Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 42


__ADS_3

Keesokan harinya


Pagi Yang mendung pun menghiasi langit ibukota pagi ini. Perlahan Rintik Hujan turun tanpa malu malu lagi.


Walau Cuaca tidak secerah hati cinta pagi ini. Cinta tetap menyambut paginya dengan senyuman.


Setelah merengangkan otot otot ditubuhnya. Cinta pun memeriksa notifikasi di ponselnya. Hal baru yang akan menjadi kebiasaanya mulai pagi ini.


💌 Regan :


Good Morning My love❤. Have’A nice Day.


Itulah isi pesan singkat dari seseorang yang membuat dirinya memeriksa notifikasi sepagi ini.


Cinta pun tersenyum malu bak Anak ABG yang sedang kasmaran. Wajar saja inilah kisah cinta pertama dalam hidupnya.


“Oh ayolah. Kalau begini terus kau akan terlambat Dokter Cinta” Ucapnya bermonolog pada dirinya sendiri.


*****


Sedangkan dikediaman Wijaya


Regan baru saja selesai menyelesaikan olahraga singkatnya. Lalu melirik kearah ponselnya.


Melihat apakah gadisnya membalas pesannya. Namun ternyata notifikasi itu tidak ada.


“Hmn... gadis ini benar benar” Celetuknya mengeleng kepala.


Regan lalu bersiap untuk berangkat bekerja.


30 menit kemudian Regan melangkah menuruni anak tangga untuk sarapan bersama Kedua orang tuanya.


Dimeja makan


“Good morning” Ucapnya dengan senyuman yang masih melekat dibibirnya


“terlihat sangat bahagia. Apakah yang sedang terjadi hmn...” tanya Wijaya


“Haha... saya mendapatkan gadis yang saya cintai. Ini murni usaha saya dan sisanya adalah Takdir kami.” Jawab Regan santai


“Maksudmu nak.?” Tanya sintia


“hmn... Rahasia mah. Ini balasan Regan karna kalian suka bermain teka teki denganku 😂😂” jawab Regan terkekeh.


Setelah selesai sarapan Regan pun berangkat kekantor.


*****

__ADS_1


Sedangkan dirumah sakit,


Terbaring seorang gadis yang sangat menyedihkan. Sepertinya Takdir masih memberinya kesempatan untuk hidup.


Ditemukan dalam keadaan kritis dan kehilangan banyak darah membuat kondisinya sangat serius. Terlambat semenit saja untuk ditangani nyawanya tidak akan bisa diselamatkan


Flash Back On


Krek... suara pintu yang didorong


“Loh nona agnes sudah pulang.?? Pintunya kok dibiarin terbuka. Bagaimana jika ada maling yang masuk.??” Ucap asisten rumah Agnes yang baru saja kembali setelah membeli kebutuhan dapur.


Tanpa curiga sedikit pun asisten rumah itu pun naik keatas kamar majikannya untuk menanyakan apakah Agnes membutuhkan sesuatu.


Baru saja sampai dianak tangga terakhir. Asisten itu menghirup aroma amis yang ia yakini adalah bau darah. Kemudian Perlahan lahan mendekat kearah aroma


“Astaga Nona Agnessss!!!” Teriaknya


Asisten itupun berlari keluar rumah meminta bantuan pada warga yang sekiranya lewat didepan rumah majikannya.


“Tolong tolong tolong majikan saya. Tolong majikan saya berdarah tolong...😭😭” Teriaknya histeris


Tak butuh waktu lama datanglah warga menolongnya. Dan membantu membawa agnes ke rumah sakit


FLASH BACK OFF.


Bahkan tidak ada notifikasi apapun yang isinya menayakan kabarnya. Ataukah keadaanya. Agnes benar benar seorang diri.


Sampailah Cinta di Rumah sakit


Rumah sakit yang sama merawat Agnes. Sampai saat ini cinta belum tahu kabar mengenai Agnes begitupun kimmy


Cinta berjalan masuk dengan sangat elegan. Mengenakan jas putih Dokter membuat Auranya sangat terpancar.


Sekelilingnya ramai membicarakan kedatangannya. Banyak mulut yang bergosip membicarakannya.


“Siapa Dokter itu.? Aku baru saja melihatnya. Apa dia baru disini.? Wajahnya sangat familiar” Tanya Dimas seorang Dokter jantung.


“Iya dia dokter baru disini. Yang aku dengar Dia direkrut langsung oleh Direktur. Namanya dokter Cinta. Dokter Spesialis Bedah syaraf. Kau mengenalnya.??” Tanya orang disampingya


Cinta.??? Apa cinta yang sama yang aku kenal dulu.??? Dia sangat berbeda sekarang. Batin dimas


“Ahh.. tidak, mungkin aku salah orang” jawab Dimas.


Diruangan Cinta,


“Sus jadwal operasi tidak ada perubahan kan.??” tanyaku

__ADS_1


“Tidak dok. Pasien sudah diobservasi organ vitalnya. Ruang operasi sudah siap. Dokter anestesi dan tim Anda sudah siap.” Jawab perawat yang merangkap sebagai asistenku


“Baiklah, pindahkan pasiennya keruang operasi. 5 menit lagi saya menyusul. Tolong disiapkan data pemeriksaan terakhir pasien” pintaku


“Baik dokter. Saya permisi”


Ruang Operasi


Aku pun memakai pakaian OK lalu penutup kepala dan mencuci tangan dengan bersih setelah itu aku masuk kedalam ruang operasi. Asistenku pun memakaikan sarung tangan dan mengikatkan baju kurung ditubuhku.


“Putar Lagunya” Ucapku Pada asistenku. Yah sudah menjadi hal yang biasa setiap kali aku akan melakukan operasi. Sebisa mungkin suasannya akan ku buat setenang dan senyaman mungkin baik untukku timku dan pasienku.


“Oke. Saya akan mulai” Ucapku setelah Pasien selesai dianestesi.


“pencukur rambut” Kataku pada asistenku sembari menyodorkan tanganku


Setelah mencukur rambut pasien. Aku pun menandai bagian mana yang harus kubedah.


“Pisau bedah” kataku menyodorkan tanganku


Dan pertarunganku pun dimulai. Operasi pengangkatan tumor jinak diotak pasien, ku mulai dengan Bismillah.


Leganya. Setelah 3 jam akhirnya operasi selesai.


“Ahh selesai” Ucapku setelah menjahit rapi kulit kepala pasienku


“Silahkan dilanjutkan sisanya. Dan kabari keluarga pasien operasinya berjalan lancar. Setelah selesai pindahkan pasien keruang observasi. Jika terjadi sesuatu segera hubungi saya” kataku memberi tanggung jawab.


“Baik dokter” Jawab mereka.


Akupun keluar dan melepas semua atribut yang ada ditubuhku. Ada perasaan lega di hatiku karna operasi ini berjalan lancar.


Setelah aku kembali steril, akupun pergi ke kantin rumah sakit. Setidaknya aku butuh cofee saat ini.


Setelah membeli cofee akupun kembali keruanganku. Masih ada waktu sebelum praktik dimulai akupun duduk santai.


“update status dulu ahh” gumamku lalu mengambil ponsel disaku jas ku.


Ceklek... suara kamera hape berhasil menangkap 1 gambar.


Aku lalu mengetik status di sosial mediaku lalu menguplodnya bersama fotoku.


"Pagi yang indah juga melelahkan. Semangat untuk seluruh Dokter dimanapun kalian berada. Fighttt😉✌"



Sumber Gambar : Pinterest

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2