
Seharian ini diana berada dirumah, dia tidak pergi kuliah tidak juga pergi ketoko tante irma alasannya ya karena kejadian tadi malam rasanya masih sakit dan diana tidak mau ada yang mengetahui jika diana telah melakukan hubungan itu
Diana menikmati waktu luangnya dengan menonton tv, sampai sore pintu dibuka dan dilihatnya sosok andre dengan senyum indahnya
" kamu ngapain? " tanya andre
" nonton tv, kamu udah pulang ? " tanya diana
" heem, aku bawain kamu makanan pasti kamu belum makan kan? "
Diana tersenyum lalu berdiri dan berjalan menuju ke meja makan, dilihatnya andre yang sibuk menyiapkan makanan yang dibelinya itu
" kamu ngapain repot repot beli nanti kan bisa aku masakin " ucap diana
Andre melihat diana dan tersenyum entah kenapa rasanya andre ingin sekali memiliki diana sepenuhnya
" kamu pasti capek lagian kan kita juga biasanya beli kan kalau makan malem " ucap andre
" biar aku yang ambilin " ucap andre mengambil piring diana
" masih sakit ? "
Uhuk uhukk pertanyaan andre begitu membuat diana kaget bagaimana bisa laki laki itu bertanya secara terang terangan begini
" apanya ? " tanya diana pura pura bodoh
" itu " ucap andre menunjuk paha diana
Diana reflek menutupi pahanya dengan tangan dan membuat andre tersenyum
" ya udah lanjut makan aku mau mandi dulu ya " ucap andre lalu mengusap pucuk rambut diana
Diana melihat kearah andre entah kenapa dia juga merasa sangat takut jika harus kehilangan andre, pikirannya selalu mengarah kepikiran negatif apa karena keperawanannya sudah diambil oleh laki laki itu makanya diana merasa takut kehilangan
setelah selesai makan diana membawa piring kotor dan mencucinya, selagi mencuci tiba tiba ada tangan seseorang yang melingkar diperutnya, sontak membuat diana melihat keatas dan menemukan andre yang sedang memeluknya dari belakang dengan rambut yang masih basah membuat jantung diana berdebar
" kaaamuu ngapain? " tanya diana gugup
" sebentar aja,, aku kangen sama kamu " ucap andre
Diana tersenyum lalu membiarkan andre memeluknya
" kamu ngapain jadi manja gini? Lucu tauk " ucap diana
" ya pengen aja, rasanya aku setiap hari kangen sama kamu satu detik itu berasa satu tahun taukk " ucap andre manja
andre sangat menyukai aroma tubuh diana, afoma buah buahan yang begitu menenangkan pikirannya, gawat andre sudah menyukai diana begitu dalam
" kamu yakin besok mau kuliah dan juga kerja ? " tanya andre setelah mendengarkan cerita diana
Diana mengangguk dan tersenyum kepada andre
" aku udah enggak papa kok, lagian kalau aku enggak kuliah nanti aku ketinggalan banyak pelajaran dan kalau kerja aku libur besok tokonya tutup " ucap diana
" kenapa kok tutup? " tanya andre
" bosku mau ada acara dan enggak bisa ngecek " ucap diana
" kalau gitu kita bisa pergi kencan dong ? " tanya andre semangat
__ADS_1
" emangnya kamu diizinni buat libur? Bukannya anak bos kamu itu suka ya sama kamu sampai sampai rela kasih bonus yang banyak agar kamu enggak ngambil cuti " ucap diana dengan cemberut
andre yang menyadari pacarnya sedang cemburu itu laku mencubit kedua pipi diana andre begitu merasa gemas dengan pacarnya itu
" kamu cemburu ? " tanya andre
" enggak ngapain aku cemburu " jawab diana
" cemburu juga enggak papa kali hehe aku justru suka kalau kamu cemburu " ucap andre
" iya iya aku cemburu puas kamu " ucap diana sebal
" jangan marah gitu dong sayang, besok aku pasti bisa pergi kencan sama kamu, tapi kamu tunggu di taman aja ya nanti aku susulin kamu oke " ucap andre
Diana mengangguk laku pamit untuk tidur , rasanya badannya masih terasa remuk meskipun sudah beristirahat seharian
Pagi telah tiba diana sudah bersiap untuk pergi kekampus begitupun dengan andre
" jangan lupa nanti kita kencan oke " ucap andre
" iya iya aku pergi dulu ya " ucap diana
Diana mengendarai motornya menuju ke kampus, dan seperti biasa diana bertemu dengan lili yang begitu berisik dipagi hari, entah kenapa setelah berteman dengan lili wanita itu sudah mulai berani bertindak jika dibully, wanita itu menjelma menjadi wanita kuat dan membuat diana tersenyum
" apa sih li pagi pagi udah berisik aja " ucap diana
" kangen taukk,, kemarin enggak ada elo gua bosen muak juga sama orang orang pada ngomongin mantan elo itu " ucap lili
" kenapa emangnya ? " ucap diana kepo
" kayaknya mantan elo mau nikahin sih elena deh " ucap lili
" ohhh, " ucap diana
" elo kok ohh aja sih, ngegas kek marah kek , enak aja hubungan dari hasil selingkuh naik kepelaminan " ucap lili sebal
" ya deh nanti aku naik pohon sambil nangis biar semua orang ngira aku belum move on hahaha " ucap diana
Lili melihat kearah diana
" elo belum move on sama dia na ? " tanya lili serius
Diana membalas tatapan lili yang begitu serius lalu tersenyum
" gua udah move on kok li, apalagi sekarang udah ada andre makanya gua enggak ambil pusing saat denger dia mau serius sama elena toh itu udah pilihannya " ucap diana
" emangnya elo rela apa mereka bahagia , mereka udah jahat banget sama elo gua rasa enggak adil deh buat elo kalo mereka hidup bahagia sampai punya anak, apa kita gagalin aja ya acaranya biar tau rasa tuh mereka " ucap lili
Mendengar ucapan lili diana segera menabok tangan lili dengan kasar
" auhh sakit na "
" ya habisnya elo ngacok banget sih, udahlah enggak usah emosi lagian gua aja udah lupain dia biar dia yang nyusun kehidupannya lagian dia berhak atas kehidupannya kan " ucap diana
" gua terharu sama elo na, elo bisa ikhlas nerima semua perlakuan mereka "
Setelah banyak mengobrol dengan lili, mereka pergi ke kelas dan memulai kelasnya setelah selesai diana berpamitan dengan lili dan menuju ke taman tempat janjian dengan andre
Diana yang berjalan terburu buru itu tak sengaja menabrak seseorang
__ADS_1
" maaf maaf, aku enggak sengaja " ucap lili melihat kedepan
Deg... Diana kaget melihat orang yang ditabraknya
" diana? " ucap johan
" johann " ucap diana
Johan melihat diana dari atas sampai bawah lalu tersenyum smrik
johan bertepuk tangan dan membuat diana kebingunan
" wowww udah berubah aja elo, udah beda cara ya buat narik cowok biar bisa dapat uang, sekarang berapa harga elo satu jam " ucap johan
hati diana begitu sakit mendengar perkataan johan itu, dia memang salah waktu itu menipu johan tapi diana tidak ada kepikiran untuk menipu johan dan memintanya uang kenapa johan bisa berkata seperti itu
" aku emang pernah nipu kamu soal wajah aku tapi aku enggak kepikiran buat hasilin duit dari itu " ucap diana kecewa
" hahahaha munafik elo, pasti tubuh elo ini udah dijamah sama semua target elo kan ? " ucap johan
Plakkkkk
" jaga omongan kamu ya aku enggak kayak gitu " ucap diana dengan nafas menggebu
johan kaget diana berani menamparnya dan ingin membalas menampar diana tapi tangannya dicekal oleh orang
" lepasin " bentak johan
" elo cowok apa banci beraninya sama cewek " ucap andre
Ya andre yang menahan tangan johan , untung saja pria itu sudah berada disamping diana
" elo siapa? Aaahhhh gua tau pasti elo target selanjutnya cewek ini kan? Hati hati bro cewek ini enggak bener " ucap johan
Brukkk andre begitu emosi ketika pria itu menjelekan diana dan akhirnya mereka saling adu jotos dan diana berusaha untuk memisahkan mereka
" udah stoppppp " ucap diana
Mereka sudah sama sama babak belur
" elo pasti nyesel bro udah belain dia kayak gua nyesel pernah nerima dia apa adanya tapi ternyata dia ngecewain gua " ucap johan
" gua udah bela belain balik kejakarta buat nemuin dia, gua nerima dia apa adanya walupun dulu dia enggak secantik ini, tapi gua kecewa ternyata gua adalah salah satu targetnya dia aja " ucap johan
Deg..... Diana tidak mengerti dengan perkataan johan itu, diana melamun tanpa sadar johan dan andre melanjutkan pertengkaran mereka dan sampai johan memukul kepala andre dan mengenai batu, diana begitu kaget dan segera menghampiri andre
" andree!!!!! " ucap diana
" andre bangun jangan tinggalin aku " ucap diana menangis
Johan kaget aksinya bisa sampai melukai orang padahal niatnya ingin mengutarakan perasaannya selama ini dengan diana laki laki itu begitu kecewa dengan diana selama ini
" tolong tolong " teriak diana
" biar gua yang bawa dia kerumah sakit, cepet bantu gua " ucap johan
Diana menoleh kesamping dan membantu mengangkat andre
" makasih kamu masih mau bantuin aku " ucap diana tulus
__ADS_1
" ini juga salahku enggak usah bilang terima kasih " ucap johan