Dunia Hanya Untuk Si Cantik

Dunia Hanya Untuk Si Cantik
kisah andre dan diana


__ADS_3

Andre mondar mandir diruang tamu setelah diana pergi


" gilaaa bisa pecah kepala gua kalau diana terus ngehindar padahal gua mau nyatain perasaan gua, kalau gini terus pdkt gua bisa gagal " ucap andre


" gimana ya caranya buat jelasin ke diana " ucap andre


Dilain sisi diana sudah sampai dikampus dia begitu lega, dia berjalan kekelas dan kebetulan melihat elena dan doni mereka berjalan kearah diana


" hai " ucap elena


Diana hanya diam tidak berniat menjawab sapaan elena


" sombong banget sih sahabat aku satu ini " ucap elena tersenyum smirk


Diana melihat kearah diana dan kearah doni yang sedang melihat dirinya juga


" maaf gua enggak ada masalah sama kalian jadi permisi " ucap diana ramah


Elana manarik tangan diana dan melototkan matanya


" denger ya na, meskipun elo ngerubah bentuk wajahlo ataupun elo jadi kayak sekarang, doni enggak akan tertarik sama elo jadi jangan bahagia karena elo udah nunjukin kalau elo bisa berubah " ucap elena


Diana tersenyum kearah elena lalu menjauhkan tangannya


" maksud elo tuh apa sih, gua enggak mudeng dan asal elo tau ya el, gua sama sekali enggak berniat buat ngerebut dia dari elo jadi elo enggak usah khawatir oke " ucap diana tersenyum smrik


" lagian ya,,, gua berubah bukan karena pengen balikan sama dia tapi buat diri gua sendiri lagian gua juga enggak bakal mau balikan sama cowok brengsek kayak dia " ucap diana menunjuk doni


Doni mengepal tangannya mendengar ucapan diana


" jaga omongan kamu ya na disini saya masih jadi dosen kamu, kamu paham " bentak doni


" upss saya juga enggak lupa kok kalau bapak pras adalah dosen saya, tapi bukannya masalah ini enggak ada hubungannya dengan profesi bapak itu " balas diana


" ternyata bukan tubuh elo aja ya yang berubah tapi sifat elo juga, bagaimana ya kalau doni beri nilai elo jelek " ucap elena tersenyum smirk


" gua enggak peduli jadi bisa gua pergi sekarang " ucap diana


" dan juga sebenernya kalian itu cocok banget tauk, sama sama tukang selingkuh jadi elo enggak usah khawatir el kalau dia selingkuh dari elo, elo juga bisa balas dia " ucap diana


Diana berjalan melewati mereka berdua, terlihat jelas wajah marah dari elena dan wajah kaget dari doni


" diana " teriak lili


" hai " ucap diana


" elo ngapain sama elena sama pak pras? Dia bully elo lagi? " tanya lili

__ADS_1


" enggak kok cuma ngobrol doang yuk kekelas " ajak diana


Setelah selesai kelas diana dan lili pergi ketoko, ya ternyata karyawan baru ditoko tante irma adalah lili jadi sangat mudah untuk mereka bekerja sama


" tante irma enggak sayang apa ya duit nya mau aja nerima karyawan part time kayak kita " ucap lili


" tante irma emang baik jadi dia pengen selalu bantu orang " jawab diana


" iya tante irma emang baik banget, malahan setelah tau kalau kita temenan jam kerja aku dibarengi sama kamu " ucap lili


" bagus dong biar kerjaan riangan hahaha, yuk ah kita berangkat " ucap diana


setelah sampai mereka berganti pakaian dan mulai menggantikan pekerja sebelumnya


" na makan dulu sini ada tukang sate lewat gua pengen beli " ucap lili


" boleh aku pesenin ya satu " ucap diana


" oke


Pesanan sudah jadi diana dan lili makan sate didepan toko


" eh na, cowok yang elo tolong masih amesia? " tanya lili


" iya masih, ingatannya belum kembali emang kenapa? " ucap diana gugup mendengar namanya saja audah membuat diana dag dig dug


" bagus dong, kayaknya ya dia itu suka sama elo na " ucap lili


" uhuk uhuk "


" minum dulu na nih minum " ucap lili


diana menerima minuman yang diberikan lili


" elo tuh ngomong apaan sih li, ngawur aja kalau ngomong " ucap diana


" ye emang bener yang gua omongin lagian elo kan juga suka sama dia iya kan ngaku aja deh " goda lili


" ihh ngapain jadi nanya naya gitu sih, udah ah cepet makan terus balik kerja lagi " ucap diana


" cie malu nie yeee " goda lili


" ya lagian kenapa elo bisa ngomong gitu sih " ucap diana


" semua orang juga tau kali na kalau lihat perhatiannya buat elo, elo inget enggak waktu hujan petir dan kita masih ditoko, dia bela belain cari elo lho padahal dia enggak tau elo dimana " ucap lili


Diana teringat kejadian kemarin malam, bagiamana caranya diana menghindari andre kalau setiap hari dia harus bertemu dengan dia, diana juga belum tau rasa apa ini yang membuatnya dag dig dug

__ADS_1


setelah selesai menutup toko diana dan lili pulang , sepertinya diana enggan untuk pulang saat ini karena merasa belum siap bertemu dengan andre tapi bagaimanapun diana harus berani


Diana membuka pintu pelan pelan dan menutupnya pelan pelan akan tetapi langkahnya berhenti saat andre berada didepannya


" kenapa kamu kayak maling gitu? " ucap andre


" kamu? " batin diana


" ah enggak kirain kamu udah tidur makanya aku bukanya pelan pelan ya udah ya aku mau kekamar dulu "


Diana ingin berlari tapi tangannya ditarik oleh andre


" kita harus bicara " ucap andre


Glekk .... Diana melenan ludahnya apa yang akan dibicarakan oleh andre


" iya nanti kalau aku habis mandi ya " ucap diana


" udah enggak bisa ditunda lagi na, aku maunya sekarang kasih waktu aku sedikit aja " ucap andre


" kamu mau ngomong apa ? " ucap diana gugup


" sebenernya aku udah mau ngomong ini dari jauh jauh hari tapi aku nunggu waktu yang tepat buat ngomong ini dan mungkin waktu yang tepat adalah hari ini " ucap andre


" hah? Waktu yang tepat apaan ? " tanya diana


andre memegang kedua tangan diana dan mengambil nafas dalam dalam yang mana membuat diana semakin gugup


" sebenernya aku udah lama suka sama kamu na " ucap andre


Deg.... Diana kaget dengan ucapan andre, dia menembak diana


" aku enggak tau rasa suka aku ini udah dari kapan, tapi yang jelas aku enggak mau kehilangan kamu na walaupun ingatan aku belum kembali tapi aku janji aku enggak akan ninggalin kamu, kamu mau kan jadi pacar aku? " ucap andre dengan tulus


" bagaimana kalau dikehidupan kamu sebelumnya kamu udah punya pacar bahkan istri ? Apakah janji kamu bisa aku pegang "


Andre sedikit terdiam entah apa yang membuatnya terdiam


" aku enggak bisa janji soal itu, tapi yang jas bagaimanapun keadaannya aku enggak akan ninggalin kamu na, kamu segalanya buat aku, apalagi setelah kejadian kemarin malam buat aku takut kehilangan kamu dengan kamu selalu ngehindar kalau lihat aku buat aku tersiksa na " ucap andre


" apakah kamu serius ngomong gitu ? " tanya diana


Andre mengangguk dan memegang erat tangan diana berharap diana mau menerimanya, dan setelah lama diana terdiam akhirnya diana menganggukan kepalanya tanda menerima cinta andre


" beneran kamu terim cinta aku na? Tanya andre tak percaya


" iya "

__ADS_1


Andre sangat bahagia sampai memeluk diana dengan erat tak lupa dia mencium pucuk kepala diana terus menerus sehingga membuat diana bahagia


" semoga ini yang terakhir aku deket sama cowok, semoga kamu enggak nyakitin kayak cowok sebelum sebelumnya tolong jangan kecewain aku, aku takut " batin diana dan membalas pelukan andre


__ADS_2