
Mas Ronald, mas Ronald tidak mau untuk menjumpai dokte Luisa?"
Rico yang kini sudah mengerti bahwa ada sesuatu hal antara Ronald dan Luisa, segera mengatakan hal tersebut.
"Tidak perlu, nanti malam aku akan makan malam bersama dengan dokter Luisa, Rico apakah kau sudah menyiapkan tempat terbaik untuk nanti malam?"
"Ya mas, saya sudah menyewa ruang VVIP di restoran Jepang di pusat kota, dari Informasi yang saya terima, dokter Luisa sangat menyukai makanan Jepang."
"Bagus Rico, terima kasih untuk setiap pekerjaan mu yang tidak pernah mengecewakan."
Dan setelah Ronald mengatakan hal tersebut Rico langsung keluar dari ruang kerja Ronald.
Hari ini semua sibuk dengan aktivitasnya masing - masing tak terkecuali Luisa yang baru saja kedatangan Jovan.
Dengan cepat Luisa mengatur kamar baru untuk Jovan dan segera mencari rumah sakit terbaik untuk pengobatan rutin Jovan.
"Selamat malam dokter Luisa, apakah anda sudah lama menunggu ku?"
Menjelang malam Luisa yang sudah di informasikan tempat makan malam segera meluncur ke restoran Jepang tersebut dan langsung menunggu kedatangan Ronald.
"Selamat malam pak Ronald, tidak terlalu pak."
"Syukur lah jika seperti itu."
Ronald yang menggunakan kursi roda meminta pelayan untuk membantunya mendorong kursi roda tersebut sampai ke tempat yang telah di pesankan oleh Rico.
__ADS_1
"Terima kasih sudah mengundang saya makan malam di tempat ini pak Ronald, merupakan satu kehormatan bagi saya ketika CEO terkenal seperti anda mengundang saya."
Ronald tersenyum dengan ucapan Luisa.
"Makanlah Luisa, semua makanan yang tersedia ini khusus aku pesankan untuk mu."
"Terima kasih pak Ronald."
Dan malam hari itu terjadi makan malam dengan beberapa obrolan ringan antara Ronald dan juga Luisa.
Ronald sengaja tidak menyinggung tentang siapa diri Luisa sebenarnya, karena Ronald malam ini ingin mengenal Luisa lebih dekat lagi
Sementara itu di lantai yang lainnya, nampak satu wanita cantik duduk seorang diri sambil menikmati makanannya.
Beberapa laki - laki menghampiri Katherine yang saat ini sedang duduk sendiri sambil me nikmati makanannya.
"Bagaimana apa yang kalian dapatkan hari ini?"
"Ini dokter."
Satu orang laki - laki memberikan ponselnya yang berisi beberapa foto yang saat ini Katherine butuhkan.
"Jadi benar saat ini mereka sedang menikmati makan malamnya di lantai satu?"
Dengan cepat para laki - laki itu menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"Lalu informasi apa lagi yang kalian dapatkan?"
"Kami melihat satu anak kecil pagi ini keluar dari dalam rumah dokter Luisa."
"Anak kecil?"
"Ya dokter Katherine, menurut sumber informasi yang kami terima anak kecil tersebut adalah putra kandung dokter Luisa."
Katherine yang mendengarkan informasi tersebut langsung mengernyitkan dahi.
"Putra kandung? kau yakin ini sumber informasi yang terpercaya bukan? karena selama ini kita semua tau bahwa dokter Luisa itu belum menikah."
Katherine yang masih tidak percaya dengan informasi yang dia terima mencoba menanyakan kembali.
"Saya jamin sumber informasi yang kami dapatkan ini sangat terpercaya."
Dan setelah itu laki - laki tersebut membisikkan satu nama ke telinga Katherine.
"Bagus, jika memang seperti itu, tidak dapat di ragukan lagi bahwa informasi yang kalian terima itu benar."
"Jadi kalian tau apa yang harus kalian lakukan saat ini bukan?"
Dengan tersenyum sinis Katherine mengatakan hal tersebut kepada para laki - laki yang saat ini berdiri di hadapannya.
"Kami mengerti dokter Katherine."
__ADS_1