
" ayolah Na ikut gua ke cafe,, lo kan tau sendiri kalau gua gak mau sendirian ayolah sesekali kita keluar jangan kerja terus " ucap Elena memohon
" gimana ya El,, tapi aku harus kerja " balas Diana
" sehari aja ya sehari ayolah Na, masak kamu gak kasihan sama sahabat kamu ini " ucap Elena
" emang ada apa sih kok kamu ngotot mau kecafe itu? " tanya Diana
" katanya cafe itu baru buka dan makananya enak - enak plus cowoknya ganteng-ganteng " ucap Elena sambil berbisik menggoda Diana
" yeee udah punya pacar inget pacar dirumah noh " jawab Diana
" yaaa kan masih pacaran Na masih bisa lah ganti-ganti sebelum kita dihalilin nyicip-nyicip sedikit sedikit hehee " ucap Elena
" auw auw sakit Na sakit ampun Na gua cuma bercanda " ucap Elena yang perutnya dicubit oleh Diana
" kamu itu ngawur aja kalau ngomong, nanti diputusin pacar kamu nangis " jawab Diana
" mana berani dia mutusin aku, dia tuh cinta mati sama aku Na sampai - sampai gak mau nyentuh aku sedikitpun " jawab Elena kecewa
" bagus dong kalau gitu bearti dia cowok baik baik kamu beruntung tau jarang ada cowok yang begitu " jawab Diana
" tapi aku butuh belaian Na, masak kamu gak tau sih kita kan udah sama-sama dewasa " ucap Elena
" aku gak kepikiran kesitu sih El, kamu kan tau aku pacaran baru satu kali itu aja harus LDR beda sama kamu kan setiap hari ketemu hehe "
" tapi nanti jadi kan ke cafenya? Aku pengen banget makan disitu Na, mau ya ya? " tanya Elena menggantikan topik
" boleh deh aku juga penasaran sama cafenya hehehe "
" asik tenang aja aku traktir kamu nanti " ucap Elena
" uhh kalau gitu aku gak perlu sungkan hahaha " jawab Diana
" ya udah aku pergi dulu ya Na " jawab Elena
" beruntung banget jadi kamu El... Kenapa hati aku selalu iri dengan semua yang kamu punya, bahkan kamu disukai semua orang yang bahkan aku tidak bisa begitu, apalagi setiap kamu traktir aku.. Aku seperti memanfaatkan persahabatan kita aku juga malu kalau harus menolak. Aku cukup tau diri " batin Diana menghembusakan nafas panjangnya
Diana kembali kekelas dan memulai pelajarannya, dia begitu serius jika didalam kelas setelah selesai dia pergi ke toko
" nanti malam jangan lupa ya Na, " ucap Elena
" iya-iya jam 7 kan? " balas Diana
" iya awas aja kalau gak bisa " ucap Elena lalu pergi
" tuh bocah ya masih aja manjanya ya ampun " ucap Diana
Diana pergi ke parkiran montor dan melaju menuju toko
" siang kak bunga " ucap Diana
" siang Na, oh ya nanti kamu izin pulang cepet ya? Emangnya ada apa? " tanya bunga
" oh itu aku mau .... " ucap Diana terpotong
" mau pacaran ya loo, ngakuuu apalagi ini malam minggu " ucap bunga menggoda
" ih kakak nih apaan sih siapa juga yang mau pacaran, mau malam mingguan sama siapa pacar aja kagak punya malam mingguan sama tembok kali aku " ucap Diana pura pura betek
" haha ya siapa tau kamu udah punya pacar lagi hehe" balas bunga
" aku emang mau malam mingguan kak tapi bukan sama pacar tapi sama sahabat aku si Elena " jawab Diana
" oh sama dia " jawab bunga cuek
" emangnya kenapa kak ? " tanya Diana
" em gak papa, tapi gak tau kenapa kakak gak suka sama sahabat kamu itu kayak bermuka dua tau " jawab bunga
" ah itu perasaan kakak aja kali, Elena orangnya baik kok kak " jawab Diana
" ya itu kan menurut kamu kan Na, tapi menurut kakak kan enggak lagian kakak tu kayak pernah liat sahabat kamu tapi dimana gitu wajahnya gak asing tau " ucap bunga
" mungkin kakak ketemu Elena disini kan dia sering banget kesini kak, yaudah aku ganti baju dulu ya " balas Diana
Entah kenapa toko hari ini sangat ramai sekali sampai-sampai bunga dan Diana kewalahan hingga jam 18.00 toko baru sepi
" huhhh hari ini ramai banget ya Na ? " ucap bunga
__ADS_1
" iya kak Ramai banget biasanya malahan malam ramainya " balas Diana
" oh ya Na sekarang aku kerja satu hari full lo " ucap bunga
" oh ya kak? Asikk aku ada temennya dong " jawab Diana
" iya tapi buat hari sabtu sama minggu doang " jawab bunga
" kok gitu kak? " tanya Diana
" katanya tante irma biar kamu gak kewalahan kan toko selalu ramai hari itu " jawab Diana
sudah pukul 19.00,diana segera menyelesaikan semua pekerjaanya.
" tuh lo udah dijemput Na mending lo tinggalin aja nanti biar gua yang beresin " ucap bunga
" tapi gak papa kak? emang gak ngerepotin ? " tanya Diana sungkan
" yaelah kayak sama siapa aja sih lo Na, malahan gua yang selalu ngerepotin lo hehe " ucap bunga
" makasih ya kak, sayang banget deh sama kakak " goda Diana
" ish aku udah ada Andre ya jangan coba coba rebut aku dari dia hahaha " ucap bunga
" Na..... " ucap elena memberhentikan candaan mereka berdua
" El... Sebentar ya aku ganti baju dulu " ucap Diana
" iya aku tunggu dimobil ya " ucap Elena tersenyum pada bunga dan dibalas bunga dengan anggukan
Diana sudab berganti baju dan keluar menuju mobil Elena
" maaf ya lama El.... " ucap Diana
" iya gak papa kok Na kita berangkat sekarang ya "
Kurang lebih 30 menit mereka sampai dicafe yang dituju,diana dibuat takjub dengan cafe itu sebab lampu cafe itu saat malam hari terlihat sangat cantik
" ayo Na kita masuk " Elena mengajak Diana
" iya "
Mereka mencari tempat duduk yang kosong dan memesan makanan dan minuman
" samakan aja sama kamu El " jawab Diana
" steak nya dua sama es nya orange jus kamu mau minum apa Na ? " tanya Elen
" sama aja sama kamu El "
" yaudah steaknya dua orange jus nya dua ya makasih " ucap Elena sambil mengembalikan daftar menu
" tempatnya bagus ya Na, pantesan viral banget digrub kampus " tanya Elana
" iya bagus banget El, mereka yang datang kayaknya bawa pasanganya semua deh El kenapa kamu gak bawa pacar kamu ? " tanya Diana
" ya lo tau sendiri kan Na, pacar aku itu sibuk banget telfonan aja kita jarang jadi aku malas kalau mau hubungi dia " jawab Elena
" kan dia kerja buat kamu juga kan El.... " jawab Diana yang tau jika pacatnya Elena sering memberi uang bulanan yang jumlahnya sangat fantastis
" kalau aku gak inget perjuangan aku buat dapetin dia ingin rasanya aku putusin itu Na, dia cowok purba deh kayaknya haha " ucap Elena
" kok gitu ... ?" tanya diana
" ya kan taunya kerja aja kayak lo hahaha " ucap Elena
" ishh kamu ya El, kalau aku gak kerja gak bisa buat makan " jawab Diana
" aku ke toiled dulu ya Na " ucap Elena
Elena pergi ke toiled dan meninggalkan Diana sendirian, diana yang bosan memilih melihat lihat orang orang yang datang dan matanya membuat melihat orang yang datang terakhir
" johan " batin Diana
Kedua sejoli itu juga melihat Diana disana, Diana berpura pura tidak mengenalnya tapi siapa sangka jika mereka malahan menuju kearah meja Diana
" halo sendirian bisa kan kita sharing mejanya soalnya mejanya udah penuh nanti aku bayarin deh makananya " ucap wanita itu
" hah " ucap Diana, entah kenapa kata itu yang bisa diucapkan Diana, tanpa menunggu jawaban Diana wanita itu sudah duduk duluan
__ADS_1
" ayo sayang kita duduk, kamu gak pegal apa " ucap wanita itu pada johan
Johan pun menurut dia duduk berhadapan dengan Diana, entah apa yang ada dipikirannya sehingga menatap Diana seperti itu, Diana yang menyadari langsung menundukan kepalanya
" maaf ini pesananya kak " ucap pelayan itu
" iya terima kasih " ucap Diana lalu pelayan itu pergi meninggalkannya
" wahhh kamu bisa ya makan sebanyak ini pantes aja badan kamu subur banget " ucap wanita itu
Diana hanya diam saja mendengarkan ucapan wanita itu
" udah lah may ngapain kamu ngurusin hidup orang " jawab johan menatap Diana dengan tatapan yang sulit diartikan
" kan aku cuma tanya sayang , kan aku penasaran sama mantan pacar kamu itu " ucap wanita itu
DEG.... jantung Diana berhenti berdetak dan tersedak saat dia minum
" huukk... "
" hati hati dong, gak usah salah tingkah juga kali santai aja toh johan sudah gak cinta sama lo " ucap maya
Diana sangat tidak menyukai maya, dia sudah mengetahui jika johan adalah mantan pacarnya tapi dia sangat berani duduk ditempatnya
" oh ya,,, hari ini adalah hari sebulan jadian kita jadi lo boleh pesan apapun yang lo mau kita yang bayarin "
" apaan sih may, udah kita pergi dari sini " ucap johan
" kenapa sih sayang kita kan mau makan aku juga belum pesan santai aja kali anggap aja mantan kamu itu gak kelihatan toh emang wajahnya beda sama yang disosmed " ucap maya terseyum smirk
Diana mencoba sabar dari tadi tapi sepertinya wanita itu tidak bisa dibicara baik baik
" maaf ya, saya udah gak ada apa apa sama pacar anda jadi tidak usah bahas masalalu disini " ucap diana tegas
" oh bagus lah kalau lo sadar " ucap maya tidak kalah ketus
" sebaiknya kita pergi may " ucap johan
" gak.. Aku gak mau,, aku mau lihat mantan kamu yang penipu ini " ucap maya menunjuk Diana
" sebaiknya anda pergi dari sini daripda membuat keributan yang tidak jelas, dan satu lagi hubungan saya sama pacar anda itu udah selesai sebaiknya ada tidak usah ikut campur dengan masalalu saya toh dia sudah memilih anda dihari pertama kita putus " ucap Diana dia sudah kehilangan kesabarannya
" kurang ajar ya lo bisa bisanya ngomong gitu " ucap maya lalu menyiramkan orange jus ke muka Diana
Diana yang tidak terima lalu menyiramkan minuman ke mukanya maya dan membuat semua orang melihatnya
" lo..... Cewek gak tau diri lo tuh udah jelek cupu badan kayak gajah nipu lagi dan berani beraninya lo siram gua " ucap maya lalu mengarahkan tangan kanannya di muka Diana sebelum tangannya sampai tangan maya dihentikan oleh seseorang
" apa apasih lo jangan ikut campur urusan gua " ucap maya marah
" maaf, tapi gak seharusnya lo buat keributan disini lebih baik lo pergi dan mas bawa pacar sintingnya itu pergi " ucap laki laki itu
" apa lo bilang!!? " ucap maya mata maya melotot dibilang sinting, diana yang mendengar kata itu pun tersenyum hampir tertawa
" udah lah may kita pulang kalau lo gak mau gua tinggal " ucap johan lalu pergi meninggalkan cafe
" awas aja ya lo urusan kita belum selesai " ucap maya menunjuk Diana
Diana yang merasa lega karena cewek gila itu sudah pergi
" kamu gak papa? " tanya laki laki itu
" iya aku gak papa kok makasih udah nolongin aku " ucap Diana
" iya sama sama mau aku anterin pulang aja? " tanya laki laki itu
" em gak usah tadi aku pergi sama teman kok tadi sih katanya ke toiled kok belum balik balik ya "
Dari kejahuan Elena datang
" sorry ya Na gua lama tadi pacar gua nelfon dulu jadi kelupaan deh " ucap Elena matanya melotot mwlihat keadaan Diana
" ya ampun Na lo kenapa? " tanya Elena
" gak papa kok El tadi ada masalah sedikit untung aja ada masnya nolongin aku " ucap Diana
Elena menoleh ke arah laki-laki itu yang sedang tersenyum kearahnya
" makasih ya lo udah nolongin teman aku " ucap Elena
__ADS_1
" kita pulang aja Na, bajulo udah basah nanti lo masuk angin " ucap Elena menarik tangan Diana
Mereka lalu meninggalkan cafe itu tanpa menyentuh makananya