
Sekitar dua bulan lamanya diana berhasil menurunkan berat badannya yang tadinya 65 kg menjadi 50 kg yang membuat tubuh diana menjadi seksi ditambah dengan wajah diana yang cantik membuat penampilannya semakin disukai
" aku ke kampus dulu ya " ucap diana kepada diana
" iya hati hati "
Diana mengendarai motornya menuju ke kampus setelah sampai diana berjalan dengan anggun dan membuat semua orang kagum dengan kecantikannya
" kamu anak baru ya " ucap lili
" kamu enggak ngenalin aku li? " ucap diana
" emang kamu siapa, perasaan aku enggak punya teman selain diana " jawab lili sambil menaikkan kacamatanya
Dan sekian detik lili sadar akan ucapannya
" jangan jangan kamu diana? " tanya lili kaget
" gak usah kaget gitu sih li kayak ketemu hantu aja tauk " ucap diana
" ini lebih dari hantu, lo berubah banget na jadi selama ini elo cuti buat diet ? " tanya lili
" ya salah satunya itu " jawab diana
Ya diana memang baru berteman sama lili sekitar tiga bulan yang lalu
Flashback on
" lo berani banget enggak ngerjain tugas gua sekarang gua mau elo minum minuman ini " ucap pembulli
" aku enggak mau, itu tugas kamu kenapa aku yang harus ngerjain " tantang lili
" ohhh udah berani sekarang elo sama gua, guys cepet buka paksa minuman ini " ucap pembulli
lili memberontak dia mengoyangkan badannya agar mulutnya tidak dipaksa minuman yang menjijikan itu
" kenapa elo jijik ya sama minuman yang gua bawa hah ? " bentak pembulli
" elo pengen tau apa aja yang ada diminuman ini "
" guys jawab "
" disini ada tomat busuk, wortel busuk, jeruk busuk, pare dan bintung utamanya adalah pete haha "
Lili melototkan matanya saat mendengar apa aja yang ada diminuman itu, bagaimana bisa manusia berbuat semacam itu
Pembulli itu berhasil mencengkram mulut lili dengan lebar dan akan segera memberikan minuman itu tapi saat akan menuangkan minuman ke mulut lili ada tangan yang sengaja menjatuhkan minuman itu tepat di muka pembulli itu dan membuat baju nya kotor dan super bau
" ups sorry gua enggak sengaja " ucap diana
__ADS_1
Ya diana lah yang membantu lili
" elo!! apa apan sih elo mau jadi pahlawan kesiangan elo " bentak pembulli itu
" gua enggak sengaja lagian lebih baik elo ke toiled gih bau elo gak enak banget kayak bauk sampah bahkan ngelebihin sampah " ucap diana
" jaga ya ucapan elo " ucap pembulli itu
" ya kalau enggak percaya coba aja elo cium dan juga tuh teman teman elo pada ngejauh tiga langkah kan " ucap diana mengejek
Pembulli itu melihat teman temannya pada ngejauh dan membuat pembulli itu malu sekaligus kesal
" urusan kita belum selesai cewek jelek dan cewek cupu awas aja elo " ucap pembulli itu lalu pergi
diana melihat pembulli itu dan menoleh ke lili
" kamu enggak papa? " tanya diana
" enggak papa makasih udah bantuin aku " jawab lili
Dan semenjak itu diana dan lili menjadi teman dekat, dan juga sering keluar berdua untuk sekedar makan
Flashback off
Mereka berdua menuju ke kantin dan memesan makanan, tak lupa mereka menjadi topik hangat terutama diana, semua orang tidak percaya bahwa diana bisa berubah secantik ini
" gila gua udah enggak lihat diana kuliah tapi setelah dia kembali kenapa dia jadi cantik banget bahkan elena kalah jauh sama dia " ucap salah satu mahasiswi
" mana mungkin dia operasi plastik, emang ada duitnya ? Lagian mukanya masih sama kok kayak dulu yang beda hanya badannya aja " timpal mahasiswi itu
Elena yang sedang makan bersama doni juga mendengarkan ucapan mahasiswi itu dan membuat elena semakin membenci diana
" sayang ayo dimakan jangan diaduk aduk gitu " ucap doni mesra
" aku enggak selera makan " ucap elena sambil menatap diana
" kenapa enggak selera? " tanya doni
" tuh kamu lihat " ucap elena menunjuk ke arah diana
" kamu seneng kan dia udah jadi cantik, bahkan kata orang lebih cantik daripda aku " ucap elena
doni melihat kearah diana dan sebentar merasa kaget, bagaimana tidak kaget diana berhasil menurunkan berat badannya dan membuat dia semakin cantik
" kamu ngomong apa sih sayang, jelas jelas aku sukanya sama kamu " ucap doni
" awas ya don kalau kamu sampai suka sama mantan seminggu kamu itu, aku bakalan potong burung kamu "
Doni menelan ludahnya bagaimana tidak omongan elena membuatnya menciut
__ADS_1
dilain meja diana melihat kearah elena dan doni yang sedang makan, dia melihat mereka yang saling suap suapan yang membuat hatinya sedikit tidak rela padahal selama dua bulan diana sudah lupa dengan doni tapi entah kenapa hatinya masih tertinggal sedikit nama doni
" kamu masih suka sama pak pras na ? " tanya lili
" aku enggak tau li, selama dua bulan aku cuti aku sama sekali enggak memikirkan dia, tapi melihat mereka bahagia ada sedikit hati yang tak suka " ucap diana
" mungkin kamu masih suka sama pak pras jadi begitu " ucap lili
" aku bukannya dendam tapi aku enggak pengen lihat mereka bahagia apalagi mereka kenal dengan keadaan yang salah yaitu dengan selingkuh dibelakangku dan dibelakang pacarnya elena " ucap diana
setelah selesai diana dan lili ingin berjalan menuju kelas lagi tetapi langkahnya terhenti saat didepannya ada seorang cowok yang menatap diana dengan penih arti
" ada apa? " tanya diana
Pria itu begitu gugup dan badannya sedikit bergetar
" aku cuma mau kasih coklat ini sama kamu tolong diterima " ucap cowok itu sambil memberikan coklat untuk diana
" buat aku? " tanya diana
Cowok itu mengangguk dan membuat diana terdiam sebentar
" emang harus jadi orang cantik dulu ya kalau mau dihargai " batin diana
Diana sangat ingat bagaimana teman temannya menilai diana tapi sekarang diana merasa heran kenapa semua orang seperti berbalik menyukainya
" na diana ngapain kamu bengong tuh dijawab mau enggak diberi coklat " ucap lili menyenggol badan diana
" ah maaf li kenapa? "
" itu" ucap lili menunjuk cowok itu
" emm, makasih" ucap diana mengambil coklat dari cowok itu
Cowok itu tersenyum setelah coklatnya di terima oleh diana
" makasih udah mau ambil coklat aku kenalin nama aku kevin semoga kita bisa jadi teman " ucap kevin
" diana " ucap diana membalas uluran tangan kevin itu
" kalau gitu kita pergi dulu " ucap diana
diana menggandeng tangan lili untuk menjauh dari kevin
" cie cie dapet coklat nih " goda lili
" aku enggak yangka kalau ada yang ngasih coklat ini sama aku li " ucap diana
" bearti sekarang kamu udah jadi incaran semua orang na, bagimana kalau kamu lupa sama aku " ucap lili
__ADS_1
" mana mungkin aku lupa sama teman cerewetku ini, lagian belum tentu orang lain akan tulus kayak kamu " ucap diana
Mereka berjalan sambil bercanda dan membuat elena yang melihatnya mengepalkan tangan entah apa yang ada dipikirannya