EDEN; The Half Elf

EDEN; The Half Elf
Chapter 35_Explanation For Everything [2]


__ADS_3

"Hmm, inikah hadiah yang diberikan oleh ibu?"Gumam Eden sambil mengelus-elus Elegish yang berada di atas kasurnya dengan lembut.


'Tidakkah busur ini terlalu besar untukku? apakah aku bisa menggunakannya?'Eden kecil mencoba untuk mengangkat Elegish dan ujung-ujungnya terjatuh ke lantai karena busur itu terlalu berat.


Ia pantang menyerah dan mencoba untuk mengangkat busur itu lagi."Urgghhh, beratnya!"Eden memeluk Elegish dan akhirnya menghela nafas lega karena ia telah berhasil.


'Ehh, kenapa rasanya menjadi jauh lebih ringan ya?'Batin Eden, ia pun segera berlari keluar ruangan dan berniat untuk kembali ke taman menemui ratu Arasyia.


Ditengah perjalanan, Eden bertemu dengan pangeran Dante yang berniat untuk menganggunya. Eden kecil tahu bahwa ia sangat tidak disukai oleh kakaknya yang ke-8, ia berniat untuk melarikan diri namun begitu ia membalikkan tubuhnya kebelakang ada beberapa pengawal berbadan besar disana.


"Ka-kak Dante, apa yang ingin kau lakukan?"Tanya Eden ketakutan.


"Apalagi? tentu saja aku ingin menganggumu, tangkap dan bawa dia!"Perintah Dante.


"Baik!"


"Ti-tidak, tunggu sebentar....Kak Dante, ibu sedang menungguku. Aku akan segera kembali begitu memberikan ibu busur ini."Bujuk Eden.


"Hmph! ibumu? yang mulia ratu Arasyia? dia telah pergi untuk selama-lamanya, kau pikir darimana aku mendapatkan keberanian sebesar ini untuk menganggumu. Ayahanda telah mengusir ibumu karena dia sangat membencinya, dan berikutnya adalah giliranmu~"


"A-apa!?"


Dante melangkah mendekati Eden dan menjambak rambutnya, hanya karena usia dan tubuh Dante lebih besar daripada Eden. Tidak ada satupun pengawal di sana yang berani menghalanginya melakukan kekerasan.


"Adikku, apakah kau tahu? aku sebenarnya sangat, sangat, sangat menyayangimu. Mari kita pergi bermain."Dante menarik dan menyeret Eden dilantai seperti kain lap, Eden tidak bisa melawan sama sekali dan meninggalkan Elegish di lorong-lorong kamarnya.


"Uuukkkhhh!"


********


"Kirana, ayo kita pergi~"Ucap ratu Arasyia pelan.


"Baiklah."


Kereta sang ratu bergerak keluar dari gerbang istana dan meninggalkan kota dengan tangisan dari para penduduknya, mereka tidak percaya bahwa ratu Arasyia telah melakukan sesuatu kesalahan yang besar sampai-sampai diasingkan keluar.


'Eden, anakku~ ibu percaya kamu pasti akan menemukan ibu suatu hari nanti, jadilah kuat dan hentikanlah pertikaian yang telah menyusahkan kita selama ini.'Batin ratu Arasyia.


"Aargghhhh, kakak hentikan. Hentikan!"Eden menutupi kedua telinganya sambil menangis tersedu-sedu, ia benar-benar disiksa oleh Dante dan beberapa kakak angkatnya yang lain.

__ADS_1


"Hahahahahaha~"


Satu minggu berlalu semenjak kepergian ratu Arasyia dari kerajaan Venttrusus, masih banyak misteri dan hal yang harus Eden pecahkan sendiri agar ia bisa mengetahui segalanya.


Baginda raja dan Eden tidak pernah bertatapan satu sama lain selama satu minggu, keduanya mengurung diri di kamar masing-masing meratapi kepergian ratu Arasyia.


Beberapa hari kemudian baginda raja pun akhirnya kembali seperti semula, seperti tidak ada apapun yang telah terjadi selama ini. Ia berada di ruang makan bersama dengan selir-selir dan anak angkatnya.


Ray adalah kakak tertua dan dia adalah anak angkat dari selir pertama, selir pertama masih memiliki dua anak bernama Key dan Lysa. Key adalah anak angkat sama seperti Ray, sedangkan Lysa adalah keturunan murni darinya dan baginda raja.


Selir kedua memiliki satu anak laki-laki dan satu anak perempuan, anak laki-lakinya bernama Luck dan dia adalah anak angkat sama seperti Ray dan Key, hanya saja berbeda ibu lah ya. Anak perempuannya adalah murni keturunan dari baginda raja dan bernama Este.


Selir ketiga memiliki dua anak angkat bernama Hizard dan Dante, ia tidak bisa memiliki keturunan dengan baginda raja karena didiagnosis menderita kemandulan.


Selir keempat adalah selir yang baik dan tidak memiliki karakter licik seperti selir-selir yang lainnya, ia memiliki seorang putri bernama Moon yang murni keturunan dari baginda raja. Sayang, ibunya memang sangat baik namun anaknya sangatlah jahat.


Saat ini putri Leony dan ibunya belum menjadi anggota keluarga kerajaan, beberapa tahun kemudian di masa mendatang baginda raja akan bertemu dengan mereka berdua dan kembali mengangkat seorang selir dan putri.


Setelah sekian lama mengurung diri di dalam kamar, Eden akhirnya memutuskan untuk keluar. Tapi ia ingin keluar dari kerajaan untuk mencari ibunya, dengan usianya yang masih begitu kecil tentu saja baginda raja tidak mengijinkan hal itu.


"Tidak boleh, kau tidak boleh keluar dari istana. Pengawal, awasi pangeran Eden setiap saat dan jangan sampai membiarkan dia keluar dari istana."Perintah baginda raja.


"Ayah!"Bentak Eden.


"Tidak boleh membantah, kau hanya boleh keluar jika aku memberikanmu ijin untuk keluar. Mengerti!?"Bentak baginda raja balik.


"Cihh."Eden pun membalikkan badannya dan melangkah pergi dari hadapan baginda raja.


"Eden, a-ayah minta maaf."Gumam baginda raja sambil menundukkan kepalanya.


Puluhan tahun Eden selalu berada di dalam istana dan diganggu oleh kakak-kakaknya, suatu hari ia secara tidak sengaja bertemu dengan Leony yang baru saja diangkat menjadi putri. Leony tersesat sampai di lorong-lorong kamar Eden karena berusaha untuk mencari kamar mandi.


"Hei, apakah kau tahu dimana kamar mandi berada? aku sudah tidak tahan lagi."Ucap putri Leony.


"Siapa kau? apakah kau adalah pelayan baru?"Tanya Eden.


"Apa!? pelayan! aku adalah seorang putri yang baru saja diangkat, tidakkah kau melihat bagaimana penampilanku!"


'Cihh, kakak baru lagi!'Eden memalingkan wajahnya dan mengepalkan kedua tangannya.

__ADS_1


Putri Leony yang sudah tidak bisa menahan diri lagi mengangkat tinggi-tinggi tangannya dan hendak menampar Eden, Eden yang melihat hal itu segera berlutut dan memohon ampun dengan tubuh yang gemetaran.


"Ka-kakak, tolong ampuni aku. Aku bersalah, aku minta maaf, jangan menghukumku lagi. Aku mohon."


"Ehh?"Putri Leony yang awalnya merasa murka mendadak tersenyum hangat dan tidak jadi memukul Eden, ia malahan mengelus kepala Eden dengan lembut dan kembali bertanya.


"Sudahlah~ katakan saja kepadaku, dimana kamar mandinya. Aku tidak akan memukulmu, aku berjanji."Ucap putri Leony.


"Ka-kamar mandinya berada di lorong sebelah kiri."Balas Eden pelan.


Putri Leony menganggukkan kepalanya."Terimakasih banyak adikku, aku akan kembali menemuimu nanti. Sampai jumpa~"


Semenjak saat itu putri Leony dan Eden menjadi akrab dan selalu menghabiskan waktu bersama-sama, belajar dan bermain, hari-hari mulai terasa lebih baik daripada biasanya karena kedelapan saudara-saudari Eden sedang mengikuti acara pengujian pohon suci Digrasirs dan akan segera masuk ke akademi.


Beberapa tahun kemudian raja pun akhirnya mengijinkan Eden untuk keluar dan membuat sebuah deklarasi baru mengenai kesepuluh anak-anaknya, semua putri dan pangeran dikumpulkan kemudian diberikan sebuah mahkota dengan Eden sebagai pusatnya.


"Hidup yang mulia!"


"Hidup para pangeran!"


"Hidup para putri!"


Perlakuan pilih kasih baginda raja kepada seluruh anak-anaknya membuat para selir licik nan jahat dan saudara-saudari Eden yang terkutuk semakin merasa murka dan bersumpah untuk melenyapkan Eden, mereka tidak akan pernah berhenti. Tidak akan, kecuali kalau pangeran Eden lenyap.


Eden sebenarnya tidak terlalu suka diperlakukan seperti ini, lebih baik jika ia diabaikan dan dibiarkan begitu saja oleh semua orang. Semuanya telah berakhir, kedelapan saudara-saudari Eden telah pergi ke akademi. Ia sudah mulai terbebas dan bisa pergi kemanapun yang ia mau, tapi bukan berarti meninggalkan kota.


Lika-liku kehidupan mulai ia rasakan, belajar sihir dan mulai tumbuh dewasa menjadi seorang yang tampan. Bertemu dengan cinta pertamanya namun mendapatkan pengkhianatan, Eden memang terlihat seperti seorang yang bodoh dan tidak memiliki tujuan hidup seperti orang-orang pada umumnya.


Namun sebenarnya tidak begitu, ia masih bertekad untuk menemukan ibunya meskipun ia tahu bahwa ratu Arasyia telah meninggal.


Ia bertekad untuk membalaskan dendam ibunya kepada para bangsa iblis, sejak awal ia telah melenceng jauh dari dirinya sendiri.


Dan sihir hitam terkuat milik ras iblis, wujud, dan kekuatannya yang sebenarnya masih belum terbongkar jelas. Apakah yang akan terjadi berikutnya.


Author Note: Kalau masih ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan, author bakalan jawab kok:3


Kalau nggak ada yaudah, wkwkwkwk...


To be continued_»

__ADS_1


__ADS_2