Dunia Hanya Untuk Si Cantik

Dunia Hanya Untuk Si Cantik
Selalu direndahkan


__ADS_3

Diana keluar dari kamar mandi setelah dirinya sedikit tenang tak lupa dia membasuh mukanya agar lebih segar


" ada yang patah hati nih enggak bisa dapetin dosen ganteng " ucap mahasiswi


Diana tidak berniat meladeni ucapan perempuan itu dan berniat ingin menjauh akan tetapi perempuan itu sengaja menyenggol diana sampai terjatuh


Diana menoleh kearah perempuan itu


" apa lihat lihat orang gua enggak sengaja kok makanya kalau jalan tuh pakek mata " ucap perempuan itu


Diana berdiri ingin meninggalkan perempuan itu tetapi lagi lagi dia diganggu


" kalian punya masalah apa sih sama aku, kenapa kalian suka banget gangguin aku " ucap diana geram


" uhh udah berani nih si cewek jelek " ucap perempuan itu ingin memukul diana


" heem " ucap clara


Perempuan itu kaget dan segera menjauhkan tangannya dari diana


" clara " ucap perempuan itu gugup


" lo dipanggil seseorang tuh ditaman " ucap clara


" siapa clar? "


" ya mana gua tau " ucap clara cuek


Perempuan itu segera pergi dan begitupun dengan clara, diana sedikit lega karena secara tidak langsung clara membantunya


" lebih baik aku ketoko aja deh, aku juga enggak bisa fokus kelas kalau kayak gini " ucap diana


Diana ingin menuju ke parkiran motor dan dia tidak sengaja melihat elena dan pras menuju mobil dan mereka melakukan ciuman panas dimobil yang dimana terlihat jelas dimata diana, diana mengepalkan tangannya lalu pergi


" kalian yang selingkuh kenapa aku juga yang harus dibulli, kapan coba aku godain doni " ucap diana diatas motornya


Diana mengemudi dengan kecepatan tinggi dia hanya bisa meluapkan emosinya dengan caranya sendiri karena bagaimanapun dia tidak bisa melawan orang orang yang jauh diatasnya


" lo kak bunga kok tokonya mau ditutup sih " tanya diana


" loh na lo jam segini kok udab kesini? tadi gua udah ngirimin pesan buat lo tante irma ngajakin kita buat jalan jalan makanya disuruh tutup dulu " ucap bunga


" ohh maaf kak tadi aku enggak sempet pegang hp " ucap diana


Tak lama tante irma sudah datang, tante irma lebih segar dari biasanya mungkin dia sudah sedikit menghilangkan kesedihannya


" lo sayang kamu udah disini? Padahal kita mau jemput kamu dikampus lo nanti " ucap tante irma


" aku lagi males kekampus tante " ucap diana


" mama dong kan kamu udah janji "


" hehe iya aku lupa ma " ucap diana


" yok lah kita pergi " ucap bunga


Mereka bertiga menaiki mobil dan menuju ke mall, didalam perjalanan juga mereka sering bercanda

__ADS_1


" clara enggak ikut tan? " tanya bunga


" clara? " tanya diana


" iya dia anaknya tante yang nomer dua " ucap bunga


" clara katanya enggak bisa, dia lagi banyak tugas katanya " ucap tante irma


" apa jangan jangan clara yang ada dikampus aku ya? Ah enggak mungkin kan nama clara banyak " batin diana


mereka sudah sampai dimall dan menuju ke restorants untuk makan terlebih dahulu


" kita makan dulu ya tante laper " ucap tante irma


" ayok sayang, ayok bunga " ajak tante irma


Mereka menuju ke makanan jepang, diana melihat makanan yang begitu asing baginya


" kamu mau mesen apa sayang? " tanya tante irma


" aku ramen aja tante "


" oke tante pesenin ya "


" oh ya na katanya lo mau cerita kenapa lo bisa putus sama doni bukanya kelihatannya dia bucin ya sama lo? " tanya bunga kepo


Tante irma juga sama penasaran dengan cerita diana itu mereka menantikan jawaban dari diana lalu diana menceritakan semuanya termasuk dengan perselingkuhan elena dan doni


" kurang ajar banget tuh cowok!!! Jadi dia macarin lo buat bisa deket sama elena " ucap bunga kesal


" dan sahabat lo itu juga enggak merasa bersalah sama lo tapi malahan fitnah lo wahhh udah gila tuh cewek " ucap bunga


Diana hanya melihat kedua orang itu tersenyum lalu memakan ramennya


Setelah memakan ramen tante irma mengajak diana dan bunga kesalon langganannya


" kamu duduk sayang kita akan refesing hari ini " ucap tante irma


" aku enggak usah ma "


" udah duduk aja " ucap bunga


Diana duduk dan langsung disambut dengan pegawai salon muka diana dilihat dan dipegang pegang oleh pegawai itu dan mulai melakukan treatmenn untuk mukanya diana.


" santai aja na, gua bakalan buat mantan lo nyesel enggak anggap lo " ucap bunga


" caranya kak? "


" ya buat lo lebih cantik dari pacar pacarnya lah " ucap bunga


Hampir 4 jam mereka disalon dan akhirnya mereka selesai, diana dengan model rambut yang pendek dan muka yang sedikit glowing itu pun sudah memancarkan cantiknya


" gila lo cantik banget na, kalau lo rajin jagain muka lo ini gua yakin pacar mantan lo kalah deh " ucap bunga


" ayok iku mama " ucap tante irma


Tante irma membawa diana dan bunga ke toko skincare dan make up, tante irma membelikan banyak sekali skincare dan make up untuk diana

__ADS_1


" ma, diana enggak bisa makek nya jadi enggak usah beli ya " ucap diana


" enggak enggak tetep beli ini semua, kamu harus belajar buat makek ini semua sayang, setelah beberapa kali kamu gagal dalam percintaan kamu harus tunjukin kalau kamu juga bisa lebih baik lagi dan jangan mau ditindas terus oke " ucap tante irma


" iya na, suatu saat ini juga berguna


Diana terpaksa menerima semua pemberian tante irma itu dan tak cukup dengan membelikan makeup mereka berdua juga membelikan diana baju baju yang mana membuat diana tidak enak untuk menolaknya


" hari ini mama seneng banget sayang mama jadi sedikit lupa tentang nathan colonnya kamu " ucap tante irma


" aku juga seneng ma hehe kalau gitu aku pamit masuk dulu ya ma kak bunga " ucap diana


Diana melabaikan tangan kearah mobil tante irma dan mulai masuk


" habis belanja lo? " tanya andre


" dibeliin sama bos aku "


" baik banget bos lo itu "


" emang dia baik banget, oh ya gua taruh ini di kamar dulu ya " ucap diana


" gua juga mau kekamar mandi "


setelah menaruh barang barang di kamar ada seseorang yang mengetuk pintu rumah diana


Diana membukakan pintu dan terkejut dengan siapa yang dilihatnya


" hai " ucap elena


ya yang datang adalah doni dan elena, elena menggandeng tangan doni dan duduk tanpa disuruh oleh diana


" ada apa kalian kesini " ucap diana


" cuma mau mampir aja dirumah sahabat aku ini " ucap elena tersenyum


Diana sudah muak dengan sikap elena, dia mengira sahabatnya itu tulus ternyata sama saja dengan yang lain


" kita kesini karena mau ngomong sesuatu sama kamu " ucap doni


" ngomong apa? " tanya diana


" enggak usah basa basi sayang, cepet bilang aja " ucap elena


" karena kamu udah tau hubungan aku sama elena jadi aku mau secara resmi mutusin kamu, diana sekarang kamu bukan lagi pacar aku dan aku mohon jangan ganggu hubungan kita dan tolong jauh jauh dari elena "


Degg ucapan yang seketika membuat diana merasakan sakit tapi dia berusaha untuk menahannya


" kita kan emang enggak ada hubungan setelah saya melihat dengan mata saya sendiri jadi bapak pras yang termohat jangan khawatir karena saya juga sudah melupakan anda dan semoga anda bahagia dengan pilihan anda " ucap diana


Entah kenapa doni merasa jengkel dengan diana menyebutnya secara formal apalagi dengan sebutan pras membuat hatinya sedikit tak terima


" jadi kalau udah enggak ada yang dibicarain lagi saya mohon untuk kalian keluar " ucap diana


" sombong banget sih lo na " ucap elena


" ya, saya memang sombong dengan orang yang harus juga disombongin " ucap elena tersenyum smirk

__ADS_1


" udah kita pulang aja sayang bukannya tadi kamu mau aku ngomong putus aja kan sekarang emang udah enggak ada lagi yang harus dibicarain " ucap doni


Mereka keluar dari rumah diana, diana segera menutup pintunya dan melihat andre yang sedang menatapnya diana berlari ke kamarnya untuk menenangkan pikirannya


__ADS_2