Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 102


__ADS_3

Jangan Lupa setelah baca Like Komen dan Votenya yah dear😊.


"Tidak Adil"


 


...****************...


 


Author Pov.


 


Terang berganti gelap . . .


Udara hangat berganti rintik hujan. . .


 


Tidak begitu deras namun Angin yang berhembus cukup menganggu perjalanan pulang ketiga Pria tampan siapa lagi kalau bukan Regan, Angga dan Kaisar.


 


Pekerjaan mereka hari ini begitu menyita waktu. Berniat menyelesaikan dengan cepat tapi keadaan tidak bisa ditebak.


 


Ada beberapa hal yang terjadi tanpa mereka rencanakan. . .


 


Cuaca buruk ini membuat Regan Kai dan Angga memutuskan pulang membawa kendaraan mereka masing masing.


 


Pesan singkat dari pasangan mereka, membuat Ketiganya berkendara  dengan pelan dan hati hati.


 


Setelah berkendara selama satu jam lamanya, Ketinganya pun akhirnya sampai Dengan selamat.


 


 


Author Pov End.


 


 


Setelah kimmy dan lisa pulang aku kembali ke kamar. Membaca buku lalu ketika jenuh datang ku nyalakan TV.


 


Tanpa sadar aku tertidur. Tidak tahu berapa lama aku tertidur, namun aku terbangun saat merasakan hawa angin berhembus sangat kencang.


 


Aku beranjak dari tempat tidur lalu menutup jendela dan tirai otomatisku. Tak lama berselang hujan turun membasahi bumi.


 


 


“hmn... Kapan Regan sampainya.?? Aku lapar😭 “  Gumamku


 


Aku kembali baring diatas tempat tidur. Baru saja memejamkan mata terdengar suara mobil berhenti didepan rumah.


 


Dengan senang Aku pelan pelan turun dari tempat tidur untuk menyapanya.


 


Krek . . .


suara pintu kamar yang kubuka.


 


Aku berjalan dengan hati hati menuju pinggiran sisi pembatas tangga. Untuk melihat kebawah apakah Regan sudah masuk kedalam rumah.


 


 

__ADS_1


Dengan jelas terlihat Lilis berjalan dengan cepat membukakan pintu. Dahiku sedikit merengut. Dijam seperti ini dia belum tidur?? apakah hanya untuk membukakan pintu untuk suamiku.??🤔


 


Tunggu., Bukankah tadi sore sudah ku jelaskan, tidak perlu menunggu regan. Karna regan punya kunci  cadangan.??


 


Hmn. . . 😑


 


Aku menarik nafas dalam dalam . . .


 


“Sayang apakah dia berniat merebut papa dari kita.??” Gumamku pelan sambil mengelus perutku


 


Aku kembali memfokuskan pandaganku pada dua orang yang sedang berbincang dibawah.


 


“Selamat malam Tuan. Apa tuan mau di buatkan teh hangat.?” Tanya Lilis


 


“Tidak perlu. Apa istri saya sudah tidur.??” Ucap Regan


 


“Aku disini sayang...”  jawabku dengan suara lantang.


 


Regan Yang mengalihkan pandangannya kearahku sontak berlari dengan cepat menuju anak tangga untuk menemuiku.


 


Sedangkan Mataku masih tidak lepas memandang kearah lilis. saat melihatnya Ada perasaan tidak nyaman dalam hatiku.


 


Entahlah ini seperti perasaan takut milikmu direbut orang lain Hmn . . .🙄


 


 


“Aku tidak bisa tidur. Aku dan anakmu lapar. Tapi sepertinya papanya tidak peduli.!!!”  Kesalku.


 


“Hey.. kenapa bilang begitu.? Siapa yang tidak peduli. Apa kamu lapar.?? Ayo saya temani makan. Mama dan jagoan papa Mau makan apa.?” Ucap Regan dengan senyuman.


 


“Hmn. . . 🙄” jawabku hanya berdehem


 


“Istriku yang cantik ini mau makan apa.?? Biar papa yang siapin.??” Godanya


 


“jangan mengodaku Regan.”  Gerutuku


 


Dia tetap saja tersenyum dengan tampannya. Bagaimana aku bisa lama lama marahnya sih🙄


 


“Oke oke. Hentikan Regan. Gendong dulu baru aku bilang aku mau makan apa.??”  Pintaku


 


“Dengan senang hati” Jawabnya.


 


Sesuai permintaanku Regan mengendongku dengan pelan. Kali ini kami menuruni tangga melalui lift.


 


Sesampainya Di bawah, lilis masih berdiri diposisinya. Oh... jadi sejak tadi dia melihat tingkah kami dari bawah.


 

__ADS_1


Hmn . . .😑


 


“Jadi Istriku yang cantik ingin makan apa.?” Tanya Regan


 


“Mau makan salad buah. Saladnya sudah ada dikulkas. Tadi siang aku buat sama kimmy dan lisa” Jawabku


 


“Biar Saya ambilkan yah Tuan.??”  Tiba tiba lilis bersuara


 


“tidak perlu. Kamu kembali saja beristirahat ini sudah malam. Biar saya yang ambil buat istri saya” Regan berkata dengan Aura Dingin


 


Aku yang mendegar itupun menoleh kearah Regan. Ah.. pantas saja sejak dia datang aku merasa gaya bicaranya ada yang aneh. Setidaknya dia belajar bagaimana harus bersikap.


 


Memikirkan itu tiba tiba jadi teringat dengan Agnes. Apa kabarnya yah dia sekarang.????


 


Beberapa saat Setelah lilis pergi Regan kembali membawa Salad buah.


 


“Salad buah datang.😊” Regan berkata dengan senyuman tampannya


 


“trima kasih sayang. Ayo gendong lagi” Pintaku


 


“Loh saladnya gak dimakan.?”  Tanyanya


 


“Makannya dikamar aja sayang . kamu harus ganti baju juga” Kataku


 


“Oho.... apakah ada udang dibalik batu.🤔???”


 


“Hmn... 🙄 stop papa. Kondisikan Otak papa. Ayo gendong, mama sama ade sudah lapar”


 


“Yah... kirain. Cuacanya cocok sayang. Hehhe”  Goda Regan lalu mengendongku untuk kembali kekamar.


 


 


Sedangkan tanpa cinta dan Regan sadari, seseorang sedang memperhatikan kemesraan mereka.


 


“kenapa Hidup nyonya cinta terlalu sempurna.?? Sedangkan aku.??🤐”  Batin Lilis.


 


 


 


Bersambung . . .


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2