
Diana dan andre kembali ke rumah dengan perasaan sedikit tenang, andre juga selalu menjaga diana
" gua masakin air anget dulu buat lo mandi ini udah malem jangan mandi pakek air dingin " ucap andre
Diana mengiyakan ucapan andre dan menuju ke kursi dekat meja makan, diana melihat kearah andre yang begitu pengertian kepadanya
" makasih kamu udah nolong aku " ucap diana
Andre melihat kearahnya dan menghampirinya
" enggak usah bilang makasih karena justru gua yang punya banyak hutang budi sama lo " ucap andre
" aku seneng bisa nolong kamu aku juga seneng aku sekarang ada temennya jadi enggak usah merasa kalau kamu punya hutang budi sama aku " ucap diana
Andre melihat kearah diana entah kenapa dia begitu merasa nyaman didekatnya entah perasaan apa yang ada dihatinya
" airnya udah mendidih biar aku tuang dulu " ucap andre berdiri
Diana tersenyum kearah andre karena dia merasa tidak sendiri lagi bahkan masih ada orang yang baik kepadanya meskipun beberapa orang juga melukainya
Diana masuk ke kamar mandi setelah andre mengaturkan air untuknya
" pas banget airnya " ucap diana tersenyum
Diana melanjutkan mandinya dan sekitar setengah jam dia sudah selesai, dia melihat tas belanjakan yang dibelikan oleh tante irma lalu membukanya dan menatanya, setelah selesai diana mengambil beberapa masker dan perawatan wajah dan dibawanya ke meja tamu didepan.
Andre yang juga keluar dari kamarnya melihat kearah diana yang membolak balikan sesuatu diwajahnya
" lo lagi ngapain ? " tanya andre
" ini aku mau maskeran tapi bingung caranya " ucap diana masih kesusahan membuka lipatan maskernya
" sini biar gua bantu " ucap andre dia mengambil masker dari tangan diana lalu membukanya dengan pelan pelan
Andre memasangkan masker kewajah diana, dia begitu telaten lalu menepuk nepukan maskernya lalu mengambil cairan masker dan dioleskanya keleher diana yang membuat diana merasakan geli
" heem gitu ya cara makeknya, biar aku coba di wajah kamu "
Diana mengambil masker dan membukanya dan ingin memakainya diwajah andrw
" aku enggak usah " tolak andre
" ayolah temanni aku, emang sih kamu udah ganteng tapi enggak ada salahnya kan temanni aku ya ya " ucap diana
Dengan terpaksa andre menuruti permintaan diana dan membuat diana tersenyum
" enak gini ya ternyata makek masker hehe seger gitu " ucap diana
" lebih enak lagi kalau ditaruh dikulkas dulu " ucap andre yang ada disamping diana
" oh ya lain kali aku harus mencobanya "
__ADS_1
andre tidak membalasnya tetapi dia sedang memikirkan sesuatu
" gua boleh kasih saran buat lo? " ucap andre
" saran apa? " tanya diana
" mending lo ubah deh sebutan aku kamu sama semua orang "
" kenapa? "tanya diana
" ya menurut lo? lo akan tetep ngomong aku kamu sama orang yang udah musuhin lo? "
" emangnya kenapa " tanya diana bingung
" ya itu salah satu yang buat lo itu selalu dibully karena lo terlalu baik sama orang " ucap andre
" terus aku harus jadi jahat gitu biar gak dibully? Aku enggak mau " ucap diana
" enggak gitu, tapi kalau lo tegas dan katanya kan lo mau berubah kan jadi lo harus tegas sama orang yang nindas lo biar enggak ada yang berani sama lo " ucap andre
Diana tampak berpikir sejenak emang ada benarnya saran yang diberikan oleh andre, dia tidak boleh terlalu baik kepada orang yang selalu membully nya karena dia terlalu baik orang orang terdekatnya bahkan mengkhianatinya
" oke gua bakalan coba " ucap diana
Andre begitu syok mendengar diana mengucap lo gua dengan dia, dia sedikit merasa tak terima
" kalau sama gua jangan panggil lo gua emang gua musuh lo apa "
Sudah dua bulan sejak kejadian malam itu, dan selama itu diana juga berubah sekarang orang orang yang membullynya tidak terlalu banyak seperti sebelumnya sekarang diana akan melawannya jika menurutnya dia tidak bersalah bukan seperti sebelumnya yang hanya diam saja.
Bahkan wajah diana sekarang terlihat bersih dan putih hanya saja emang tubuhnya belum mengecil sedikitpun, diana jiga begitu frustasi karena tidak bisa menghilangkan berat badannya padahal sebenarnya diana tidak terlalu gemuk akan tetapi karena semua orang memanggilnya dengan sebutan cemuk gemuk diana bertekan untuk diet
" selamat siang kak bunga " ucap diana
" wihh makin cantik aja nih lo na "
" hehe ini berkat skincare yang dikasih sama tante irma dan kak bunga "
" haha gitu dong harus dipakek kita akan buat semua orang jatuh cinta sama lo hahaha " ucap bunga
" oh ya kak kenapa hari ini toko tutup lebih awal? Dan besok katanya juga tutup emang kenapa? "
" ohh ituu, tante irma keinget sama nathan na jadi dia mau pergi jalan jalan sama anak ceweknya dan juga dia ingin menutup tokonya karena setiap pergi dengan nathan, nathan akan selalu menyuruh semua karyawannya juga berlibur walaupun hanya setengah hari " ucap bunga
" ohh baik banget ya nathan keliatannya kak " ucap diana
" iya kan dulu calon lo, lo sih enggak mau dijodohin sekarang jadi janda kan lo " ucap bunga
" yeee nikah aja belum udah jadi janda aja aku hahaha " ucap diana
Mereka sudah menutup toko sekitar jam 4 sore tadi dan bunga juga sudah berpamitan untuk pulang
__ADS_1
" bosen juga jam segini udah pulang, apa aku ketemu andre aja ya " ucap diana
Ya dua bulan berlalu hubungan andre dan diana juga semakin dekat akan tetapi memang mereka belum mengerti perasaan apa itu
andre yang sedang sibuk itu tiba tiba melihat ada dua air didepan kasir dan menoleh kearahnya
" diana " ucap andre
" haiiiii " ucap diana
" ngapain lo ketoko sore sore lagi elo enggak kerja? "tanya andre
" kerja kok tapi cuma setengah hari bos aku nyuruh buat liburan hehe "
" terus kenapa lo kesini " ucap andre bingung
" mau liburan kemana, sayang juga uangnya jadi aku putusin buat liburan kesini deh hehe "
" udah ini itung berapa harganya " ucap diana
" enggak usah biar aku yang bayar " ucap andre
" jangan dong mentang mentang udah banyak uang sekarang " ucap diana mengeluarkan uang seratus ribu
andre pun terpaksa menerima uang dari diana dan diana juga langsung meminum minumannya
" ini " ucap diana
" buat gua "
Diana mengangguk dan melanjutkan minumnya lalu diana duduk di kursi dalam toko dan berniat menunggu andre pulang karena sebentar lagi jam kerja andre selesai
" ayok gua udah selesai " ucap diana
Mereka keluar dari toko dan diana memberikan kunci montornya kepada andre dan andre menerimanya, mereka pulang dengan berboncengan , tetapi andre tidak membawa diana langsung kerumah tapi andre membawa diana ke tempat stand makanan pinggir jalan
" ngapain kita kesini ? " tanya diana
" udah turun aja " ucap andre melepaskan helm
Diana mengikuti jalan andre dan dia berhenti ke stand makanan korea
" ayo ambil na jangan dilihatin doang "
Diana menelan ludahnya memang diana sangat menyukai makanan korea tetapi sedetik wajah diana berubah dia menggelengkan kepalanya dia teringat jika dia harus diet
andre menerima makananan pesanannya lalu menyuapkannya ke mulut diana, diana ingin menolak tetapi aroma makanan itu sangat menggoda diana
" nah gitu makan, jangan paksa buat diet pikirin juga kondisi lo "
andre tersenyum melihat diana memesan kembali beberapa makanan bahkan diana menjelajahi semua stand makanan disana yang membuat andre menggelengkan kepalanya
__ADS_1
" dasar bocah itu, katanya enggak mau tapi borong semua untung aja abang yang jual enggak diborong juga " ucap andre