
Happy Reading. jangan lupa Like, komen dan Votenya yah😊
“Waktu adalah kamu. Dan Takdir Adalah Kita”
*******
Keesokan Paginya . . .
Kabar diriku yang tumbang pun sampai ketelinga Keyla dan Lisa. Sudah bisa dipastikan Kamar ranap ku yang tenang ini seketika jadi riuh alias brisik dengan kedatangan mereka.
Klek . . .
Suara pintu terbuka
Terlihat Dua pasang sejoli masuk lengkap membawa parcel buah ditangan mereka.
“Cinta Bagaimana keadaan mu.?” Tanya Lisa.
“Sudah lebih baik. Kalian tau darimana aku disini.?”
“Dasar bodoh.!! Masuk rumah sakit tidak mengabari kami. Untung saja ada kimmy jika tidak kami akan terlihat seperti sahabat yang jahat” Gerutu Keyla
“Hanya tidak ingin merepotkan kalian.” kataku
“Repot apanya. Seperti kami harus melewati bukit dan jalan berlumpur untuk sampai kesini. Huh... jangan berlagak seperti rakyat jelata.” Kesal Keyla
“Enak saja. Aku ini Istri Sultan tahu. Iya kan sayang.?” Ucapku meminta dukungan pada Regan
“Hmn... kamu itu istrinya Regantara Wijaya bukan istri Sultan sayang.” Timpal Regan
Dan mereka semua akhirnya menertawaiku. Aku hanya memelototi Regan. Bagaimana dia ini tidak bisa diajak kerja sama🙄.
Kehadiran lisa dan keyla membuat waktu tidak terasa berlalu dengan cepat. kami saling mengobrol membahas kenangan semasa sekolah lalu membahas seputar kehamilanku yang rentan ini lalu diakhiri dengan pembahasan seputar rencana pernikahan mereka.
Keyla terlihat antusias menceritakan persiapan pernikahan mereka yang akan diselenggarakan empat bulan lagi.
Berbeda dengan lisa yang lebih banyak diam . Raut wajahnya jelas Seperti seseorang yang tidak ingin membahas pernikahan.
Lama kami Berbincang hingga Para lelaki berdehem tanda harus mengakhiri obrolan panjang ini.
“semoga lekas sembuh yah cin. Bumil harus kuat. Mungkin aku bakalan jarang jengukin kamu karna sibuk ngurusin persiapan pernikahan. Gak papa kan.?” Tanya keyla
“it’s oke santai aja. Semoga lancar yah. maaf gak bisa ambil andil dan Makasih udah dijegukin.” Jawabku
"Kesehatan bumil yang terpenting."
“jaga keponakan kita yang cin. Sehat selalu.” Lanjut Lisa
__ADS_1
“thanks Sa. Makasih udah jegukin.” ucapku
Dan mereka pun pulang. Rasanya waktu benar benar berlalu dengan cepat. Kami yang dulu bertingkah konyol dan kemana mana selalu bersama, sekarang sudah mempunyai kehidupan kami masing masing.
Lisa dan keyla yang akan segera menikah, dan aku yang akan segera menjadi seorang ibu. Hah.... rasanya takdir ini sangat adil untuk kami bertiga.
“Sedang memikirkan apa hmn..?” tanya Regan
“Hanya memikirkan waktu dan takdir “ jawabku.
“ Waktu adalah Kamu. Dan Takdir adalah kita” Kata Regan dengan suara lembut lalu mencium lembut bibirku
“mm...Sayang, sudah yah. Nanti keterusan loh. Kita gak boleh berhubungan sampai kehamilanku menginjak 4 bulan”
“Empat bulan.??jadi saya harus puasa selama empat bulan.?” Tanya Regan
Aku tersenyum dan menganguk pelan.
“solo deh😔😔” Gumamnya
*******
Dimobil . . .
“kak,.” Panggil Lisa
“hmn...?” Angga berdehem
“untuk sementara waktu rahasiakan dulu pernikahan kita dari cinta yah. Biar cinta fokus pada kehamilannya.”
“Iya, aku ngerti. Tapi tadi aku sudah kasih tau Regan. Dan Regan juga minta gitu. Kehamilan cinta masih rawan.”
“Iya. Aku takut dia bakalan nanya nanya. Kenapa kita nikah tiba tiba.”
“sekarang fokus pada kita dulu. Sebentar lagi kita sampai”
“emn... apa keluarga kaka bakalan nerima aku.??”
“apapun pilihanku mereka harus setuju.”
“kalau gitu aku mengandalkan kaka” ucap lisa dengan senyuaman.
Empat puluh lima menit berkendara sampailah mereka disebuah mansion yang cukup megah.
__ADS_1
Suara klakson mobil Angga terdengar dan penjaga gerbang pun membukakan pintu untuk mereka.
Terlihat ada beberapa mobil terparkir disana. Mobil mewah dan bermerk kelas atas.
Angga turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk lisa. Ada perasaan gugup di hati lisa. Bagaimana jika Mertuanya adalah salah satu ibu mertua yang ada disinetron. Jahat, Galak dan cerewet.??? . Ah memikirkan kemungkinan itu membuatnya berkali kali meneguk salivanya.
“Sudah siap.??” Tanya Angga
“Tu...tungu kak. Bagaimana penampilanku.??” Tanya Balik lisa dengan suara terbata bata
“cantik dan sempurna.” Puji Angga
Pipi lisa menjadi semerah tomat sekarang. Dua kata sederhana itu membuat rasa gugupnya lenyap seketika.
Mereka melangkah saling bergandengan tangan. Dengan gagah dan berkarisma Angga menuntun setiap langkah lisa
Ada pikiran kotor terlintas dibenaknya. Mengenakan baju saja pesonanya sangat membius bagi siapapun yang melihat. Bagaimana jika dia tidak mengenakan sehelai benang pun.?? Mungkin saat itu juga jantung akan melompat dari tempatnya😂😂.
“jangan menatapku begitu.?”
“Ah.. apa aku ketahuan.??”
“Haha... pikiran kotor mu tercetak jelas dikeningmu. Saat datang bulan mu selesai aku akan menerkammu. Tunggu saja”
Blush . . . .🙈
“Memangnya aku ini seekor mangsa.?”
“yah. Kamu mangsaku diatas tempat tidur. Tugas mu melayaniku sampai aku puas”
“ih... apaan sih.-“ Ucapan Lisa diintrupsi seseorang
“Angga.?????” Pekiknya
Angga dan lisa pun fokus kearah suara itu. Terlihat wanita yang masih terlihat cantik berlari kearah Angga dan memeluknya membuat genggaman tangan angga dan lisa terlepas.
Bersambung......
__ADS_1