
Eden melangkah mendekati Eltyra perlahan-lahan, takut jika ia akan diserang secara tiba-tiba. Lama kelamaan jarak diantara keduanya mulai menipis dan Eden mengulurkan tangannya hendak menyentuh Eltyra, tiba-tiba harimau itu terbangun dari posisi berbaringnya lalu menatapi Eden dan hanya diam saja tanpa melakukan apa-apa sontak hal ini membuat semua orang yang berada di sana memiringkan kepalanya heran.
"Ehh, apa-apaan ini!? apa yang sedang terjadi?"
"Diamlah Mile!"Bentak Selly.
"Oh-ohh, Elty-"
BOOOOOMMMM!!
"Graaauuummmmm!!"
"EDEN!!"
Mile memalingkan wajahnya sambil menutupi hidungnya agar tidak terkena terpaan debu dari Eltyra, harimau itu entah mengapa bisa tiba-tiba menyerang Eden dan membuatnya terhempas jauh. Keempat anggota tim FONT mematung dengan mulut yang terbuka lebar, Zack segera menyadarkan dirinya dan menuju ke arah Eden yang terus menghantam pepohonan.
"Ukhh, ukhh!! akhhh!"Eden mengerang kesakitan setiap punggungnya menghantam dan menghancurkan batang pohon dibelakangnya, Ia akhirnya berhenti dan jatuh terduduk di tanah sambil memuntahkan darah segar.
"Khaaaakk!! uhukk, uhuk!"
"Eden, apa kau baik-baik saja?"Tanya Zack panik sambil mengguncang-guncang tubuh Eden.
"Uhukk, aku baik-baik saja senior. Mengapa Eltyra tiba-tiba menyerangku?"Eden menghapus noda darah yang berada di bawah bibirnya, ia mencoba untuk berdiri dengan bantuan dari Zack.
"Aku juga tidak tahu, padahal dia tidak pernah seagresif ini kepada siapapun. Apa jangan-jangan kau menyembunyikan sesuatu?"Selidik Zack.
"Apa!?"
"Eden!! Zack!! cepat pergi!! kami sedang menuju ke arahmu!"Teriak Mile dari kejauhan.
__ADS_1
"Celaka!"
BRAAAKKK, BRAAAKKK!!
"Roooaaaarrrrr!!"
Pepohonan yang berada di samping di Eden dan Zack bertumbangan kesana-kemari dan membuat sebuah angin kencang menyibak rambut mereka berdua, tanpa berbasa-basi lagi Zack segera menarik pergelangan tangan Eden dan mengajaknya untuk melarikan diri.
"Ayo!"
"Ehh, tapi....."Eden melirik ke belakang dan terkejut dengan apa yang ia lihat, Eltyra muncul dari balik pepohonan dan terus menatap dirinya tajam sambil meneteskan air liur. Harimau itu terus mengerang dan matanya berwarna merah menyala, ukuran tubuhnya juga bertambah tiga kali lipat, Eden sampai berkeringat dingin dibuatnya.
Selly, Nana, dan Mile masing-masing dari mereka mencoba sekuat tenaga untuk menghentikan Eltyra dengan mengikat dan menarik tali di pergelangan kakinya. Namun hal itu sepertinya hanya akan memperlambat Eltyra sedikit saja, sungguh kasihan melihat mereka diseret-seret seperti sekarung
beras.
"Kalian, cepat menyingkir!"Teriak Mile.
"Zack!!"
Ekor Eltyra yang panjang datang dari arah kanan dan sudah berada dekat dengan tubuh Eden dan Zack, jika terkena pukulan ini seseorang bisa dipastikan akan terhempas sampai beratus-ratus meter jauhnya. Mereka berdua sudah tidak bisa menghindar lagi.
'Gawat, sudah tidak sempat.......!'Batin Eden dan Zack bersamaan.
WUSHHHHH!!
"Hei, hei~ sudah kuduga akan menjadi seperti ini."
"Hmm, siapa?"Gumam Eden sambil membuka matanya."Se-senior Walrack!"
__ADS_1
"Kapten!"Panggil Zack.
"Haah, kejadian ini pasti ada kaitannya dengan guru sialan itu. Eden, apa kau baik-baik saja?"Walrack menurunkan Eden dan Zack yang telah ia papah daritadi, ternyata pada detik-detik terakhir ketika ekor Eltyra hampir mengenai tubuh mereka. Walrack memakai sihirnya dan berhasil menghindar ke tempat yang lumayan aman.
"Sihir ini? apakah teleportasi!?"Eden melirik ke arah Eltyra yang sedang mengamuk, jarak diantara medan berantakan itu dengan dirinya terpaut lumayan jauh. Bagaimana bisa Walrack tiba-tiba membawanya dari sana ke sini dalam sepersekian detik? sihir teleportasi, itulah hal pertama yang terlintas di benak Eden.
"Bukan, bukan sihir teleportasi. Melainkan sihir kecepatan yang bernama lightning steps. Aduh~ kau kelihatannya sangat tertarik dengan topik ini ya? sayang sekali......Kita masih memiliki hal lain untuk dilakukan."Walrack menyentuh pundak Zack dan Eden, ia berbisik-bisik merapalkan sebuah mantra. Percikan yang terlihat seperti petir perlahan-lahan mulai muncul di kedua kakinya, dan ia segera melesat tanpa memberi aba-aba terlebih dahulu.
WUSHHHHH!!
'Ce-cepatnya!'
"Mile, apa yang harus kita lakukan sekarang?! aku sudah tidak mampu lagi."Nana mengeratkan genggamannya pada tali yang mengikat Eltyra, ketiga elf ini sudah benar-benar kehabisan tenaga dan tidak sanggup lagi. Mereka juga tidak tahu jika Eden dan Zack sedang bersama Walrack sekarang, perlahan namun pasti mereka bertiga mulai kehilangan kesadaran.
"Nana, Selly, Mile! pancing Eltyra menuju ke arah tenggara, kapten sedang menunggu disana."Teriakan Zack menggema di kepala mereka, lalu turunlah sesosok pria itu dihadapan Eltyra yang berniat untuk memancingnya sambil membawa sesuatu.
'Itu, lambang formasi!'Batin Nana, selly, dan Mile bersamaan.
****
"Eden, apakah kau sudah siap? ini adalah rencana kita satu-satunya, jika gagal....."
"Tenang saja senior, kau bisa mengandalkanku."Eden melompat naik ke atas sebuah pohon besar disamping Walrack, setelah itu ia tidak terlihat lagi.
Walrack menghela nafas panjang dengan raut wajah jelek, ia benar-benar kecewa pada dirinya sendiri karena telah menggambar papan formasi sejelek itu.
To be continued_»
__ADS_1