Dunia Hanya Untuk Si Cantik

Dunia Hanya Untuk Si Cantik
rencana diet


__ADS_3

" aku udah enggak kuat lagi " ucap diana ngos ngosan


" yaelah baru aja 2 putaran na, biasanya kan elo juga lari lari malam kenapa sekarang capek " tanya andre


Diana hanya tersenyum kikuk pasalnya selama dia diet sendirian dia sering tidak teratur apalagi jika lari dia akan berhenti untuk membeli snack lalu memakannya sambil lari lari


" hehehe "


" pantes aja enggak turun turun elo aja enggak konsisten "


" iya iya ini aku lari lagi aku bakalan buktiin kalau aku juga bisa kurus wlekkk "


Diana berlari meninggalkan andre, andre yang melihat itu hanya tersenyum kecil


" besok kita mulai gym jadi harus dilatih mulai hari ini biar otot elo enggak kaku " ucap andre


" iya iya aku tau, yuk ah pulang aku udah capek banget nih "


Mereka mengendarai motor menuju rumahnya, diana berlari menuju kipas angin diruang tamu


" ahh seger banget " ucap diana sambil mengibas ngibaskan bajunya


andre yang melihat hanya bisa memalingkan wajahnya dan langsung berlari menuju kamarnya


" kamu kenapa kok lari gitu? " ucap diana tapi tidak dijawab oleh andre


" aneh banget sih dia " ucap diana


Diana masih setia didepan kipas anginnya, setelah keringatnya mengering diana menuju kamar mandi


" lho kamu udah mandi? Udah mau berangkat kerja ya " ucap diana


" iya ada lembur gua berangkat dulu ya " ucap andrw


" iya hati hati, bawa aja montor aku biar ngirit hehe "


" oke gua bawa ya


Diana melanjutkan jalannya menuju kamar mandi dan membersihkan dirinya dan setelah selesai mengganti pakaian ada suara ketukan pintu


Diana berjalan membuka pintu


" tante irma? " tanya diana


" sayang panggi mama dong " ucap tante irma memeluk diana


" iya mama ngapain kesini kan harusnya istirahat mumpung libur " ucap diana


" mama bosen sayang, bunga sibuk diperusahaan anak mama yang satu juga gitu jadi mama kesini deh hehe "


" ohh kalau gitu masuk ma" tawar diana


" enggak usah sayang, mama kesini pengen ngajakin kamu jalan jalan kamu mau kan " ucap tante irma


Diana tampak berpikir sebentar dan menganggukan kepalanya tanda diana mau jalan jalan dengan tante irma

__ADS_1


" aku ambi tas dulu ya ma " ucap diana


" oke sayang "


Diana masuk kedalam dan mengambil tasnya dia juga menulis pesan untuk andre


Aku pergi sama bos aku nanti kalau aku belum pulang enggak usah khawatir oke


Diana keluar menemui tante irma dan pergi entah kemana


" kita ketaman ya na, mama udah lama enggak ketaman " ucap tante irma


" ayuk ma, di taman juga ada bakso yang enak banget lho hehe "


" iya kah? Wahh mama jadi ingin nyoba seenak apa sih " ucap tante irma


mereka sudah sampai ditaman dan menuju ke tempat bakso yang dikasih tau oleh andre itu


" wahh emang enak banget na baksonya, " ucap tante irma dengan mata berkaca kaca


" mama kenapa ? " tanya diana melihat mata tante irma berkaca kaca


" tipe bakso ini tuh yang disukain nathan sayang, mama jadi kangen sama dia "


Diana sedih melihat tante irma yang selalu happy menjadi muram seperti ini


" mama harus ikhlasin nathan mungkin ini udah takdirnya ma " ucap diana


" iya na, tapi mama bersyukur karena kamu ngasih tau tentang bakso ini jadi mama bisa lahap makannya karena beberapa hari mama enggak napsu makan hehe "


Setelah makan tante irma dan diana menuju tadau dekat taman itu, mereka duduk berdua memandang danau yang tenang itu


" enggak ma, emang kenapa? "


" karena kamu baik, dan enggak bermuka dua " ucap tante irma


" serem juga ya ma kalau ada manusia bermuka dua, sebelah manusia sebalah lagi muka kucing hehehe " ucap diana membuat senyum tante irma


" senjak nathan divonis meniggal pacar nathan bahkan enggak pernah kerumah na, dan adik nathan udah berusaha menghubunginya tapi dia tetep enggak peduli, mama kasihan sama nathan na " ucap tante irma


" kasihan karena pacarnya ma? "


" kasihan karena dia terlalu mencintai pacarnya bahkan dia membagikan hartanya sebagian ke pacarnya tapi setelah mendengar kalau nathan meninggal bahkan sekarang dia udah punya pacar baru " ucap tante irma


Diana hanya mendengarkan cerita dari tante irma, mungkin tante irma pengen mengeluarkan unek unek yang mengganjal selama ini


" apalagi dia pacaran sama dosennya sendiri "


" tante tau dari mana? " tanya diana hati hati


" anak tante yang ngasih tau karena kebetulan dia satu kampus "


" tante kasihan sama nathan dia udah bekerja siang malam ketemu pagi lagi buat kita dan pacarnya tapi ternyata pacarnya begitu brengsek " ucap tante irma menahan amarahnya


Diana berdiri dan mencari sesuatu dibawah dan dia menemukan batu kecil dan dilemparnya ke danau

__ADS_1


" aaaaaaaaa, aku bakalan move on sama kamu doni, aku pasti bisaaaaaa " teriak diana


Tante irma hanya melihat kearah diana dan melihat diana memanggilnya


" cobain deh ma, ungkapin semua kekesalan mama sama batu ini, anggep batu ini adalah unek unek mama yang akan mama buang kedanau itu dan setelah mama buang kejadian menyedihkan akan hilang dihati mama dan enggak ada unek unek yang mengganjal lagi "


Tante irma menerima batu yang diberi diana dan mulai melemparkannya kedanau


" nathan mama kangen kamuuuuuu " teriak tante irma


" kamu bodah sayang, kenapa kamu mencintai perempuan murahan itu seharusnya kamu menerima cewek pilihan mama " teriak tante irma


Setelah merasa lega tante irma dan diana saling pandang dan lalu tertawa bersama sama


" makasih ya sayang mama jadi lebih lega " ucap tante irma


" sama sama ma " ucap diana


Setelah puas jalan jalan diana diantar tante irma ke rumah, dia menuju kamar dan merebahkan tubuhnya keranjang dan tak lama dia tertidur


Pagi harinya mukanya seperti ada gemercik air dan membuat diana terpaksa bangun


" bocor bocor " ucap diana


" hati elo tuh yang bocor " ucap andre


" kamu apaan sih, jadi basah kan ranjang aku " ucap diana


" ya habisnya elo kayak kebo udah tau hari ini kita mau nggym "


" oh aku lupa aku mandi dulu ya " ucap diana


Diana berlari menuju ke kamar mandi dan setelah sampai kamar mandi dia kembali lagi kekamar karena merasa ada yang ketinggalan


" aku kesana ya, kamu bakalan dibantu sama pelatihnya "


" hah " ucap diana


" pelatihnya perempuan tenang aja "


Diana merasa lega jika yang mengajarinya adalah seorang perempuan


" selamat pagi "


" pagi " ucap diana


" perkenalkan nama saya lisa, saya yang akan melatih tubuh kamu agar menjadi yang kamu inginkan "


Diana kagum dengan bentuk badan dari lisa, sungguh kecil nama padat dibagian bagian tertentu


belum ada setengah jam tali diana sudah mulai kelelahan dan minta untuk berhenti


" ayo kita lanjutin lagi inget kalau kamu mau kurus " ucap lisa


" ayolah kak, satu menit aja " rengek diana

__ADS_1


" cepat berdiri " ucap lisa


Diana berdiri dengan tenaga yang sudah terkuras tapi dia juga ingin bertekat untuk kurus jadi mau tidak mau diana masih berusaha agar tubuhnya kuat


__ADS_2