Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 28


__ADS_3

“Astaga....” Ucapku benar benar kaget.


“sudah makan.?” Tanyanya.


“Ini baru mau makan.” Jawabku datar. Dia selalu saja bisa merusak mood ku.😑


Dan tanpa permisi dia duduk tepat disampingku lalu Meraih kotak bekal ku. huh kebiasaan!!!.


“Mau apa??” Tanyaku.


“Mau memberimu makan. Gips itu pasti menyusahkan gerak mu kan. Buka mulut Aaa.?” Jawabnya sambil mengarahkan sendok berisi makanan ke arahku.


“Cih..... ini juga gara gara kamu...!! Ammm” gerutuku lalu menerima suapannya.


“Gadis pintar” Pujinya.


“Aku memang pintar” jawabku.


“Aku dengar besok kamu ada tour Ke rumah sakit”.


“Iya... tapi bagaimana Gips ini sangat mengangguku” Ucapku lesu melihat gips ditanganku.


“besok sudah bisa dibuka” katanya.


“Seriuss.??” Tanyaku.


“Iya 100 rius” candanya.


“Yeeiiii.... berarti besok aku bisa Ke rumah sakit. Dan kamu tidak perlu lagi mengekori aku” Celetuku tersenyum Antusias.

__ADS_1


Bagaimana jika aku ingin selalu didekatmu.?? Batin Dave.


“Heii... kenapa melamun huh?? Suapin lagi Aaaaa” Ucapku berlagak manja anggap saja ini moment terakhir diantara kami yeayhh🤭.


*****


Keesokan paginya...


Aku bersiap berangkat pagi untuk membuka Gipsku di Unit Kesehatan sebelum Tour dimulai.


Tin...tin... suara klakson mobil terdengar. Siapa lagi kalau bukan Mobilnya Dave. aku pun segera turun kebawah.


“Ayoo berangkat” Ucapku penuh semangat.


“Yah yah tuan putri” Jawabnya.


Aku dan dave berjalan menuju Unit kesehatan. Untungnya saat kami datang dokter yang bertugas sudah datang terlebih dahulu.


Setelah 15 menit Gipss ku pun dilepas. Tanganku sudah kembali seperti sedia kala. tangan adalah harta yang berharga untuk seorang Dokter.


“Trima kasih dokter” Ucapku dengan senyuman.


“Sama sama” ucapnya.


Kamipun keluar dari ruang Unit Kesehatan.


“Trima kasih dave sudah menjaga ku selama 5 hari ini. Mulai hari ini kau tidak perlu lagi mengantar atau menjemput ku oke.”


“Bisakah kita menjadi teman.?”

__ADS_1


“Tidak.!!!. Maaf Dave, Ku rasa aku tidak bisa berteman denganmu.”


“kenapa.??.”


“lima hari bersama saja aku sudah menyakiti hati seseorang. Aku tidak tahu bagaimana sebenarnya bentuk hubungan kalian. Hanya saja dave, yang bisa aku lihat Natalie tulus menyukaimu. Aku juga perempuan Jadi aku bisa memahami perasaannya. Ku harap kamu memberinya kesempatan. Oke. Semangat. Bye Dave”


Setelah mengucapkan itu aku pun pergi berlalu meninggalkan dave yang mematung. Yah, memang harusnya seperti itu atau Natalie akan terus mengangguku.


Medika Health Center


Sampailah kami di rumah sakit. Rumah sakit yang sangat besar, mewah, dan tempatnya dokter dokter terbaik. OMG😍.


Banyangkan sejak semalam aku sudah menyiapkan pertanyaan apa saja yang ingin aku tanyakan pada dokter dokter hebat itu.


Ini adalah pengalaman yang sangat penting dan tidak boleh terlewat. Aku dan kimmy memperhatikan saat dosen dan dokter menjelaskan perihal anatomi.


Secara bergantian kami mengajukan pertanyaan. Dan kami semua pun mendapat jawaban yang sangat memuaskan.


Tangan kanan ku akhirnya bisa bertempur lagi setelah selama 5 hari vakum🤣🤣. Ahh senangnya. menulis catatan bagi seorang calon dokter itu penting.


Aku menyemangati diriku sendiri. Aku harus secepatnya membawa pulang gelar untuk papa. Aku sangat merindukan mereka.


Semangat Cinta. Kelak seragam putih itu akan menjadi milikku... batinku.


Dokter Cinta Laura Kiel.. Dokter bedah Terbaik, Cantik, juga Baik hati😇 Ommo😍 baru ucapan saja sudah membuat jantung berdetak tidak karuan.


hmn...aku menantikan itu. 😎


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2