
pertemuan pertama dengan johan membuat hati Diana resah pasalnya kenapa pacarnya pergi begitu saja apalagi dia belum menceritakan kenapa wajahnya berbeda dengan disosmed
" apa jangan-jangan kamu kecewa sama aku? Atau aku tidak sesuai ekspetasimu makanya kamu pergi begitu saja" batin Diana
" udah lah Na mungkin dia emang ada urusan jadi gak keburu kalau pamitan sama kamu, gak usah dipikirin lagi " ucap Elena membuyarkan pikiran Diana
" emm iya mungkin dia sibuk kali ya El "
" heem sekarang mau kemana nih? Ketoko? Atau kemana kita ? "
" antar aku kerumah aja El aku lagi malas ke toko nih nanti biar aku izin sama Tante deh "
" oh ya udah "
Diana memilih kembali ke Rumah karena perasaannya tidak tenang setelah kepergian johan, dia ingin menelpon kekasihnya itu dan akan menceritakan semuanya kepadanya agar dia tidak berpikiran aneh-aneh
" kamu langsung balik aja ya El, aku capek banget mau istirahat " ucap Diana setengah berbohong
" kamu ngusir aku nih ceritanya " tanya elena
" bukan begitu El, aku emang capek hehe butuh istirahat ( hati dan perasaanku yang butuh istirahat el ) batin diana "
" ya udah gua pulang ya "
Diana segera masuk ke rumah dan mengambil ponsel didalam tasnya dia ingin menjelaskan semua ke johan
" kenapa kamu gak angkat sih yang, padahal nomor kamu aktif "
" padahal kamu tadi baik-baik aja sebelum aku tinggal ke toilet, atau kamu kenapa sih " ucap Diana khawatir
Diana mencoba menelpon kembali tetapi tidak pernah diangkat oleh johan lalu Diana mengirimkan pesan kepadanya
" *yang kamu kemana "
" aku mau ngomong sama kamu tolong angkat teleponnya sebentar aja.... "
" yang ??? Jangan bikin aku khawatir "
__ADS_1
" apa kamu kecewa sama aku ?? Aku minta maaf yang* "
Setelah mengirim beberapa pesan ke johan tapi hasilnya nihil johan tetap tidak membalas pesannya entah apa yang dilakukan oleh johan sehingga tidak membalas pesannya pasalnya selama ini sesibuk sibuknya Johan dia akan membalas pesannya, menanti balasan pesan sampai membuat Diana tertidur.
" udah jam 19.00 ya ampun aku udah tidur lama banget " ucap Diana
Diana mengambil ponsel yang ada disampingnya dan memeriksa apa johan sudah membalas pesannya
" kamu ngapain sih yang, kamu online tapi kenapa gak jawab pesan aku,maaf kalau aku buat kamu kecewa tapi setidaknya balas pesanku jangan begini " ucap Diana yang menahan tangis
lalu dia beralih ke status dan menemukan nama johan distatus itu, ternyata kekasihnya membuat status tapi kenapa tidak menjawab pesannya, Diana yang kepo dengan status johan lalu memencet statusnya dan betapa terkejutnya dia melihat status dari sang kekasih
" maaaaksud kamu apa buat status begini yang " ucap Diana sambil menangis
Diana menangis sesegukan dan tak bisa berbuat apa-apa dia begitu sok melihat status pacarnya itu, setelah lama dia menangis lalu mengambil ponsel tak menelfon seseorang
" angkat johan angkat!!!!! Aku mau penjelasan kamu kenapa kamu begitu jahat " isak tangis Diana mengema disemua sudut rumah
Diana berusaha menelpon johan yang tak kunjung mengangkatnya lalu mengirimi pesan sebanyak bannyaknya
..." *tolong johan angkat telefonnya"...
" johan balas*"
Diana mencoba menelfon johan lagi, dia terus mencoba mesti hasilnya nihil
" halo sayang kamu dimana? " tanya Diana setelah telefonnya diangkat
" halo!!! Halo kenapa kamu diam aja johan " tanya Diana yang tak ada balasan dari johan
" lo minta penjelasan apa, bukannya status aku udah jelas " jawab johan
" maksud kamu jelas bagaimana? " tanya Diana
" ya kalau lo pinter pasti lo tau dong maksud gua "
" gua minta kita putus!!! Lo sama gua udah gak ada hubungan lagi "
__ADS_1
" kamu jahat johan kamu jahat, jadi yang kamu maksud kamu nganter mama kamu itu cewek yang ada distatus kamu, kenapa johan? Kenapa kamu nyakitin aku? "
" gua nyakitin lo!!!! " jawab johan
" lo itu yang udah gila, gua udah bela belain dari kalimantan pulang kejakarta buat lo tapi apa!!!! Lo nipu gua dengan muka jelek lo " bentak Johan
" aku gak maksud nipu kamu johan, aku juga mau jelasin semua sama kamu tapi kamu keburu pergi sama cewek itu" ucap Diana menangis
" udah,, gua gak mau hubungan lagi sama lo, gua udah punya cewek jadi mulai sekarang kita PUTUS!!!!. "
Deg...
Johan mematikan telefonnya sepihak yang mana membuat Diana sesak, kata yang tak pernah berpikir terucap dari mulut pria yang dicintainya itu meskipun beberapa minggu dia sudah siap saat johan tidak menerima kenyataan tentang dirinya tapi tetap saja dia tidak mengira diputuskan dengan cara seperti ini apalagi johan telah mempunyai perempuan lain yang tambah membuat hati Diana sesak, dia menangis menyesali perbuatannya
" kamu jahat johan kamu jahat!!!!! Kamu tega sama aku "
" kenapa kamu tega mutusin aku dengan cara ini.... Sakit johan sakittttt disini sangat sakit" ucap Diana memegangi dadanya
Setelah tenang Diana berniat menghubungi Johan lagi untuk terakhir kalinya tapi kenyataan yang membuat dia tambah sesak
" apa kamu sangat bahagia dengan dia jo? Bahkan hari ini kamu mutusin aku tapi kamu kelihatan baik-baik aja, katanya kamu gak bisa hidup kalau gak ada aku tapi ini apa jo? " Diana kembali menangis setelah tidak sengaja melihat status johan, pria itu berfoto dengan ceweknya dengan sangat dekat dan captionnya sangat membuat Diana sesak
" perjuangan beberapa bulan akhirnya aku mendapatkan kamu sayang " itu lah status johan yang mana pernyataan itu membuat Diana sakit bagaimana bisa pria itu mendekati cewek saat dirinya menjalin hubungan dengan dia, Diana segera menelfon johan untuk menanyakan penyataan itu sepertinya Diana tidak terima dengan perlakuan johan, Diana berusaha menelfon johan tapi tetap tidak diangkat bahkan nomer dia telah diblokir oleh johan.
" kamu jahat johan!!!! Kamu jahattttt " isak tangis Diana tidak pernah berhenti
" sekarang nomer aku kamu blokir,, puas kamu johan puas kamu "
Diana menangis sesegukan, dia begitu kecewa dengan apa yang dia alami, cinta pertamanya bahkan menyakitinya begitu sakit, sakit yang belum pernah dirasakan olehnya, Diana bingung harus bersikap seperti apa, dia menghubungi Elana untuk menenangkannya
" El..... " ucap Diana menahan tangis
" kamu kenala Na kok suara kamu serak kamu habis nangis? "
" El!!!! " suara tangis Diana sudah tak tertahankan dia tidak bisa berkata kata saat ini dia hanya butuh bahu untuk menenangkanya
" kamu masih dirumah kan Na? Aku aku.... Susul kamu sekarang!!! Jangan kemana mana " ucap Elena khawatir
__ADS_1
Diana masih menangis dia teringat kenangannya dengan Johan, memang dia pacaran dengan johan belum terlalu lama bahkan hanya sampai 2 bulan saja tapi kenangan yang dibuat oleh keduanya begitu banyak