaik papa yang akan selalu benar. Lisa.?? Siapa lisa.?? Hanya anak yang merepotkan Papa. Bukan begitu Pah.???” Lisa berkata dengan nada Penuh emosi dan sindiran.


“LISA.!!!” Kata pak utama membentak Lisa. “KENAPA BICARA MU SEPERTI ITU.? Kalian berdua anak papa. Papa sayang sama kalian berdua. Masalah mama itu kecelakaan. Mama sudah tenang disurga lisa. Papa mohon kasihan Nata” Pinta pak utama dengan sangat memohon


“Sayang.??Hahaha...” Tawa Penuh kesakitan lisa pun mengema


“sepertinya usia papa semakin Tua sampai tidak mengingat bagaimana perlakuan papa dulu. Biar Lisa ingatkan lagi. Papa sudah bersikap Tidak adil. buat papa Nathalie selalu nomor satu. Di dalam dunia papa Hanya ada Nathalie Nathalie Nathalie. !!!!!” Sindir Lisa


“Kecelakaan Papa bilang.??? Asal papa tahu itu bukan kecelakaan. !! tapi sayangnya Cinta buta papa pada Natahlie membuat papa melupakan Kesalahanya.” Pekik lisa dengan mata memerah menahan emosi dan air matanya.


“Jangan berusaha menutupi bangkai yang sudah busuk pah. Banyaknya parfum tidak akan menutupi bau busuknya.!!! Bangkai tetaplah Bangkai. harus disingkirkan bukan disimpan.!!!"


"Saya tekankan sekali lagi bersyukurlah karna Keluarga wijaya tidak menghacurkan perusahaan papa. Jika papa berbuat sesuatu yang membuat mereka murka, Bersiaplah menanggung akibatnya. Kalau Papa berani menukar perusahan papa dengan Kebebasan Nata maka lakukan pah. Lisa tidak akan melarang. Permisi” Lisa mengakiri obrolan itu dengan nada tegas lalu melangkah Kekamar meninggalkan Pak utama yang termenung mendengar Ucapan lisa.


Sesampainya dikamar lisa membuang tasnya kesembarang arah lalu merebahkan dirinya diatas tempat tidur.


Tidak lama, suara tangisnya pun pecah. Airmata yang susah payah ditahan akhirnya tumpah.


Kesedihan itu akhirnya kembali terngiang ngiang dikepalanya. Saat saat dimana mamanya meregang nyawa karna ulah Saudara tirinya.

__ADS_1


Hari itu tidak ada satupun orang yang percaya bahwa itu tindakan kesengajaan bukan kecelakaan. Bahkan papanya sendiri tidak mempercayainya. Itu membuat Lisa kecil sangat terpukul.


Lamunan dan tangisan lisa teralihkan sesaat,tak kala ponselnya berdering. Satu pesan dari nama dengan lambang hati terlihat jelas dilayar ponselnya.


💌 Babe❤ :


Kamu Dimana.???


“Apa pedulimu.!!” Gumam Lisa sembari membaca pesan singkat itu. Lisa lalu meletakkan kembali ponselnya tanpa berniat membalasnya.


Tak lama ponselnya berdering lagi.


💌Babe❤ :


Balas. Aku tahu kamu sudah baca.


💌Honey❤ :


Dirumah Kenapa.??


Pada akhirnya lisa pun membalas pesan itu.


💌Babe❤ :


Aku didepan rumahmu. Tolong Keluar sebentar.


Kaget membaca pesan dari Angga. Lisa bangkit dari posisinya lalu mengecek keluar balkon kamarnya. Apakah itu tipuan atau pria itu benar benar ada didepan rumahnya.


“Oh My God. Apa yang dia lakukan disana.????” Gumam Lisa setelah melihat Angga dengan gagahnya bersender di depan mobilnya


💌Honey❤ :


Tanya lisa dalam pesan singkatnya.


💌Babe❤ :


Ketemu kamu mau apa lagi.? Cepat turun atau aku yang naik keatas.


Begitulah balasan Angga. Lisa yang membaca itu tanpa sadar mengigit ujung bibirnya. Dia masih kesal dan dalam keadaan buruk setelah menangis bagaimana bisa menemui pria itu dalam wujud zombie seperti ini.😭😭😭


Lama dia termenung hingga suara klakson mobil Angga mengagetkannya. Tidak punya pilihan lain. Lisa pun turun menemui Angga. untunglah papanya tidak mendegar suara klakson itu.


Masa bodoh. Orang cantik mau gimanapun tetap cantik, batin lisa.


Sesampainya di depan rumah. Lisa menarik Nafas panjang sekali lagi menyakinkan dirinya bahwa dia terlihat cantik.


Setelah mendapat sedikit kepercayaan diri lisa melangkah dengan pede.


“Ada perlu apa.?” Tanya lisa tidak berani menatap mata Angga


Sedangkan pria itu membalas Pertayaan lisa dengan tindakannya. Angga memeluk Lisa dengan sangat erat. Sedangkan lisa hanya diam mematung.


“Aku kangen” Dua kata manis itu keluar dari mulut Angga


“.???😯” Lisa


“Maaf untuk pertengkaran kita waktu itu. Maaf karna tidak ada di saat kamu butuh. I’m Sorry babe.”

__ADS_1


Lisa masih mematung. Dia diam bukan karna bingung mau berkata apa. Tapi dia masih heran kenapa laki laki ini tiba tiba muncul didepan rumahnya


“Kenapa diam.?? Kamu gak mau maafin aku yah.?” Tanya Angga lagi


Lisa pun tersadar dari lamunannya. dan membalas pertanyaan Angga.


“Aku juga salah. Terlalu baper. Maafin aku juga kak.” Jawab Lisa kembali kemode Sayang ea..😁


“Baikan.??” Ucap Angga sembari mengangkat jari kelingkingnya.


“Cih... kakak kekanakan sekali. hmn... Baiklah kita baikan” kata lisa lalu menyambut kelingking angga dengan kelingkingnya.


“Aku punya sesuatu buat kamu.??”


“Apa..??”


“Tunggu.! Mata kamu bengkak. Kamu habis nangis.?”


“Iya. Perdebatan antara papa dan anak. Lupakan soal itu. Apa hadiahnya aku mau tahu.??”


“Mungkin ini bukan waktu yang tepat. Lain kali saja”


“Kaka sudah terlanjur buat aku penasaran. Waktu yang tepat kita sendiri yang ciptakan”


Mendengar ucapan lisa, Angga pun memberanikan diri melangkah ketujuan awalnya datang kesini. Yah setelah mendengar ocehan Regan di telpon memang sebaiknya tidak ditunda atau masalah diantara mereka akan semakin besar.


“Will You Marry Me.??” Kata Angga berlutut didepan lisa dengan sebuah cincin yang berkilau indah ditangannya


“Oh my God Kak. Are you Seriuos.??”


“Yah. Selain didepan pekerjaan aku tidak pernah seserius ini. Maaf tidak seromantis Regan dan cinta. But, Maukah kamu menikah denganku.??”


“Tapi keluargaku kak😢.?” Lisa minder karna keluarganya yang berstatus narapidana.


“Tidak ada keluarga yang sempurna dimuka bumi ini. Aku juga punya keluarga yang tidak sempurna. Terlepas dari itu semua maukah kamu menikah denganku.?? Membangun keluarga yang sempurna menurut definisi kita😁.?


Lisa menatap dua pasang mata indah didepannya. Apakah kata katanya bisa dipercaya. Apakah dia bisa menghabiskan hidupnya dengan pria ini.?? Dia bahkan belum mengenal seperti apa keluarganya.


Setelah berfikir sejenak. Lisa pun menjawab dengan lantang.


“Aku terima kak. Aku mau nikah sama kaka”


“Really.??”


“Yes I will”


“makasih. Makasih sayang. Aku janji akan selalu bahagian kamu. Hanya ada kita . Aku dan kamu” angga memeluk erat Lisa lalu memakaikan cincin di jarinya.


“Promise.??” Tanya lisa


“Promise Too” Jawab Angga.


Dan begitulah malam itu berlalu. Ada sedih ada suka dan ada kebahagian datang menjemput.



Sumber Gambar : Pinterest

__ADS_1


Salam dari pasangan Uwu ini😍


Bersambung....


__ADS_2