Dunia Hanya Untuk Si Cantik

Dunia Hanya Untuk Si Cantik
benar benar ingin melupakan


__ADS_3

Seminggu setelah kecelakaan doni, dianatidak lagi mendengar kabar pria itu akan tetapi saat dikampus dia melihat pria itu sudah kembali sehat senyum dibibirnya melebar entah apa yang dipikirkan diana hingga melihat pria itu saja sudah membuat dirinya bahagia


" Kamu keliatan udah sehat, syukurlah kalau gitu " Ucap diana


Diana merasa gugup ketika doni berjalan kearahnya, jantungnya masih berdenyut kencang sekali, tapi gugupnya seketika hilang ternyata doni menghampiri elena yang berada dibelakang nya


" Sayang tadi aku keaparteman kamu ternyata kamu udah kesini " Ucap doni tanpa melihat diana


" Maaf ya tadi banyak tugas jadi aku buru buru pergi deh " Ucap elena


Diana yang ingin berjalan meninggalkan mereka berdua tapi diurungkan saat mendengar jika doni mengatakan sesuatu kepada elena


" Emang kamu udah sehat? Apalagi kamu udah donorin darah buat aku "


Deg ucapan doni serasa menjadi tanda tanya dihati diana


" Elena donorin darahnya buat doni? Bukannya golongan darahnya B ya, jelas jelas aku yang donorin darah buat doni cih wanita ini sangat licik rupanya " Batin diana


" Kamu percaya kalau dia yang donorin darah buat kamu " Ucap diana


Doni melihat kebelakang, deg… . Entah kenapa dia menjadi sedikit gugup melihat diana


" Sejak kapan diana disini? Apa udah dari tadi? " Batin doni


" Maksud lo apa Na!!!! Emang lo tau doni kenapa hah " Bentak elena


" Ya menurut lo? "


" Lo tega banget na sama gua apa sih salah gua sama lo? " Tanya elena


" ELo lucu banget sih el, pinter banget playvictim " Ejek diana


Elena mengepalkan tanganya, sejak kapan diana menjadi pembangkang seperti ini bahkan dia udah berani dengan dia


" Terus kalau bukan gua siapa yang donorin darah buat doni apa elo!!!? Bentak elena


Diana hanya diam ingin sekali dia mengatakan jika memang dia yang mendonorkan darahnya buat doni, akan tetapi perkataan elena dirumah sakit masih membekas dihati diana toh bisa aja doni tidak mempercayainya 


" Enggak bisa jawab kan elo, jadi jangan nyudutin gua kek gitu na, lo enggak tau gimana susahnya gua bawa doni kerumah sakit lalu donorin darah buat dia kenapa lo jahat banget sama gua " Ucap elena menangis


" Hah " Ucap diana


Doni yang melihat elena menangis menghampiri diana dan mencengkram tangan diana dengan kuat


" Auhh sakit don sakit… . " Ucap diana


" Denger ya na, gua peringatin elo jangan ngurusin urusan elena dan gua dan jauhin kita kalau bisa elo pergi jauh jauh dari hidup gua karena gua enggak pernah anggap elo ada ngerti " Bentak doni melepaskan tangan diana dengan kasar


Sakit… tentu saja sakit, sebisa mungkin diana menahan air matanya agar tidak keluar dia tidak mau melihat elena tersenyum bahagia atas penghinaan ini

__ADS_1


" Elo tenang aja gua akan jauhin elo dan dia " Ucap diana menunjuk elena


" Dan detik ini gua udah melupakan cinta gua buat elo inget itu " Ucap diana


Diana berjalan menjauh dari doni dan elana tapi dia berhenti 


" Dan semoga pilihan elo enggak salah agar elo bisa bahagia seumur hidup elo " Ucap diana


Diana berlari dia sudah tidak bisa menahan air matanya lagi


Doni menatap diana entah kenapa hatinya sakit saat mendengar diana mengatakan jika akan melupakannya dan juga melihatnya menangis membuat doni merasa bersalah


" ayo sayang kita pergi enggak enak diliatin anak kampus aku udah enggak mood masuk kelas " ucap elena


" iya kita pergi "


Diana masih mengikuti kelas dia sudah bertekad akan melupakan doni apalagi pria itu selalu menjelekannya entah apa yang sudah diana lakukan sehingga doni membencinya seharusnya kan diana yang membenci doni karena sudah memanfaatkan diana


Diana berjalan ke parkiran dan mengendarai sepeda motornya ke toko, dia juga lebih keliatan bahagia


" siang kak bunga "


" siang na, makin cantik aja udah sana buruan ganti baju toko rame banget dari tadi " ucap bunga


" oke kak "


Andre


Pulang kerja kita mulai dietnya oke sekalian jemput gua hehe


" nih bocah emang kadang nyeselin ya " ucap diana


Diana berganti pakaian lalu keluar membantu bunga,


" akhirnya sepi juga " ucap bunga


" hehe iya ya kak toko nya makin rame "


" oh ya na, kayaknya gua kerja ditoko ini udah enggak lama lagi deh " ucap bunga


" hah jadi maksud ka bunga mau berhenti " ucap diana kaget


" iya papa pengen aku bantu perusahaan, apalagi perusahaan nathan papa masih bantu ngurus itu apalagi kan adik nathan masih belum bisa "


" yaaa aku udah enggak ada teman lagi dong kak " ucap diana


" masih dong, tante udah cari pegawai baru semoga dia baik kayak elo hahaha "


" semoga aja kak "

__ADS_1


Setelah selesai kerja diana pergi ke toko tempat andre berkerja, dia melambaikan tangan ke andre dan andre menghampiri diana


" udah nunggu lama? " tanya diana


" enggak cuma satu jam dong "


" hah satu jam, maaf ya hehe "


" santai aja "


Andre mengambil kunci diana dan mengambil alih motor diana, mereka pulang kerumah


" jadi kita mau apa nih ? " ucap diana


" lo kalau mau diet diet aja divisit kalori jangan enggak makan " ucap andrw


" apa itu "


" lihat aja google banyak kok artinya, jadi kita mulai itu dan gua idah daftarin elo ketempat ngejim " ucap andew


" hah tapi.... "


" cuma hari minggu kok, dan gua yakin kalau elo sungguh sungguh pasti diet elo berhasil " ucap andrw


" apa gua bisa? "


" ya elo harus yakin lah, dan satu lagi niat elo enggak boleh bales dendam " ucap andre


" yeee emangnya aku mau bales dendam sama siapa " ucap diana polos


" lagian aku udah mutusin buat move on, lagian udah enggak ada tempat lagi buat aku dihati dia jadi ngapain aku harus menuhin hati aku buat dendam itu malah buat aku sakit hati "


Andre berjalan ke arah diana lalu mengusap kepala diana, diana melototkan matanya dan merasa gugup


" nah gitu dong, elo juga berhak bahagia, masih banyak laki laki jadi enggak usah mikir laki laki brengsek itu "


" iya iya udah sana mandi, bau tauk "


" kayak lo enggak bauk aja " ucap andre


" ya makanya cepetan mandi biar nanti kalau udah selesai giliran aku " ucap diana


" enggak sekalian mandi bareng aja kita " goda andrw


" tuh sama bebek tetangga aja kalau mau mandi bareng kebetulan dia suka main air " ucap diana


andrw berjalan ke kamar mandi, dia sungguh kalah jika berdebat dengan diana tapi dia bersyukur jika diana benar benar akan move on, entah karena apa dia bisa sesenang ini


Diana duduk disofa dan membaca bacaan digoogle tentang cara untuk diet terutama divisit kalori

__ADS_1


__ADS_2