Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 14


__ADS_3

Author POV


Regan dan cinta pun saling mengejar di tepi pantai. Layaknya seseorang yang sudah saling mengenal lama tanpa canggung tertawa lepas.


Regan yang dingin itu menjadi lelaki yang murah senyum. Walaupun tidak banyak bicara tapi dari tingkahnya seperti seseorang yang sedang kasmaran.


Apakah Pertemuan yang tidak disengaja itu menumbuhkan kenyamanan lalu cinta.??? Yukss baca sampai habis yah😊


Author POV End


“Aku lelah cukup hah...hah...” Ngos ngosan karna berlari mengejar Regan. “Kau tahu kau curang. langkah kaki mu lebar sekali hah..hah..” ucapku sebal lalu merebahkan diri di atas pasir pantai


“Hahaha..... “ tertawa lepas “saya tidak curang kakimu saja yang pendek” Celetuknya dengan santai


“Apa kau bilang???? Kau mengatai kaki ku pendek.?? Cih..... mulut mu jahat sekali Tuan” Kataku pura pura marah lalu berdiri menjauh pergi layaknya adegan dalam sinetron


“Hei... hei...apa kau marah?? Saya hanya bercanda” ujarnya lalu berusaha mengejarku


“Cinta... saya hanya bercanda” Bujuknya


Sepanjang jalan dia terus saja mengoceh dan mengikutiku tak lupa meminta maaf.


Apa dia bilang pendek.?? Untuk ukuran seorang cewe kaki ini sudah termasuk jenjang dan indah. Hmn...🙄 batinku kesal


Sampai akhirnya langkah kaki ku terhenti tiba tiba tak kala melihat dua orang yang sangat ku kenal asik bercanda gurau.


Baru saja ingin melanjutkan langkahku sebuah tangan menarik tanganku sehingga tubuhku mendarat didada bidangnya.


Bruukk......


“Auuu....” Pekikku


“Mau kemana?? Kamu belum menjawab permintaan maaf saya”

__ADS_1


“Heii... lepaskan... kau sungguh tidak sopan tuan, tadi kau mengolok kakiku sekarang kau dengan sengaja menarikku dalam pelukanmu, kau sedang menindas gadis lemah Sadar tidak” Ucapku sebal


“Pertama Jangan memanggil saya Tuan. Saya punya nama. Kedua, yang tadi itu saya hanya bercanda. Ketiga, saya tidak sedang menindasmu. Dan yang keempat.-“ Ucapanya ku potong🤭


“Kau sengaja ingin memelukku kan..?” Ucapku menatap manja kearah matanya. Hmn... rasakan terpesona terpesona deh haha


Nah.. dia diam???.. jangan jangan beneran lagi.?? Aduh lanjutkan ajalah....


“Kau tau regan dari awal aku sangat suka Aroma Parfummu. Sepertinya aku pernah mencium aroma ini sebelumnya tapi aku lupa. Dan juga dadamu ini.....” Kataku mengantung sengaja mengodanya


“Tolong jaga mata Anda Nona” Katanya dengan Nada tegasnya


“Hmn...lihat begitu saja kau marah. Padahal kan kau yang menariku tadi. Aneh sekali!!!” ucapku melepaskan diri dari pelukannya lalu pergi meninggalkan dirinya yang masih mematung.


Aku lantas terfokus kembali pada dua orang yang amat sangat aku kenali. Pelan pelan aku berjalan kearahnya


“Ohhh... Bagusss... Good Job girls.” Suaraku mengagetkan mereka


“CINTA.???????” Pekik kaget keduanya


“Ci..Cinta tadi kami mau pesan makan ta..tapi karna me..mereka berdua ka..kami jadi lu..lupa denganmu” Kata Lisa dengan gagap


“Be..benar cin.” Celetuk keyla membenarkan


“Kalian...Kalian... “Menahan emosi lalu menyemburkanya “YAKKSSSSSSS. KEMARI KALIAN BERDUAAAAA” Teriakku melengking membuat lisa dan keyla berlari menyelamatkan diri


“ampun cin ampun....” Ujar keduanya sambil terus saja berlari


“BERHENTI....!!!! DASAR KALIAN SAHABAT LAKNUT BERHENTI KATAKU” Ucapku dengan suara bak toak terus mengejar mereka


Sedangkan ketiga lelaki yang kami tinggalkan hanya memperhatikan kami berlarian di pantai.


“Gue butuh penjelasan” Ucap Regan tudu point

__ADS_1


“Gak ada yang perlu dijelasin Re. Kita kan gak ganggu lo. Iyakan Ga.??” Jawab Kai meminta dukungan angga


“hmn...Iya Re, kai benar” Ucap Angga


“jangan bilang kalian modusin temanya Cinta.??” Tanya Regan mengintrogasi


“Namanya juga usaha. Emang lo aja yang boleh usaha. Kita berdua juga kali. Lagian keyla dan lisa juga oke..ya kan ga.??” Jawab kai dan lagi lagi meminta dukungan Angga


“hmn... yah begitulah” Ujar Angga


...****************...


Setelah adegan kejar kejaran antara aku, keyla dan lisa akhirnya kami ber 6 memutuskan duduk melanjutkan makan malam yang tertunda.


Regan duduk berhadapan denganku. Keyla duduk berhadapan dengan Kai. Dan Angga duduk berhadapan dengan Lisa.


Hening.....🎵🎵🎵🎵


itulah aura yang terasa di antara kami ber 6. Tidak ada yang memulai obrolan terlebih dahulu hingga suara bersinku membuyarkan keheningan diantara kami.


“Aaachiiii...” aku bersin


Tanpa aba aba, Regan yang duduk didepanku berdiri lalu melepas jaketnya dan memasangkanya padaku


“udara pantai semakin dingin. Pakai ini biar tidak sakit” Ucapnya lembut dengan wajah datar apa dia masih marah


“Ahh.. trima kasih Tu.-“ Belum selesai aku lanjutkan matanya sudah melotot seperti hendak menerkamku.


“hahah maksudnya. Maksih Regan” Kataku dengan sedikit canggung


Lalu makanan pun datang. Kami menikmati makan malam bersama dengan tenang. Ditemani semilir angin juga tiga lelaki tampan yang kami kenal dibali.


Rasanya liburan kali ini akan meninggalkan kesan yang mendalam bagi kami bertiga ahhh tidak mungkin.. masih mungkin yah bagi kami ber enam hihihi.

__ADS_1


Bersambung.....


jangan lupa Like dan votenya yah dear🤗


__ADS_2