Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 72


__ADS_3

Happy Reading. jangan lupa Like Vote dan Komennya yah guys


*****


Di sisi lain....


Regan bersiap menaiki mobil dengan Kai sebagai Supirnya. Yah, kali ini Special Kai akan mengantar Regan kelokasi pernikahannya.


“Ayo berangkat semua sudah siap” Ajak Kai


Regan pun masuk kedalam mobil duduk di belakang. Benar benar seperti bos dan majikan🤣.


“Jalan. Kenapa lo bengong.?”


“Duduk depan ngapa Re.? gue berasa benar benar beralih profesi jadi supir”


“La, yang nawarin diri buat ngantar gue siapa.??”


“Gue..👈”


“Jadi, apa sebutan lain dari pengantar pengantin.?”


“Supir..😳”


“Na, itu lo pintar ayo jalan. Pengantin gue nungguin”


“😏🙄😐” Ekpresi Kai


Mobil mereka pun perlahan meninggalkan pelataran Mansion Regan. Seperti permintaan angga, Kai harus mengantar Regan dengan aman dan selamat.


****


Terlihat Agnes dan Natalie bersiap siap di posisi mereka. Rencana yang disusun dengan sangat baik oleh Natalie hari ini akan di uji.


Semua anak buah yang telah disewa Natalie sudah di atur sedemikian rupa agar Rencana yang telah disusunnya berjalan dengan sangat bersih.


“loh siap siap bentar lagi Regan lewat sini.”


“Oke”


Terlihat mobil Regan mulai mendekat kearah mereka. Dan disaat yang bersamaan sebuah mobil melaju dengan kecepatan penuh.


Jalan yang seharusnya ramai dengan kendaraan tapi hari ini begitu lenggang. Hanya ada beberapa kendaraan. Seolah olah jalan ini memang sudah d booking untuk tidak dilewati.


Ada perasaan sedikit menganjal dihati Agnes. Mengenai Rencana Natalie yang menurut akal logika terlalu sederhana. Namun, demi ego nya sendiri akhirnya Dia menurut saja apa kata Natalie menjadi bidak caturnya.


“tumben jalan ini agak sepi”


“Sepi apanya itu ada kendaraan”


“Bisa dihitung jari re”

__ADS_1


“lo aja yang kurang kerjaan mobil lewat di hitung segala”


“Any**g ngajak ribut lo yah Re”


“Fokus aja nyetir dari tadi gak sampai sampai.”


“iye..iye.. bos😑 bawel amat lo.!!”


Kai pun menambah kecepatan mobilnya. Namun tiba tiba dari arah belakang suara mobil mengklaksonnya hingga fokus kai teralihkan melihat mobil itu dari kaca spion.


Blussh....


Bruk......


Ckitttttttttt..........


“Sial....!!” umpat Kai


“Aggkk...” Ringis Regan kejeduk karna teledor tidak mengenakan Sabuk pengaman.


Kai merem mobilnya secara tiba tiba karna mobil yang tadi mengklaksonnya menyerobot jalannya.


Kai bisa mendengar suara sesuatu terpental sangat keras. Saat Kai memfokuskan Pandanganya kedepan ternyata seseorang sudah tergeletak tak sadarkan diri.


“Lo nabrak orang.?”


“pake otak lo. Bukan gue. Mobil yang tadi nglakson kita b*go.!!!”


“Gue yang cek loh tunggu sini”


Regan pun tidak memperdulikan Kai dan ikut turun mengecek.


"Keras kepala" Umpat Kai.


Saat Kai dan Regan mulai mendekat, tiba tiba dari arah lain terdengar teriakan segerombolan orang.


“Tolong tolong Wanita itu ditabrak mobil itu” Ucap salah seorang laki laki bertubuh gempal


Siapa yang nabrak.?? Batin kai dan Regan heran


Tidak memperdulikan teriakan orang orang Kai dan Regan mendekat dan betapa kagetnya kai dan Regan melihat wanita yang tergeletak bersimbah darah itu adalah Agnes


“Agnes.????” Teriak Kai dan Regan bersamaan


“Astaga Kai. Ayo angkat bawa kerumah sakit”


“Jangan disentuh, baju loh kena darah nanti” Tegas Kai


“Lo gila masih sempat sempatnya mikirin itu. Nyawa orang kai ini Agnes”


“Tapi Re kita harus ke lokasi. Ini hari penting lo. Sekarang lo telpon ambulans biar gue yang nunggu disini lo pergi ke tempat acara”

__ADS_1


Regan diam tak mengubris ucapan Kai. Pikiranya sekarang terbagi menjadi bercabang cabang.


Ketika Regan hendak angkat bicara, tiba tiba orang orang mengelilinginya dan menghakimi mereka.


“Mau kemana kalian.?? habis nabrak orang mau kabur ya.?”


“Nabrak.?? Kabur.?? Wah bapak salah paham. Kam....-“ ucapan kai di intrupsi


“Halah, mana ada maling mau ngaku. Saya lihat mobil kalian yang nabrak korban”


“Anda punya bukti.?? Jangan sembarangan menuduh yah.!!”


“Saya buktinya. Saya saksi kalau anda yang nabrak.!!”


“Jangan mentang mentang orang kaya mau lari dari tanggung jawab”


“Eh.. jangan main hakim sendiri yah pak. Saya bisa menuntut anda semua atas tuduhan pencemaran nama baik. Saya ini pengacara terbaik dan tersukses dinegara ini”


“Haha.. kalau begitu saya Raja mau apa anda. Minggir ayoo bapak bapak bawa mereka ke kantor polisi”


“Tenang dulu pak biar kami jelaskan. Masalah polisi nanti diurus sekarang kita urus korban dulu”


“Gak usah banyak alasan. Ayo bapak bapak tangkap dia”


“Bapak sudah gila itu korban d selamatin dulu hey...hey...”


Tidak ada yang mendengar ucapan Kai dan Regan. Kai memberi aba aba pada Regan. Dan dengan gesit mereka melepaskan diri lalu mendorong kerumunan orang itu dan berlari ke arah mobil.


Bruk...


“kenapa kita malah lari??”


“Lo buta orang orang itu sama sekali gak bisa diajak bicara. Filling gue ada yang gak benar. Semua seperti tiba tiba dan terencana”.


“hilangkan pikiran aneh lo. Kita mesti selamatin agnes lo lihat di berdarah”


“astaga. Regan b*go lihat orang orang itu lebih tertarik nangkap kita daripada nyelamatin korban.”


Regan terdiam kata kata Kai ada benarnya...


“Dengerin gue Salah satu diantara kita harus tinggal. Lo gak mungkin tinggal so, gue yang urus masalah ini. Lo lupa gue pengacara hebat. Sekarang loh pergi gue yang handle disini. Lo merid dulu baru bantu gue. Oke.”


“Maksud loh gue pergi setelah tau disana Agnes.?? Lo gila kai. Kita tolong dulu dia”


“lihat situasi nya. Ini akan panjang fan memakan waktu. mereka mau bawa kita ke kantor polisi. Sekarang lo pergi Cinta sudah nunggu lo disana. “


Setelah kai mengatakan itu dia pun turun mencoba bicara dengan tenang pada gerombolan bapak bapak itu.


Regan termenung melihat kearah Kai yang kini berusaha menjeggal orang orang itu.


Akankah Regan pergi meninggalkan Kai dan Agnes melanjutkan pernikahannya atau Menyelamatkan kai dan Agnes karna sifat keperimanusiannya sudah mendarah daging.?????

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2