
Mungkin ini adalah awal dari penderitaanku,aku harus bertemu kembali dengan seorang yang pernah mencintaiku namun aku sia2kan karna kesombonganku.
Rein Aslan dia adalah teman sekelasku waktu SMA.Dia adalah anak dari keluarga yang kurang mampu.Ayahnya Herry adalah seorang Supir pribadi dan ibunya Diana adalah seorang ART.
Rein pernah menyatakan Cinta kepadaku waktu kita duduk dibangku kelas 2.Namun sayangnya Cintanya aku tolak karna aku memang tidak menyukainya.Dia pria yang miskin dan berpenampilan tak layak dimataku.
Awalnya aku tak mengira jika ini adalah awal kebencianku dengannya.Aku sering membulinya,hingga aku pernah membuat dia dipukuli oleh kawan2ku.
Memang benar,aku adalah gadis populer yang terkenal dalam 1 seklolahku dulu.Aku adalah Putri dari seorang pemilik sekolah ini juga.Ayahku Faisal herold adalah orang yang terkenal dan disegani banyak orang,hingga tidak ada yang berani kepadaku.
Suatu hari,aku sedang makan bersama kekasihku Maxim disebuah Restoran.Aku melihat Rein sedang membersihkan sebuah pintu kaca.Aku mengajak Maxim menghampiri Rein dan mengejeknya.
",.Oh max..Apakah dia tidak sadar dia menyukaiku",.seorang pelayan miskin yang beraninya mengatakan cinta kepada seorang wanita sepertiku",.
Maxim merangkulku dan mencium pipiku.
__ADS_1
",.Oh benarkah dia seorang Pria gelandangan yang ingin menggodamu",.
Rein hanya terdiam,dan dia hanya menjawab.
",.Maaf,aku ingin meneruskan pekerjaanku,."
Aku membenci kata2 yang terucap dari mulut Rein,akupun mengambil ember kecil berisi air kotor dan mengguyurkannya kekepala Rein.Rein hanya menatapku dengan kebencian.Matanya penuh dengan dendam.Tapi aku tahu dia tidak akan berani denganku karna status keluargaku.
Hari semakin berlalu,akupun masih belum puas membuli Rein hingga kami lulus sekolah.Namun tak disangka,Rein mendapatkan nilai terbaik dan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya diKampus ternama bersamaku.Aku masih belum puas membuli Rein selama 2 tahun ini,aku merasa bahagia saat dia merasa terpuruk.
5 bulan berlalu,rasanya ada yang aneh dalam diriku,aku merasa kosong saat aku tak melihat Rein.Sudah 1 minggu ini aku tidak melihatnya dikampus.Biasanya aku selalu mengganggunya saat dia sedang mengepel diToilet kampus.Karna dia adalah seorang OB disana.Aku merasa aneh pada diriku,apa yang terjadi?kenapa aku mencarinya!!!.
Hari-hari berlalu kini aku semakin penasaran kenapa aku tak melihat Rein dikampus beberapa hari ini.Aku memutuskan bertanya kepada Meisha sahabatku.
".Kenapa aku tidak melihat sigembel itu",.
__ADS_1
",.Apa kau menanyakan Rein"?."Meisha mengangkat 1 alisnya.Aku hanya menjawab dengan suara kecilku dengan nada angkuh.
",.Dia telah keluar dari kampus ini,dia tidak tahan atas perlakuanmu Fe",.Suara Meisha mengejekku.
",.Itu lebih bagus,karna tidak akan mengotori Kampus ini.",.Ucapku.
Tapi setelah 1 bulan,aku merasa benar2 merasa ada yang hilang dalam hidupku.Aku tidak bersemangat lagi untuk Masuk kuliah.entah kenapa?.
",.Kenapa kau tidak kekampus?".Meisha menelfonku.
",.Hemmm...",.Apakah Rein masuk",?.Aku menutup mulutku.Apa yang terjadi denganku.kenapa aku menanyakan dia.
",.Apa tidak salah kau bertanya ini Fe".Meisha mencurigaiku.Aku diam dan tak bisa berkata apa-apa,aku memutuskan tiba2 pembicaraan kita.
Kenapa air mataku menetes,oh tidak...apakah aku mulai merindukan Pria yang sering aku bulli.Aku mulai menghawatirkan Rein.Aku mulai merindukannya.Aku merasa kalau aku saat ini memang sedang mencintainya.Aku memutuskan hubunganku dengan Max.Karna aku merasa aku memang tidak mencintainya lagi.Aku mendapatkan karma untuk saat ini.Aku seperti orang gila menanyakan kabar Rein pada beberapa temannya.karna dia memang tidak suka bergaul dengan banyak orang.
__ADS_1