
Diana menjalani kehidupannya seperti biasa meski belum sepenuhnya melupakan mantan kekasihnya tapi dia lebih kelihatan jauh lebih baik
" Na gua lapar kantin yuk, gua traktir deh " ucap Elena
" em ayokk,,,, tapi aku bayar sendiri aja El hehe " ucap Diana
" oke "
Mereka berdua sampai dikantin kamlus dan memesan makanan
" huh laper banget dari tadi gua tuh sebenernya, jamnya pak keller itu kayak lama banget tau " ucap Elena
" hhh emang kalau sama dosen yang gak disuka kan biasanya jamnya lebih kerasa lama padahal mah sama aja kayak dosen dosen lainnya " ucap Diana
" iya sih, btw makasih ya Na tadi lo bantuin gua kalau gak entah bagaimana gua jadinya sama dosen killer itu hehee " ucap Elena
" oh iya sama sama El yaudah makan gih tadi katanya laper " balas Diana
" lo juga tuh makan yang banyak hehee " ucap Elena
Setelah selesai makan mereka menuju kekelas untuk pelajaran selanjutnya
" el aku ke toiled dulu ya kamu masuk duluan aja " ucap Diana
" oh ya udah aku duluan ya " ucap Elena
Diana menuju kekamar mandi setelah selesai dia bergegas pergi kekelas karena kelas akan segera dimulai
Brugg... ( suara buku jatuh )
" maaf maaf aku gak sengaja " ucap seseorang
" iya gak papa kok "
" sini aku bantuin ambillin " ucap seseorang lalu membantu mengambil buku Diana
" ini..... " ucap seseorang
Diana megangkat kepala untuk melihat seseorang itu dan betapa terkejutnya dia
" kamu.... " ucap Diana
" ohh kamuu.... Apa Kabar kita ketemu lagi " ucap seseorang sambil memberikan bukunya diana
" baik, makasih udah nolongin aku " ucap Diana
" ahhh.... Gak usah bilang makasih itu kan salahku nabrak kamu " ucap seseorang
" makasih buat yang kemarin, makasih kamu udah mau nolongin aku dicafe itu " ucap Diana
" ohh waktu dicafe.... Santai aja kali aku juga gak banyak bantu kok " ucap seseorang
" kenalin nama aku Doni " ucap Doni mengulurkan tangan
" Diana " ucap diana membalas uluran tangan doni
__ADS_1
" oh ya udah ya don, aku masih ada kelas lagi nih maaf ya gak bisa lama lama "
" oh ya udah, lagian aku juga masih ada pekerjaan "
Diana segera meninggalkan Doni dan menuju kekelasnya
" ya ampun Na lo darimana aja lama banget ketoilednya " tanya Elena
" maaf el tadi ada sedikit masalah " jawab Diana
" masalah apa? " tanya elena
" ah masalah kecil kok hehee, itu ada apa pada ngomongin apa sih " tanya Diana
" ohhh ituu katanya ada dosen baru buat gantiin pak hasan jadi mereka ada yang seneng ada juga yang sedih "
" lho pak hasan udah gak ngajar lagi ? " tanya Diana
" iya... Dan rumornya sih katanya Dosen yang gantiin pak hasan itu masih muda dan ganteng hehe " ucap Elena
" ihh mulai lagi deh kamu El kalau sama yang ganteng ganteng " ucap Diana
Dosen baru itu memasuki kelas , Diana dan Elena masih sibuk menggoda satu sama lain
" selamat siang semuanya, Perkenalkan nama saya Doni Prasetyo wijayanto, panggil saja pak pras saya dosen yang akan menggantikan pak hasan " ucap doni
" ganteng bangetttt...... "
Diana menoleh ke dosen baru itu dan betapa terkejutnya dia setelah melihat siapa dosen barunya itu
" masak perkenalannya cuma segitu sih pak gak asyikkk nih " ucap salah satu mahasiswi
" kalau ada petanyaan silahkan tanyakan sebelum saya memulai pelajarannya " ucap Doni
" bapak udah punya pacar ? " tanya mahasiswa
" tipe cewek bapak kayak apa? " tanya mahasiswa lain
belum sempat menjawab tapi para perempuan itu memberi pentanyaan tanpa henti membuat doni tersenyum
" saya akan jawab pertanyaan yang menurut saya pantas untuk dipertanyakan dan masalah pripadi saya, saya rasa saya tidak perlu menjawab " ucap Doni tersenyum
" yahhh pelit banget sihhh " ucap mahasiswi
" ya pak pras kan ganteng pasti punya pacar lah makanya gak mau jawab " ucap mahasiswi lain
" ya patah hati dong guaaa "
Mereka mengikuti pelajaran Doni dengan tegang pasalnya Dosen itu bisa bersikap lucu dan bisa bersikap tegas saat mengajar membuat semua mahasiswa dibuat menciut karenanya
" baiklah sampai disini pelajaran saya sampai ketemu besok " ucap Doni
" ahhh akhirnya selesai juga,,, gilaaaaa tegang banget gua percuma ganteng kalau ngajarnya gini terus bisa stres gua " ucap mahasiswi
" El aku duluan ya mau ketoko " ucap Diana
__ADS_1
" mau gua anterin? " tanya Elena
" ah gak usah aku bawa montor " ucap Diana
" em yaudah "
Diana keluar dari kelas menuju parkiran dan melajukan montornya ketoko baru 10 menit perjalanan montor Diana mogok dan terpaksa didorongnya sampai bengkel
" ahh juki kenapa kamu pakek segala mogok sihhh kamu marah sama aku gara gara sebulan ini belum aku servis ? " ucap Diana sambil mendorong motornya
Tin tin.... ( klakson mobil )
" Diana..... Montor kamu kenapa? " tanya doni
" pak pras " ucap Diana
Doni keluar dari mobil dan menghampiri Diana
" biar aku bantu " ucap Doni
" em gak usah pak, bengkelnya juga udah deket " ucap Diana
" santai aja kalau bicara sama aku, bicaralah kayak tadi sebelum aku masuk kekelas mu " ucap Doni tersenyum
" ahh mana bisa begitu pak, pak pras kan dosen saya nanti pasti ada yang salah paham " ucap Diana
" Doni!!! Tolong panggil aku Doni bukan kah aku tadi memperkenalkan namaku Doni " ucap Doni
" bukankah bapak tadi bilang dikelas kalau nama bapak pras ya "
" iya itu buat orang lain yang panggil saya pras, tapi khusus kamu panggil aku Doni " ucap Doni tersenyum
Diana sangat bingung dengan perlakuan Doni kepadanya sedangkan tadi Di kelas doni berubah menjadi seorang yang tegas
" ya udah aku temenin kamu kebengkel ya aku naik mobil pelan pelan atau kamu bisa naik mobil? Biar aku yang dorong montor kamu" ucap Doni
" ah saya gak bisa ngendarain mobil pak, biar saya yang dorong montor saya saja kalau bapak pergi gak papa kok " ucap Diana
" mana bisa aku ninggalin kamu sendirian disini biar aku temenin kamu, aku takut aja yang gangguin kamu "
Diana hanya bisa tersenyum dan melanjutkan mendorong motornya dan dibelakang Doni mengikutinya dengan mobil
" ya masak lama sih bang, ayolah duluin montor aku kan aku udah langganan sama abang " ucap Diana
" gak bisa Na, lagian kalau montor kamu diduluin juga butuh waktu 2 sampai 3 jam buat benerin soalnya si joko gak berangkat jadi abang sendirian " ucap tukang bengkel
" ya gimana dong, aku harus ketoko lagi "
" biar aku anterin aja Na, montor kamu tinggal sini aja " ucap doni
" ah gak usah pak nanti saya pesan ojek online saja " ucap Diana berusaha menolak
" ada aku yang mau bantuin kamu kenapa harus pesen ojek lagian kalau sama aku gratis gak usah bayar "
Diana berpikir sejenak dan mengiyakan permitaan doni toh memang dia sedang buru buru ketoko
__ADS_1