
LIKE DAN VOTE KALIAN ADALAH BENTUK DUKUNGAN KALIAN BUAT AUTHOR😇❤
"Tugas Istri Part 1"
********
Author Pov.
Keesokan paginya Semua orang kembali pada kesibukan mereka masing masing. Bekerja dan melakukan tugas seperti biasanya.
Begitupan dengan Cinta, Rutinitas barunya setelah Pulang Honeymon dan resmi menyandang gelar Nyonya Regantara Wijaya adalah menyiapkan kebutuhan suaminya.
Pagi pagi sekali Cinta Bangun setelah itu mempersiapkan kebutuhan suaminya. Mulai dari menyetrika kemeja dan celana kerja Suaminya, memilihkan Dasi, jam, Menyiapkan Dompet, kaos kaki, dan terakhir sepatu.
Setelah semua disiapkan Cinta, Dia lalu keluar dari Walk in closet dan turun melihat apakah sarapan pagi sudah disiapkan.
Tugas Sebagai Istri dimulai...💪
Author Pov End.
“Selamat pagi semua” Ucapku menyapa seluruh asisten rumah tangga kami.
“Selamat Pagi nyonya” Ucap mereka serentak.
“Apa sarapan sudah siap.??” Tanyaku
“Sebentar lagi nyonya” jawab salah seorang pelayan.
“baiklah. Kalau sudah selesai tolong dihidangkan yah. Ah yah, saya minta tolong beritahu semua pelayan yang ada disini untuk berkumpul setelah saya dan suami saya selesai sarapan. Ada yang mau saya beritahu” Kataku dengan lembut.
“Baiklah Nyonya”
“Trimah kasih kalian boleh kembali bekerja”
Aku kembali kekamar untuk membangunkan Regan yang masih tertidur pulas.
Klek... suara pintu kubuka
Aku bersender sebentar didepan pintu memandangi wajah suamiku yang masih dengan posisi tidurnya.
Rasanya masih seperti mimpi. Aktifitasku bertambah sekarang. Biasanya pagiku dimulai dengan mengurus diri sendiri tapi pagi ini aku mengurus seseorang dengan tanganku sendiri.
“Suamimu memang tampan sayang. Tidak usah dipandangi terus” Celetuk Regan
“Loh, Kamu sudah bangun?? Sejak kapan.??” Tanyaku lalu berjalan mendekat kearahnya.
“Sejak kamu membuka pintu. Kemari beri saya Vitamin C” jawabnya sambil menepuk nempuk pinggiran tempat tidur.
“Vitamin C.?? Sebentar sepertinya aku menyimpannya di kotak P3K” aku berkata sambil berjalan menuju kotak P3K
“Bukan Vitamin itu.” Tolaknya
“Lalu vitamin C yang mana.?? Rasanya Vitamin C yah vitamin C🤔” gerutuku
“Kemari dulu baru saya beritahu” Pintanya
Aku menghela nafas lalu berjalan kearahnya.
“Apa.???”
Regan Menunjuk pipinya dengan jari telunjuknya.
__ADS_1
“Aku gak ngerti maksud kamu apaan.? Pipinya sakit.??” Tanyaku
“begitu saja tidak mengerti.😑” Regan ngambek lalu kembali berbaring.
Aku yang melihat tingkah konyolnya pagi ini hanya bisa menahan tawa. Apa coba maksudnya. Aku ini dokter bagaimana bisa mengguruiku soal Vitamin C itu seperti apa.
“Bangunlah Regan. Ini sudah pagi. Bukankah kamu harus kekantor” Kataku sambil mengoyang goyang tubuhnya
“Saya Bosnya. Jadi masuk atau tidak, siapa yang akan melarang.!” Jawabnya dengan mode ngambek
“Oh begitu. Oke TERSERAH BOSNYA SAJA.!!!” Kataku kesal lalu beranjak mandi.
Benar benar menyebalkan. Pagi pagi bikin naik darah aja. !! Batinku.😑
Dikamar Mandi . . . .
Aku mulai membersihkan diri, mengisi bak mandi lalu mencampurkannya dengan Sabun cair beraroma mawar
Entah kenapa akhir akhir ini aku sangat suka aroma ini. Selalu ingin mencium aroma Rose dipagi hari. Rasanya sangat menenangkan.
“Hah.... Benar benar rileks” Gumamku saat memasuki Bak mandi.
Terlalu menikmati aroma dan kenyamanan ini aku justru tertidur. Hingga tanpa sadar sentuhan lembut membuatku membuka mata.
“REGAN.????” Pekik ku
“iya ini saya sayang” jawabnya lembut
“Cih.... sayang... sayang...!! Bukannya 10 menit yang lalu bos besar ini sedang ngambek.!!😏” kesalku
“Maaf. Maksud saya tadi Vitamin C itu Vitamin Cium.” Kata Regan dengan wajah so imut
“Astaga...!! bilang donk dari tadi. Nih Aku kasih Vitamin Cium Muachhh Muachhh Muach Muachh....” Ucapku sambil mengecup Kening, Pipi kiri pipi kanan dan bibirnya
Aku mengendus niat terselubung darinya.
“Jangan serakah sayang. Cepatlah mandi baru kita sarapan. Kamu gak lupa kan acara nanti malam”
“oke oke Nyonya Regantara. Tentu saja tidak lupa. Ayo mandi ayo mandi”
“Iya mandi tapi tolong tangannya dikondisikan Tuan” Kataku dan dia hanya terkekeh.
Meja makan. . . .
Setelah ritual mandi dan bersiap. Kami pun turun bersama saling bergandengan tangan.
Regan menarik kursi untukku lalu dia duduk di posisi kepala rumah tangga. Yah, dimeja yang besar ini baru ada kami berdua. Semoga saja kelak kursi kosong itu terisi dengan anak anak kami😇.
Kami memulai sarapan bersama dengan penuh kehangatan. Setelah sarapan akupun memulai percakapan sebentar sebelum Regan berangkat kekantor.
“Sayang, aku ingin meminta ijin. Bolehkan aku kembali bekerja besok.?” Ucapku
“Tentu saja boleh. Tapi jam praktekmu harus sedikit dikurangi. Saya ingin Kamu sudah ada dirumah sebelum saya pulang kantor. Bagaimana.??” Tanyanya
“ahh... trima kasih sayang. Suamiku adalah prioritas utamaku”
“Baiklah, saya akan mengatur jam kerjamu dengan direktur rumah sakit nanti. Jangan terlalu lelah bekerja. Dan untuk acara nanti malam apa kamu perlu bantuan.?”
“Trima kasih Sayang. Tidak perlu aku yang akan mengatur semuanya. Kamu hanya perlu pulang tepat waktu dan jangan lupa pastikan Angga dan kai juga datang. Oke”
“Baiklah kalau begitu. Saya berangkat kerja dulu dan ambil ini untukmu. Gunakan sesuka hatimu. Ini unlimited jika kurang beritahu saya"
__ADS_1
“Black Card.? Tidak usah sayang. Aku kan sudah punya”
“kau lupa sekarang kebutuhan dan kebahagianmu adalah tanggung jawab saya. Sekarang kamu adalah istriku.”
“Romantis sekali suamiku. Baiklah kartu ini akan aku ambil. Tapi jangan kaget kalau melihat tagihannya yah🤭”
“haha, sangat mengemaskan. Baiklah saya berangkat dulu. Hati hati dirumah. Jika ingin keluar rumah kabari saya terlebih dahulu. Ah satu lagi hampir saja lupa. Mulai hari ini kemanapun kamu pergi akan diantar supir. Untuk yang satu ini tidak ada tawar menawar. Supir itu juga adalah pengawal yang akan mengawal kemana pun kamu pergi. Dia ahli dalam bela diri.”
“Are you Serious.??”
“Yes, 1000 rius. Ini untuk keamanan kamu sayang. Menjadi pebisnis besar tidak mudah. Saya harap kamu mengerti. Tapi sudah saya intruksikan pengawal itu akan menjaga jarak agar aktifitasmu tidak terganggu. “
“Hah... baiklah. Baiklah sayang”
“Baiklah, Saya bekerja dulu. I love you” Ucap regan lalu mencium keningku.
Aku melambai padanya hingga mobilnya keluar dari gerbang rumah. Aku pikir menjadi putri tunggal dari Tuan Alexander kiel adalah sesuatu yang berat rupanya menjadi Istri Dari orang terkaya adalah sesuatu yang Ahhh rasanya Mantaafff😑.
“Okey, Nyonya Regantara wijaya. Sekarang itulah takdirmu terima dan nikmati saja. “ Gumamku lalu Berbalik berjalan masuk.
Dihalaman belakang semua pelayan sudah berkumpul. Ternyata mereka semua tepat waktu juga patuh.
“Selamat pagi semua. Apa semua sudah berkumpul.?” tanyaku
“Selamat pagi nyonya. Sudah semua nyonya” jawab mereka
“Oke. Langsung saja kalau begitu. Mungkin kalian sudah tahu nama saya dari suami saya, tapi saya akan memperkenalkan diri saya secara langsung. “ Kataku dengan senyuman
“perkenalkan nama saya Cinta Laura Kiel. Kalian bisa panggil saya Cinta. Profesi saya adalah Dokter Bedah. Dan untuk waktu sarapan bisa dihidangkan tepat pukul tujuh pagi, dan makan malam setiap jam 7 malam. menunya akan saya tentukan setiap hari.” aku menarik nafas lalu kembali melanjutkan ucapanku.
“ini yang perlu kalian perhatikan . kamar saya biar saya sendiri yang membersihkan jangan ada yang masuk tanpa seijin saya. Kebutuhan suami saya akan saya urus sendiri.”
“Seperti membuat kopi atau teh, dan menyetrika. Tugas kalian hanya mencuci, Membersihkan rumah, mengurus taman, Memasak, dan menjaga keamanan. Saya tidak suka sesuatu yang kotor atau berantakan.”
“Kalau saya butuh bantuan saya akan panggil kalian. Dan terakhir nanti malam akan ada pesta kecil dirumah. Yang datang hanya orang terdekat saja. Tolong disiapkan menunya. Ini daftar menu yang perlu dihidangkan. Kalian lihat dulu apakah bisa memasaknya.?” Kataku sambil membagikan Daftar masakan yang harus dimasak
“Kami bisa nyonya. Tapi sepertinya saya butuh bantuan tambahan pelayan lagi untuk bagian dapur”
“Oh tentu saja boleh. Mbok butuh berapa orang.?”
“Satu saja nyonya. Bolehkah saya memanggil keponakan saya. Kebetulan dia sedang butuh pekerjaan”
“Boleh saja. Nanti tolong jelaskan aturan dirumah ini. Untuk kenyamanan bersama dilarang merokok didalam Rumah. Dilarang mengenakan pakaian terbuka. Jika kalian butuh sesuatu atau ada masalah jangan sungkan untuk menemui saya. Selama kalian bekerja disini kalian saya anggap keluarga saya. Kita saling membutuhkan jadi saya harapkan kerja sama kalian.”
“Oh yah, Karna kebetulan saya dokter. Jika kalian sakit jangan sungkan mencari saya. Gratis apapun keluhanya. Tolong anggap saya keluarga kalian juga. Cukup sekian perkenalannya. Saya ucapkan trima kasih. Kalian boleh kembali bekerja”
“Siap nyonya. Trima kasih banyak”
Setelah mengatakan apa yang harus dilakukan aku pun kembali kekamar. Menghubungi mama dan papa untuk acara nanti malam.
Sedangkan Para pelayan sibuk membahas kebaikan Nyonya mereka.
“kita beruntung yah mendapat majikan yang baik hati. Bahkan Nyonya mengangap kita keluarganya”
“Iya, Tidak ku sangka kita bekerja ditempat seberuntung ini. Tuan dan nyonya benar benar serasi. Nyonya sangat cantik dan tuan sangat tampan. Keduanya bahkan memiliki hati seperti malaikat”
“kamu benar. Selain digaji besar. Kita bahkan mendapat fasilitas pengobatan dari nyonya. Kita harus bekerja yang rajin dan lebih semangat lagi”
“iya benar”
“sudah sudah. Ayo bubar kita harus mempersiapkan acara malam ini”
__ADS_1
Dan para pelayan pun kembali melakukan aktifitas mereka masing masing.
Bersambung....