
Sebelum Baca Like dan Vote Author yah. Biar Author semangat nulisnya. trims✌
******
Semua Orang Larut dalam pesta pengangkatan Regan. Disana nampak pula Papa nya Cinta, Tuan Alexander Kiel.
“Selamat Wijaya, Penerus mu luar biasa” Puji Alexander
“Trima kasih Alex, saya pikir kamu tidak akan datang. Oh yah mari kuperkenalkan pada calon mantumu haha”
“Hahaha” Alexander ikut tertawa
Wijaya pun membawa Alex untuk berkenalan dengan Regan.
“Regan, Perkenalkan Ini sahabat papa. Alexander Kiel” Ucap wijaya memperkenalkan sahabatnya.
“Selamat Atas pengangkatanmu Regan, Tidak terasa waktu cepat berlalu.” Alexander berkata dengan sangat berwibawah.
“Trima kasih Om. Om benar sekali. Waktu juga membuat orang berubah, termasuk saya.” Ucap Regan dengan Aura yang dingin.
Yah selama 8 Tahun ini banyak hal yang telah berubah termasuk Regan.
“Oh yah Lex, saya dengar Putrimu akan kembali dari London. Selamat untuk mu juga. Putrimu sangat membanggakan.” Ujar Wijaya
“Trima kasih. Yah setelah 8 Tahun akhirnya putriku mau pulang juga. Hahaha” Celetuk Alex dengan nada yang santai
“Berarti sudah saatnya kita membahas perjodohan Anak kita lex, bagaimana Regan Kamu setuju tidak papa jodohkan dengan Putrinya om Alex.??” Tanya Wijaya dengan nada mengoda
“Tidak mengurangi Rasa Hormat saya pada papa dan om. Tapi saya sudah memiliki kekasih itu disana” jawab Regan menolak dengan sopan lalu menujuk salah satu tamu undangan yang ada dipesta
“apa maksud mu Re.-“ Alexander mengintrupsi Ucapan Wijaya
“Tenanglah, tidak apa. Mungkin kita hanya berjodoh dalam bisnis.” Ucapnya dengan tenang.
“saya salut dengan keberanianmu Regan. Kalau saya boleh jujur, Saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama untuk menjodohkan putri saya dengan laki laki yang sudah memiliki wanita dihatinya. Saya tidak marah. Justru Saya bertrima kasih karna penolakkanmu.” Alexander berkata dengan sekilas senyum.
“baiklah, Wijaya saya harus pulang. Putriku akan marah jika saya tidak menyambutnya, kau tahu kan Perempuan jika marah sulit dibujuk” canda Alex sedikit mencairkan suasana
“Baiklah, Alex. Tolong maafkan saya. Saya akan berusaha membujuk Regan” Ucap Wijaya merasa tidak enak
“Tidak Wijaya. Anak kita akan terluka jika ini diteruskan. Saya sudah menerima keputusan Regan. Ini tidak merubah apapun. Kita tetap bersahabat” Ujar Alexander menepuk Bahu wijaya lalu beranjak pulang.
Wijaya memandangi kepergian Alexander dengan rasa tidak enak dihati. Ini diluar perkiraannya.
“Regan, papa hanya akan bilang kamu akan menyesali Keputusan mu hari ini” Ucap Wijaya lalu meninggalkan pesta.
Tidak pah, Regan tidak akan menyesali keputusan Regan. Batin Regan.
__ADS_1
******
Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta
Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 waktu jakarta. Jet pribadi yang kami tumpangi mendarat dengan sempurna.
Aku dan kimmy pun turun dan berjalan menuju pintu kedatangan. Seperti kata mama, Yang menjemput kami adalah Pak Mun.
Entahlah, ada apa ini dengan mama dan papa. Anaknya pulang setelah 8 tahun bukannya disambut malah... ahh sudahlah nanti saja aku tanyakan langsung.
“Non Cinta” Teriak pak mun memanggil
“Pak mun” Ucapku melambaikan tangan. “Ayo kesana kim” Ucapku menarik kimmy ke arah pak mun
“Nona apa kabar. Sehat sehat kan non” Tanya pak mun
“Pak mun lihat. Cinta sehat sehat aja pak. Pak mun apa kabar.?” Jawabku
“Alhamdulilah sehat non. Oh yah non ini siapa non.?” Tanya pak mun
“Oh ini teman nya cinta pak Namanya kimmy. Kim kenalin ini pak mun” jawabmu memperkenallan mereka
Setelah sesi perkenalan kami pun berpisah didepan bandara. Kimmy memutuskan pulang sendiri karna rumah kami berlawanan arah.
Sepanjang jalan, aku perhatikan banyak hal telah berubah. Banyak bangunan baru berdiri. Rasanya senang bisa kembali ke negara ini.
Aroma ibukota yang sangat aku rindukan, Kemacetannya ah, Inilah rumah yang sesuguhnya.
Terlihat mansion gelap gulita, sepi seperti tidak ada penghuninya. Tumben pikirku. Mansion sepi pun harusnya lampu lampu tetap menyala.
Apa mungkin papa sudah bangkrut sampai membayar tagihan listrik saja tidak mampu.?? Ahh gak mungkin buktinya jet pribadi dan mobil mewah ini masih bisa aku gunakkan.
Lah trus kenapa.?? Ada apa.??
“Pak kenapa mansion gelap gulita.? Apa ada pemadaman listrik.?? Tapi rumah tetangga listriknya nyala” Tanyaku
“Tidak non, Listrik dimansion Sedang dalam perbaikan. Tadi pas bapak jemput non petugasnya masih mencoba memperbaiki” jawab Pak mun
“Oh... gitu, yah udah bapak bawa masuk koper koper saya yah. Saya masuk duluan” Ucapku lalu turun dari mobil
Tanpa ada curiga sedikitpun aku perlahan jalan dengan bantuan cahaya dari ponselku.
Tiba tiba....
📲 You Got Me Feeling like a Pscyho...Pscyho...
“Astaga astaga....” Kagetku nyaris saja hape ku jatuh
__ADS_1
Laki laki ini juara satu kalau soal mengagetkan orang, batinku
“Halo.. kau selalu saja mengagetkanku dave🙄”
“Baru saja sampai. Ini sudah didepan pintu rumah”
“Yah,yah... bekerjalah bye dave”
Tut...tut... panggilan berakhir
Aku lalu membuka pintu secara perlahan,
“Mama cinta Pu...-“
“SURPRISE🎉🎉🎊🎊 📣📣📣🎺🎺🎺🎺🥁🥁”
“Oh My God😯” Kaget. Aku kaget seriuz sumpah. Ini kenapa marcing band ada disini.
“Selamat datang Anak mama”
“selamat datang nona cinta”
“Selamat datang sahabatku”
Dengan mata berkaca kaca, dan kaget yang campur menjadi satu aku akhirnya menumpahkannya dalam bentuk tangisan
“Astaga kalian☹☹ semua menyiapkan ini untuk menyambutku.??” Aku terkagum
“Yah, buat siapa lagi. Lama banget sih sekolahnya. Kita pikir lupa pulang kamu cin” Celetuk Lisa
“Beg*. Gimana mau lupa ini kan rumah ku. But, thanks girls i miss you so much” kataku lalu memeluk Lisa dan keyla bergantian
“I miss you Too Dewi SHS” Ucap lisa dan keyla bersamaan.
“Hahahah😅😅😅” Kami bertiga tertawa bersamaan mengigat bagaimana julukan dewi SHS bisa muncul.
Setelah berpelukan dengan mereka aku melihat kearah mama.
“Hay mom. I miss You so much” Kataku lalu memeluk mama yang sepertinya tidak nampak menua.
“Anak mama sudah pulang. Cinta gak akan ninggalin mama lagi kan sayang”.
“Akan cinta usahakan yah hehehe” Candaku.
“papa dimana mah.?” Tanyaku
“Papa disini nak” Ucap papa yang baru saja datang.
__ADS_1
“Papa.......” ucapku berlari kearah papa
Bersambung.....