
Jangan Lupa Like, Vote dan komennya Dear. Trima kasih🙏
Happy Reading Guys...☺
******
Waktu berjalan sangat cepat, malam semakin larut. Hembusan Angin terasa semakin dingin menusuk kulit. Keromantisan ini pun harus disudahi.
Ah rasanya aku tidak ingin pulang. Bisakah waktu terhenti sebentar saja. 😌, batinku
rasanya baru saja sampai dan sekarang sudah menunjukkan waktu pulang.
Aku dan regan berjalan sambil bergandengan, ku genggam lengannya seolah menyerukan pada siapa saja yang kami temui pria disampingku ini adalah miliku.
Layaknya laki laki Gentle, Regan selalu membukan pintu untukku. Memperlakukan ku sebagai seorang Ratu. Walaupun terkadang ada beberapa saat Dia juga bisa menyebalkan
"Trima kasih😍" Ucapku
"Sama sama" Jawabnya
Well,, kesempurnaan Itu hanya millik sang pencipta😇.
Sesampainya Dimansion
Mobil Regan Tepat berhenti di depan gerbang. Terlihat sesosok bayangan berdiri didepan mobil.
“Dave.??” Gumamku
Aku lantas menoleh ke arah Regan, wajah yang tadinya dihiasi senyuman kini berganti menjadi wajah sinis.
“Kenapa dia bisa ada disini.?”
“Rumahnya ada di sebelah mansionku.?”
“APAAA??? Kenapa tidak pernah cerita.??"
“kamu kan tidak pernah bertanya. Lagi pula kapan kita punya waktu bicara dengan kepala dingin.!”
Untuk Menghindari perdebatan lebih panjang, akupun turun dari mobil menghampiri Dave. Dan tentunya disusul Regan.
“Dave what are you doing.?”
“Aku membuat salad buah kesukaanmu tapi saat ku antar asisten rumahmu bilang kamu sedang keluar.”
“Sorry, Dave. Ahh, kenalin Regan Ini dave temanku dan Dave ini Regan Tunanganku” Ucapku memperkenalkan
__ADS_1
“Regan.!”
“Dave.”
“Kalau begitu aku pulang dulu. Masuklah ini sudah malam. Angin malam tidak baik untukmu” Pinta Dave
“eitss... Tunggu dulu kamu boleh pulang tapi salad nya jangan dibawa pulang. Sini kemarikan”
“Tidak usah. Nanti saya belikan yang baru”
“NO. !! Salad buatan dave lebih enak. Dia ini koki yang handal.” Gerutuku pada Regan. “Berikan padaku Dave” kataku pada Dave
“Hmn.. Makan sampai habis. Kalau begitu aku masuk dulu. Have’a Nice Dream Sweaty”
“Thanks you Dave. Good Night Too”
Dave pun pergi kembali kemansion. Tinggalah Aku dan Regan berdiri didepan Gerbang.
“Tidak perlu mengantarku masuk. Pulanglah ini sudah malam”
“kamu mengusir saya.?”
“.????” Bingung
“Ayo masuk ke mobil saya antar sampai kedalam”
Tiba di depan Mansion
Akupun turun bersamaan dengan Regan. Hmn.. sepertinya dia merajuk padaku. Baru segitu saja sudah merajuk. Aku saja bahkan dibuatnya patah hati sekian kian kalinya masih bisa slowww🙄🤭.
“Baiklah, aku masuk dulu yah. Good Night Regan”
“Tunggu..!!”
Langkahku pun terhenti mendengar suara bariton itu. aku putar kembali tubuhku menghadap kearahnya.
“What.??”
“Kenapa dia memanggilmu Sweaty.??”
“Itu panggilan biasa selama delapan tahun terakhir. Dia hanya Bercanda. Jangan baper”
“Hmn.. kamu menyukai Dave.?”
“No..”
__ADS_1
“Kamu membenci Dave.??”
“No..”
“Dia laki laki yang baik.??”
"Yes.."
"Dia laki laki mapan.??"
"Maybe Yes.."
“Dia idamam wanita.?”
“Yes..”
“Kenapa kamu tidak menjalin hubungan dengannya.??”
“Dia kalah cepat darimu.”
“Dalam hal.?”
“mm..Mengatakan Perasaannya..”
“Seadainya dia lebih cepat dari saya mungkinkah kamu dan dia..??”
“Maybe Yes...”
“CINTA.....!”
“What.??”
“Saya Marah..!!”
“Why.???”
“I’m Jealous.!!”
“Pufffvv🤭🤭🤭😂😂😂”
“Pulang lah Regan. Good Night Regan. Bye...”
“I’M Jealous Honey... heyyyy”
Ku lambaikan lima jariku, sambil terkekeh lalu berjalan cepat masuk kedalam mansion.
__ADS_1
Hah... lelaki ketika cemburu sangat kekanakan😂😂
Bersambung....