
Hari ini adalah hari yang aku tunggu-tunggu.Aku menjadi mahasiswi terbaik dalam bidang pendidikanku.Aku kini merasa pesan mama ada motifasi dalam hidupku,aku ingin menjadi wanita yang kuat,dan tidak menjadi wanita lemah.
Aku mengajak Meisha dan Rika kerumahku,aku menyuruh meisha dan rika tetap berada dalam kamarku.Aku melihat papa sudah ada dirumah dan dia sepertinya pupang agak cepat.Aku menghampiri papa yang masih berada dalam ruang kerjanya.Aku mendengar sebuah cekcok dalam ruangan itu.Papa terlihat marah dengan nada suaranya.Aku meberanikan masuk dan papa melihatku.Dia langsung mematikan ponselnya.
",.Pa...,",.Aku memanggil Papa lirih.
",.iya sayang",.Jawab papa dengan tersenyum kepadaku.Namun aku sudah bukan anak kecil lagi.aku tau papa menyimpan sebuah emosi dibalik senyumannya.namun aku tak ingin papa tau kalau aku juga tau kalau papa saat ini sedang kacau.Aku memeluknya.dan Papa mengelus kepalaku.aku mulai membuka suaraku untuk meredam amarah papa.karna aku tahu papa tidak bisa marah hanya kepadaku.
__ADS_1
",.pa...Fe ingin papa besok hadir dalam Wisuda Feza",.
",.Papa akan usahakan hadir untuk anak papa."Dosenmu juga berkata bahwa kau lulusan terbaik Tahun ini",.Papa mencium keningku.Akubtersenyum kepada papa.
",.Papa adalah satu2nya yang Feza punya pa",.setelah 1 bulan kepergian mama ini,Feza benar2 harus menjalani hidup Feza dengan papa sampai papa tua nanti".Papa memelukku lagi tanpa mengatakan sepatah kata pun.
Tiba2 ponsel papa berdering.Papa mngangkatnya.Aku melihat wajah papa yang begitu panik.Papa terduduk dengan lemasnya.
__ADS_1
Aku berteriak memanggil pelayan dan kedua sahabatku.Mereka berlari bersamaan.Mereka membawa papa kedalam mobil.Namun sayangnya,papa sudah tidak bisa tertolong lagi.Papa meninggal saat tengah perjalanan menuju Rumah sakit.Aku menangis begitu histeris.Mimpi apa yang aku rasakan semalam,aku harus kehilangan Kedua orang tuaku saat aku sudah mulai bangkit dalam keterpurukanku.
Keesokan harinya aku dijemput para sahabtku untuk pergi kekampus.Karna hari ini adalah hari terakhir aku disana.Aku akan menerima penghargaan atas prestasiku.aku juga akan menjadi wisudawati terbaik dalam kampusku.Namun semua itu sia-sia.Aku hanyalah seorang yatim piatu yang berhasil.Aku semakin terisak meratapi nasibku.nanun disis lain sahatku memberikan semangat untukku.
Aku keluar dari rumahku dan memasuki mobil Meisha.Aku melihat Maxim yang baru saja turun dari mobilnya dan menghampiriku.Aku turun kembali dan lari menghampiri Max.Max memelukku Erat.Dia tahu kalau aku sedang sedih untuk saat ini.Maxim adalah mantan kekasihku yang sangat baik kepadaku.Dia memutuskan untuk menjadi sahabat sekaligus seperti saudara dalam hidupku.
Aku menangis begitu histeris dalam pelukan Max.Aku juga Rindu kepada Max karna dia sudah meninggalkan aku selama 1 tahun ini,dia melanjutkan study bisnisnya diluar negri.
__ADS_1
",.Aku yang akan mengantarmu pergi",.Ucap Max sambil mengelus kepalaku.".Aku menganggukkan kepalaku.Max menyuruh Meisha dan Rika menaiki mobilnya.karna aku dan Max akan menaiki mobil Max sendiri.
Aku tahu Max sudah bertunangan,tapi Tunangannya juga begitu baik kepadaku.Dia tidak pernah Cemburu saat aku bersama Max.Karna dia tahu aku dan Max sudah mengakhiri huhungan ini sejak lama.Dan kita sudah tidak saling mencintai lagi.