
Happy Reading, Jangan Lupa Like Komen dan Votenya yah😉
“Tarik Ulur...”
****************
Melihat interaksi antara Angga dan Wanita itu membuat jiwa dectektif Lisa meronta ronta.
Lisa memperhatikan dengan teliti mulai dari cara wanita itu berjalan, dari ujung rambut hingga kekaki.
🤔🤔Dia masih terlihat muda dari usia sebenarnya. Bisa dipastikan skincarenya bukan kaleng kaleng. Lihat bentuk badannya layaknya model papan atas. Pasti itu Usus belum pernah merasakan enaknya gorengan hmn . . .
gaya busananya sangat Anggun sederhana tidak mencolok. Namun siapapun yang melihatnya akan mudah menyadari bahwa itu adalah salah satu koleksi designer ternama dengan harga fantastis.😍
Fix Dia pasti Nyonya besar mansion ini. Mamanya kak Angga tidak salah lagi. batin Lisa
“Mam, Lepas.” Gerutu Angga
“Oke oke mami lepas. Mami Cuma kangen sama kamu nak. Astaga sudah lama kamu tidak pulang. Dasar anak nakal kenapa baru pulang sekarang.??apa kau sudah lupa jalan pulang hah😤” Umpat Indriana Kusuma Maminya Angga sambil memukuli Angga
“Maaf.!! Mami juga kan tahu alasannya”
“Oke oke. Lupakan itu ayo masuk.” Indri mengandeng putranya masuk
Lisa yang merasa diabaikan pun ikut melangkah dibelakang Angga. Tadinya Angga menarik tangan Lisa namun Lisa melepasnya karna tidak ingin merusak suasana hati mertuanya.
Ketiganya pun duduk di sofa. Angga duduk bersama Lisa sedangkan indri pergi sebentar entah kemana.
“Kak. Maminya kaka cantik yah.? Tapi, Kayaknya maminya kaka gak suka deh sama aku” Ucap Lisa berbisik
“Mami memang begitu. Terlalu fokus sama aku sampai tidak menyadari kehadiran orang lain didekatnya” jawab Angga lembut.
“Em.. gitu yah.?” Gumam Lisa ragu
Baru saja Angga ingin menjawab lisa namun suara hentakan sepatu mahal seharga 23 juta terdengar memasuki rumah.
Tidak sulit bagi Angga menebak siapa yang datang. Karna Angga tahu betul hentakan sepatu seharga 23 juta itu adalah merk kesukaan Pemilik mansion megah ini.
Tuan besar Kusuma alias Papinya sendiri. Jadi maminya menghilang karna menghubungi papinya. Kelakuan kedua orang tuanya sangat kekanakan.
Disinilah mereka akhirnya Duduk saling berpasangan dan berhadap hadapan.
Suasana ketegangan juga kecanggugan begitu terasa diantara mereka. Tidak satupun yang memulai pembicaraan hingga suara kedua laki laki terdengar bersamaan.
“Pap..-“
“Kal,-“ Ucap Keduanya berbarengan.
Sejenak Hening. Lalu beberapa detik kemudian Angga mengambil inisiatif untuk mempersilahkan papinya terlebih dulu bicara.
“Papi bicara duluan.” Angga mempersilahkan
“Tidak, Kamu duluan yang bicara” Kata Bapak kusuma
“Papi Aja duluan. Yang muda harus ngalah sama yang lebih Tua.” Sanggah Angga
“Siapa yang kamu bilang Tua.? Papi masih bisa kasih kamu sepuluh saudara. Kamu saja yang bicara duluan”
“Papi saja. Itu dasar tata krama😑” Gerutu Angga
“Tapi papi mau kamu duluan yang bicara” Bapak utama tetap kekeh
Merasa keadaan ini tidak akan sampai ketahap pembicaraan serius Nyonya kusuma pun mengambil kendali.
“Stopp!!!! Biar mami yang bicara. Papi sama angga diam dan dengarkan mami” Pekik Indri dengan mata melotot.
Disinilah definisi Suami dan anak mental cetek. Sekali serangan nyali sebesar harimau pun menciut. Berani beraninya cari ribut depan emak emak😂😂
“Apa kamu yang bernama Analisa Anggia Utama.??” Tanya Indri pada lisa
Lisa yang tiba tiba ditanya pun menjadi kaget, darimana Mertuanya tahu namanya.??Rasanya bibirnya seperti dilakban hingga tidak bisa mengeluarkan suara. Telapak tangannya sudah gemetar dan dingin sejak tadi. sesekali lisa melirik kearah Angga. Namun Angga hanya membalas dengan senyuman.😑
“kamu tidak dengar saya sedang bertanya.??” Ketus Indri
“Ma..maf nyonya eh tante🤐. I..iya sa..saya Lisa. Salam kenal hehe😁” Jawab Lisa dengan suara terbata bata
“ada hubungan apa kamu dengan anak saya??” Tanya Indri dengan wajah serius
__ADS_1
“Ha.? Saya.??” Lisa menjawab sambil menunjuk dirinya sendiri.
“memangnya ada wanita lain disamping anak saya.??” Gerutu Indri
Cinta, aku harus gimana sekarang.??, batin Lisa
Sekuat tenaga lisa berperang melawan jalan buntu dalam pikirannya tetap saja tidak mendapat wangsit untuk keluar dari situasi menegangkan ini.
Lisa pun memilih menjawab jujur dan pasrah apakah selanjutnya dia akan diusir, disiram air atau disodorkan cek bernilai ratusan dollar agar meninggalkan Angga.
Author : Benar benar dayangnya Ratu sinetron kau lisa.!!😂
Lisa : Mau diapa lagi itu sudah takdirku tor😂
Kembali ke cerita . . .
“Saya istrinya Kak Angga” ucap Lisa dengan suara Pelan
“Benarkah.?? Apa kamu tidak tahu Angga sudah kami jodohkan dengan wanita pilihan kami.?” Indri berkata dengan santai lalu meneguk minuman didepannya
“Mami...!!” Gerutu Angga
Lisa yang setengah kaget juga shock pun tidak bisa berkata kata lagi. Rasanya ada banyak bulu ba*i menusuk kakinya. Hingga seluruh tubuhnya menjadi kaku.
“Apa mami salah Angga.?? Atau kamu yang belum cerita padanya.??” Tanya indri
“itu tidak penting Sampai harus Aku ceritakan pada istriku.” Jawab Angga ketus.
Angga lalu beranjak dari duduknya dan menyodorkan tangan tanda untuk segera pergi.
“urusan kita sudah selesai sayang. Ayo kita pulang” Ajak Angga
Lisa menoleh kearah Angga dengan senyuman. Ada perasaan hangat menjulur keseluruh sel tubuhnya. Di bela suami didepan keluarganya adalah sesuatu yang patut disyukuri.
Baru saja akan mengenggam tangan Angga. Suara Indri mengintrupsi keduanya.
“Duduk ditempatmu. Kalian tidak akan bisa keluar hidup hidup dari rumah ini tanpa seijinku” kata indri dengan wajah yang lebih serius kali ini.
“JANGAN MEMBENTAK ISTRIKU NAK.!!” Gerutu Bapak Kusuma
Mata saling memandang dengan tajam. Tangan saling mengepal dengan kuat. Sepertinya Lisa mulai mengerti kenapa hubungan ketiganya tidak berjalan harmonis.
Rupanya Perdebatan ini tidak seimbang. Dua lawan satu. Ini tidak adil. Sekarang aku istrinya kak Angga. Sudah sewajarnya aku membela kak Angga. Dengan begitu perdebatan ini akan jadi seimbang. batin lisa. sifat gilanya mulai berkobar🙈
“CUKUP” Teriak Lisa mengagetkan Ketiganya.
Astaga sumpah demi Cinta yang lagi hamidun, nyali cetek sok sokaan jadi penengah😫😫 HELP..HELP..HELP, Batin lisa merutuki ucapannya barusan.😭😭
“Hehe... kaget yah😁” ucap lisa dengan wajah tanpa dosa.
“Hmn... Ma..mami Pa..papi... Sekarang Analisa Anggia Utama menantu kalian. Sah menurut hukum dan agama. Menantu kalian ini adalah seorang Pengacara Handal, Cantik, Baik hati, lucu dan sangat dicintai Putra kalian. Mau tidak mau suka tidak suka tetap harus suka hehehe. Hidup rukun jauh lebih baik. Setuju.?” Ucap Lisa tanpa sadar membanggakan dirinya sendiri
“Hahaha... Berani sekali kamu” Tawa Indri menggema di Seluruh bagian mansion
Aduh matilah kau lisa😖😖!!, batin Lisa
“Menjadi bagian keluarga kusuma itu tidak mudah sayang. Ada banyak hal yang harus kamu berikan pada keluarga ini. Apa yang bisa kamu berikan sebagai baktimu pada keluarga ini.??” Tanya Indri
Lisa pun nampak tertegun mendengar tawa nyonya Indri alias mertuanya itu. Bahkan tertawa dengan suara menakutkan seperti itu masih terlihat sangat cantik. Wah... Definisi Glow up sejak lahir gaes.
Aku yang kentang ini bisa apa.?? Hah.. batin lisa.
Lisa terdiam memikirkan apa yang hendak dia tawarkan sebagai baktinya pada keluarga ini. Setelah cukup lama berfikir hanya ada satu kata yang muncul dalam benaknya . . .
“Cinta. !!.” Ucap Lisa setengah yakin.
“Aku akan memberikan cintaku. Akan ku bangun keluarga ini dengan cintaku. Akan ku pertahankan pondasi keluarga ini dengan kasih sayangku. Akan ku jaga keluarga ini seperti hidupku.
Cinta, kasih sayang dan hidup adalah baktiku untuk keluarga ini. Uang sudah kalian miliki, Harta juga sudah kalian miliki, kesuksesan pun sudah kalian miliki, kekuasaan pun sudah ada ditangan kalian. Lalu apa yang belum kalian miliki.??
Jawabannya adalah Kebahagian dan keutuhan keluarga. Rumah besar tanpa tawa dan kehangatan didalamnya tidak layak disebut sebuah rumah. Keadaan itu tidak ada bedanya dengan kuburan.?? Dingin, Sepi dan hening.
__ADS_1
Aku tidak punya banyak kenangan indah bersama kedua orang tuaku.😭 Tapi setelah bertemu dengan kalian aku merasa Tuhan sedang berbaik hati mempertemukan aku dengan orang tua seperti mami dan papi. Cantik, tampan, dan juga kaya raya Opsss😮,"
Lisa melihat kearah Ketiganya dan merutuki ucapannya😫
"hehehe Maaf kelepasan🤭😁" sambung Lisa
“itu saja yang bisa aku berikan. Jika tidak sesuai dengan harapan kalian. Aku minta maaf. Mawar yang indah dan wangi pun memiliki duri.” Ucap Lisa mengakhiri kata katanya dengan senyuman.
“Hmn... cukup menarik. ! Tapi sayangnya menarik saja tidak cukup” Kata Indri sambil tersenyum penuh arti
“Hah gak cukup.???” Gumam Lisa
Melihat Lisa seolah terpojok Angga pun mengambil inisiatif.
“Cukup. Kedatangan kami kesini hanya untuk memberitahukan bahwa kami sudah menikah dan Lisa adalah pilihanku. Dia sekarang istri Sah ku. Mau mami tidak setuju atau papi tidak mengakui pernikahan kami. Tidak masalah. Kami bisa hidup dengan cara kami sendiri” Angga berkata dengan suara tegas lalu menarik lisa untuk pergi.
Sayangnya Lisa menahan tangan Angga. Dia tidak mau kehadirannya menambah masalah.
“Tunggu Kak,” Pinta Lisa
“Tapi,,-“ Lisa mengintrupsi ucapan Angga dengan gelengan kepala
Angga yang tidak mengerti jalan pikiran istrinya pun Dengan terpaksa kembali duduk.
Hening . . . .
Suasana kembali hening. Tidak ada yang memulai pembicaraan. Berada disituasi seperti ini membuat siapa saja tidak akan berani bergerak walaupun hanya seinci.
Bahkan bernafas saja rasanya sangat susah. Seakan pasokan oksigen didalam Mansion ini sangat terbatas.
Sekilas Lisa mencuri curi kesempatan untuk melirik ketiganya. Buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya.
Wajah tampan Suaminya benar benar dia dapatkan karna memiliki orang tua yang memilik gen sempurna. Ayah dan anak ini seperti pinang dibelah dua. Benar saja jika papinya Angga tidak terima dikatai Tua karna memang wajahnya bisa dikatakan Hot Daddy.
Ini jurus terakhir. Mau muda seperti apapun Nenek tetaplah nenek. kakek tetaplah kakek. Siapa yang tidak mau menimang cucu. Hahaha😂 Lisa kau sangat Pintar, batin lisa.
“Mamy Tidakkah kalian menginginkan cucu.??” Ucap Lisa dengan suara lembut dan manja
“Apa kau sedang hamil.??” Tanya Bapak Utama
“bayinya Sedang on the way ke perutku pi😁” Jawab Lisa
“Baiklah kalau begitu. Papi sudah mengambil keputusan. Mulai hari ini kalian akan tinggal di Mansion ini bersama kami dan Lahirkan Cucu yang banyak untuk kami. Titik. Ini keputusan Final. Tidak bisa diganggu gugat atau naik banding😎.” Ucap Bapak Utama
Lisa dan Angga hanya melongo tidak habis pikir dengan permintaan Bapak utama. Angga pikir melahirkan itu mudah.? Jika mudah bagaimana bisa dia terlahir hanya seorang diri dalam keluarga ini😑
“Papi harus kembali kekantor. Mami tolong urus keperluan mereka. Papi berangkat dulu.” Pak Kusuma mengakhiri ucapanya lalu mencium mesra bibir istrinya.
Kenapa aku merasa seperti kami sedang dijebak.??? Tinggal dengan mertua.???😫😫 Batin Lisa bingung
Hingga banyangan pak kusuma tidak terlihat lagi barulah setelahnya suara indri terdengar.
“jangan coba coba kabur. Kalian dengar apa kata papi kan.? Mami akan mengatur segalanya.”
“Ah dan Lisa. Rumah tidak hanya berdiri dengan Cinta. Seringkali perdebatan dan perbedaan kecil membuat pondasi rumah semakin kuat. Mami dan papi merestui kalian. Angga Bawa Lisa kekamar lamamu dulu” Ucap Indri lalu pergi untuk menyelesaikan sesuatu.
Tinggalah Dua orang suami istri yang masih terbengong alias bingung dengan keadaan sekarang.
Bukanya tadi mami dan papinya sangat menentang ?? terus kenapa tiba tiba berubah haluan dengan sangat cepat.??
“Sepertinya kita terperangkap dalam permainan mereka😑” Gerutu Angga.
Bersambung. . . .
__ADS_1