Dokter Cinta Tuan Muda

Dokter Cinta Tuan Muda
Bab 90


__ADS_3

Happy Reading Guys😊. jangan Lupa like dan Votenya yah🙏


"Love is You"


*******


Author Pov.


Waktu waktu sulit telah berlalu. Seseorang telah membayar mahal atas semua rencana liciknya.


Goncangan besar juga rasa malu yang diterima Keluarga Utama berhasil dilalui berkat pertolongan Wijaya Corp.


Yah siapa yang tidak mengenal perusahan raksasa itu, keadaan bisa berbalik hanya dengan satu kata saja.


Jadi, bukanlah hal yang sulit membungkam pihak pihak yang tidak bisa diajak bekerja sama.


Walau bagaimanapun Bisnis tetaplah Bisnis. Yang kuat akan memegang kendali. Sedangkan yang lemah akan mengikuti.


Author Pov End.


Cuaca Dilangit pagi ini sangat cerah. Bahkan, burung yang terbang sangat jelas terlihat di langit biru.


Honeymoon yang dijadwalkan dua minggu akhirnya berakhir dengan indah.


Aku dan Regan kembali bersiap siap karna Jet pribadi kami sudah menunggu di bandara.


“apa semuanya sudah siap sayang.?” Tanya Regan


“Sudah sayang. Ayo berangkat” jawabku


Aku dan Regan melangkah keluar dari kamar hotel. Tangan yang lebih besar dari telapak tanganku mengenggamku dengan sangat lembut. Tangannya sangat hangat❤


Wajah tampan itu tersenyum hangat kearah ku. Melihat itu, membuat otakku traveling kemana mana.🤭🤭


Andai yah andai, Jika memiliki seorang anak laki laki akankah dia setampan Daddy nya.? Oh my God.😮 Daddy.? Membayangkannya saja membuat jantungku berdebar debar🙈


“Apa yang sedang kamu pikirkan.?” Tanyanya tiba tiba


“ha...? Bukan apa apa. Hanya sesuatu yang lucu” jawabku


“Hmn... benarkah.??” Kali ini Regan Bertanya sambil merangkul erat pinggangku. Dia ini semenjak honeymoon suka sekali membuat gerakan tiba tiba.


“lupakan. Itu hanya sesuatu yang lucu. Ayoo cepat mereka sudah menunggu kita Regan” Gerutuku


Dan Regan pun menurut tanpa bertanya lagi. Hah... sepertinya mood ku akhir akhir ini sangat buruk. Marah tiba tiba, Happy tiba tiba, dan menangis tiba tiba. Aneh.!! Sepertinya aku sudah terlalu lama liburan.


Perjalanan kembali ke ibu kota tidak memakan waktu yang lama. Yah, kenyamanan hidup dengan fasilitas rasanya sangat memudahkan aktifitas😉


Didepan bandara Sudah ada yang menunggu kedatangan kami. Aku tersenyum menoleh kearah Regan, dan dia hanya mengangkat kedua bahunya. Tanda itu bukan idenya.


waktu dua minggu membuat ku merindukan semua orang dekatku. Pelukan hangat dan senyum bahagia semua kudapatkan tanpa harus memintanya.

__ADS_1


Ini adalah salah satu anugrah dalam hidupku. 😇


Setelah melepas rindu kami semua berpisah. Para orang tua sepertinya tahu bahwa kami lelah dan masih menginginkan waktu berdua saja.


Mereka semua kan pernah muda🤭.


Aku dan Regan kembali melanjutkan Perjalanan kami. Yah, kali ini aku tahu dia pasti membawa ku kerumah masa depan kami.


“sayang aku mengantuk. Aku ingin tidur” gumamku dengan nada manja


“Tidurlah,” Ucapnya sambil mengusap lembut rambutku.


Dan aku pun perlahan terlelap dan tertidur sangat pulas.


*******


Keesokan Harinya . . .


Aroma Mawar membangunkanku dari tidur pulasku. Rasanya aku benar benar tidur seperti orang mati. Sampai sampai tidak sadar aku sudah terbangun diatas tempat tidur.


Ah.. Tidak tidak ini salah Regan. salah dia tidak membangunkanku😑.


Aku amati dengan seksama setiap sudut kamar ini. “Sangat indah” itulah dua kata yang keluar dari mulutku.


bagaimana tidak indah. posisi tidur tepat mengarah kearah Sebuah Bingkai foto Besar. Foto pernikahan ku dan Regan. disana aku sangat cantik. itu tidak bisa dipungkiri. 🤭


setelah itu, Aku turun dari tempat tidur lalu berjalan kearah balkon.


Mataku disuguhi hamparan bunga mawar dengan beraneka warna. Pertanyaannya sekarang siapa yang menanam bunga mawar disana.? Rasanya saat kesini dulu tidak ada taman bunga mawar itu.??


Regan kah.? Kalau benar dia aku akan sangat bertrima kasih padanya.


Hmn.. Bangun pagi tidak mendapati Regan disisiku bukanlah hal yang baru. Kebiasaanya setiap pagi adalah membuatku mencarinya.


Sepertinya masa kecil Tuan Muda Itu sangat Suram. Bermain petak umpet diusia tuha apa lagi kalau bukan masa kecil kurang bahagia😂.


Astaga, kamu berdosa sekali cinta....😋


Ku lanjutkan langkahku mencari keberadaan Suamiku. Ku buka pintu lalu menuruni tangga.


Tunggu . . . .!!


Sejak kapan tangga dan keramiknnya berganti warna?? Cat Rumah juga interiornya berbeda🤔.


Dengan wajah kebingungan ku langkahkan saja kakiku hingga keujung anak tangga. Dan benar saja ini rumah yang berbeda. ini bukan rumah yang dulu pernah aku datangi.


tiba tiba pikiran Jelek melintas di kepalaku. sontak itu membuatku menutup mulutku.?? aku bertanya tanya Ini rumah siapa.?? Kenapa aku bisa ada disini.?


benar benar tidak ada ingatan mengenai rumah besar ini. aku berusaha mengingat kembali mulai kedatanganku, turun dari jet, diluar bandara sampai tertidur dimobil . Nihil Benar benar tidak ada gambaran apapun.


FIX . . . AKU DICULIK INI MAH😭

__ADS_1


“REGAN......” aku spontan berteriak.


Sayangnya sang empunya nama tiidak kunjung datang. Yang datang kehadapanku justru para pelayan.


“ada apa nona.??” Tanya mereka


“I..ni ini dimana.?? Tanyaku


“tentu saja di kediaman nona dan tuan muda.??” Jawab salah satu dari mereka


“si..siapa tuan muda kalian.??” Tanyaku


Belum sempat mereka menjawab. Suara bariton yang sangat ku kenal menggema dibelakangku.


“Saya” celahnya


Semua pelayan menunduk hormat. Aku pun berbalik kearahnya.


“REGAN.????” pekikku


“Good morning Beby.” sapanya


Aku yang entah kenapa jadi melow bak anak itik kehilangan induknya terduduk dilantai lalu menangis


“Hikss...hiksss....hiksss... “


“Loh, loh kenapa menangis” Regan Mendekat lalu menyuruh pelayan pergi.


“kamu ngerjain aku. Aku takut. Bangun ditempat asing gak ada kamu hikss...hikss😭 aku pikir aku diculik tau gak hikss...hikss..” kataku sambil menangis


“Hahahah astaga sayang siapa yang berani menculik istri Regantara wijaya.” tawa Regan pecah. fix dia menyebalkan.!!😑


“Kau tertawa.? Aku menangis dan kau tertawa hah???” Umpatku😤


“Eh... bukan begitu sayang. Sejak kemarin tidurmu sangat lelap saya tidak berani membangunkan kamu. Dan untuk pagi ini saya minta maaf, saya bangun lebih dulu untuk berolahraga. Maaf yah, Mau kan memafkan saya??”


“Cih.... enak sekali sudah menertawakan aku lalu meminta maaf. Tidak mau!!” ucapku bersedekap dada.


“Yah sudah jika tidak mau memafkan saya. Terpaksa salad buah nya saya yang makan”


“Salad buah.? Buatanmu.?” tanyaku dengan mata berbinar


“Yah tentu saja. Buatan tangan suamimu sayang”


“Baiklah kau yang memaksa yah. oke aku maafin. Jangan diulangi lagi. Dan ingat kamu berhutang penjelasan soal rumah ini” Ucapku manja


Dan regan hanya geleng geleng kepala melihat perubahan moodku yang seperti roolcoster ini.


“Siap Nyoya Wijaya.” Regan berkata sembari memelukku.


Lagi pula, salad buah buatan tangannya memang enak. Tidak boleh dilewatkan.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2