
Happy Reading...☺
****
Sementara itu di kediaman Pribadi Regan
Tiga lelaki tampan baru saja sampai dan merebahkan dirinya di sofa. Lelah hati juga lelah kaki. Loh kok bisa tor.????? Yah bisa namanya juga patah hati😁✌.
Bisa aaaeeee lu tor😅😅.
“sumpah gue lapar tapi pewe malas gerak” Ucap Kai masih dengan posisi rebahan di sofa
“Pake daster aja lo sana.!!! Lagak loh udah kek cewe datang bulan. Pewa pewe najiss. Laki apa bukan lo.” Ketus Angga
“Weeiii... santai kanjeng mami. Laki lah gue. Mau gue lihatin entit gue lo hah... nih nih nih” kata kai sambil menyodorkan resleting celananya
“Gila lo da,-“
“DIAM !!!!” Tiba tiba Regan Berteriak. “PULANG LO SANA BERISIK TAU GAK LO!!! SAKIT KUPING GUE DENGER OCEHAN KALIAN.!!!” Ketus Regan dengan penuh emosi
Angga dan kai yang sedang ribut sontak kaget di buatnya. Regan yang dikenal sangat tenang, cuek, santai dan sopan itu tiba tiba membentak dengan nada yang tidak bersahabat.
Regan yang merasa bersalah pun akhirnya meminta maaf lalu pergi masuk ke kamar.
“Sorry, Gue udah bentak kalian. Kalian kalau masih mau disini silahkan aja. Kalau lapar panggil bi jum, kalau mau tidur ke kamar tamu yang biasa kalian pake. Gue kekamar dulu “ Ucap Regan dengan nada dingin lalu berjalan naik kekamar.
Setelah Regan tak terlihat lagi barulah Kai dan Angga mulai bersua tersadar dari kekagetannya
“Dia Regan sahabat Lo kan Kai.??” Tanya Angga
“setelah apa yang mata dan telinga gue dengar, gue jadi Ragu dia Regan sahabat gue. Ehh... sahabat lo juga pea!!!” Jawab Kai
“jangan jangan masih soal cinta?? Gue perhatiin dari cinta Dkk ninggalin bali mood nya berubah ubah sensi banget udah kayak cewe lagi Pms. Benar gak sih.??” Tanya Angga
“kali ini gue setuju sama lo. Regantara Wijaya Falling In love ga wkwkwkwk” Teriak Kai antusias
“kenapa lo ?? Ngolokk.!! Aneh.🙄. Gue malah sedikit khawatir. Lo tau kan ini pertama kalinya Regan suka respeck sama seorang cewe.” Ucap Angga
“Loh aja yang terlalu jauh mikirnya. Udah ah gue laper mau makan dulu. Ikut gak lo.?” Ajak Kai
“ikutlah. Emank lo aja yang laper. Gue juga kali” Jawab Angga lalu memimpin jalan menuju Dapur.
__ADS_1
****
Sore harinya masih dikediaman Regan
Terlihat mobil mewah memasuki pekarangan kediaman Regan. Dan tanpa permisi masuk kedalam.
Siapa lagi kalau bukan Sintia Wijaya. Mamanya Regantara Wijaya. Siapa yang akan melarang nyonya besar masuk kedalam rumah anaknya sendiri.? Author rasa tidak akan ada yang berani hihi.
“Tante.???” Ucap Angga yang keluar dari dapur.
“Eh.. ada angga. Kalau ada angga pasti kai juga ada disini yah.??” Tanya Sintia.
“Oh iya donk tan.. kai yang ganteng ada disini” Ucap kai yang baru saja keluar dari kamar.
“dasar, bocah tengik😂” Ucap sintia sambil mengeleng gelengkan kepalanya. “Regan dimana.??” Tanya sintia yang kini sudah duduk disofa ruang keluarga.
“Ah.. anak tante lagi dikamar. Lagi patah hati tan “ Jawab Kai asal nyablak.
“Patah Hati.??? Maksudnya.??” Tanya sintia bingung sampai melupakan tujuannya datang menemui Regan.
“Patah hati di tinggal cewe yang kami temui di bali tan” Jawab Kai santai.
“What....???????? Anak tante yang gantengnya melebihi Papanya itu di tolak.??? Siapa..siapa perempuan itu??” kesal sintia.
“Cinta.?? Jadi namanya cinta.?? Kok namanya sama seperti anak teman tante sih. Ada fotonya gak.??” Tanya Sintia yang begitu penasaran. Pasalnya cinta juga baru pulang liburan dan akan kuliah.
“Ada donk tan. Kan aku juga ikut kenalan sama temannya. Si angga juga tuh hehe” Celetuk Kai.
“Nah ini dia tan yang namanya cinta. Cantik kan cocok deh jadi mantu tante. Kelihatanya orang kaya tan. Kemarin pas dibali dia dijemput Jet pribadi“ Ucap kai sambil meneguk jus.
Sumber Gambar : Pinterest
“REGAANNNNNNNNNNNNN” Teriak sintia menatap foto di layar ponsel Kai sambil memanggil nama anaknya dengan suara naik 10 Oktaf😁.
“Byurrrrrrrr.....” spontan karna kaget Kai menyemburkan minuman yang baru diteguknya ke wajah Angga yang tepat duduk didepanya.
“So..Sorryy ga gue gak sengaja lima rius✌” ucap Kai memohon pengampunan Angga🙏🙏.
Angga yang double kaget karna teriakan sintia juga semburan Kai hanya bisa pasrah melap wajahnya lalu pergi kembali kekamar.
__ADS_1
Sedangkan Regan yang dipanggil namanya hanya menguap perlahan turun dari kamarnya.
“Apa sih... ???“ berjalan sambil menguap dan belum sadar siapa yang berteriak memanggilnya.
“loh mama.? Kapan datangnya. Yang teriak tadi mama?” tanya Regan saat kesadarannya mulai kembali.
“Regan kamu beneran suka sama cinta.???” Tanya sintia tudu point memperlihatkan foto yang ada di layar hape kai.
“Ha.???Cinta...???” kata regan bingung. Lalu melihat kearah Kai yang berusaha ingin kabur dari pembicaraan ini.
“hehe gue Cuma cerita dikit kok Piss✌” Ucap kai sambil cengir memperlihatkan lesung pipi dan gigi rapinya.
“Jawab mama Regan. Kamu serius suka sama Cinta.???” Tanya Sintia.
“Regan Ditolak mah. Udah Regan lagi gak mau bahas itu dulu” Jawab Regan lesu lalu ikut duduk di sofa.
“Yah sudah kalau kamu bilang gitu. Padahal tadinya mama mau bantu kamu dekat sama Cinta.” Ucap Sintia mengoda Regan.
“ucapan mama seperti mengenal cinta.” Ucap Regan Lalu meneguk jus yang tersedia di meja.
“kalau mama beneran kenal gimana.??” Tanya balik sintia.
“Byurrrrr” kali ini Regan yang menyeburkan Minuman kearah wajah Kai hihi.
“KARMA IS REAL🤧” Meratapi nasibnya lalu Melap wajahnya dan menyusul Angga kekamar.
Regan yang tidak perduli dengan Kai justru duduk mendekat kearah sintia.
“Mama serius kenal cinta.?? Kok bisa.??” Tanya regan penasaran
“hoho bahkan keluarganya mama kenal” Jawab sintia membanggakan diri.
“Mama serius.?? mama gak becanda kan.??” Tanya Regan.
“Buat apa mama bohong. Emank wajah mama kelihatan lagi bercanda. Mama juga tau loh Cinta sekarang ada dimana😎” jawab sintia menyombongkan diri.
“Dimana mah.??? tolong Kasih tau Regan yah😻...” Pinta Regan sok manis.
“Hmn... gak mau ah. Cari tahu aja sendiri” Ucap sintia mengoda Regan lalu beranjak pergi dari kediaman anaknya itu.
“Loh.. loh mah.. jawab dulu kok pergi sih?? Mah mama kasih tau Regan dimana cinta mah.. mama.....??” Teriak Regan namun sintia hanya melambaikan lima jarinya lalu masuk kedalam mobilnya meninggalkan kediaman Anaknya.
__ADS_1
“Astaga kebetulan apa ini..”
Bersambung....