FEZA AISE

FEZA AISE
REIN MENGGILA


__ADS_3

Mereka berdua saling berpandangan hingga akhirnya mereka hanyut dalam pikiran mereka masing-masing.Rein beranikan diri mencium bibir Feza.Feza hanya memejamkan matanya menikmati sentuhan bibir lembut Rein.ditengah kemesraan mereka tampak sekilas wajah Alexa dalam pikiran Feza.Feza membuka matanya dan melepaskan ciuman itu.


",.Kenapa Fe",.Rein yang matanya sudah sayu memandang Feza heran.


",.Kau punya istri Rein,tidak seharusnya kita seperti ini",.


Rein menaruh telunjuknya dibibir Feza.


", SYUUuttt,Aku ingin kau melupakan semua itu Feza,,Kau tau aku dulu sangat mencintaimu hingga saat ini",.Rein tidak bisa berbohong dengan kata-katanya.


",.Tapi Rein",.Belum selesai Feza berbicara Rein Dengan cepat ******* bibir Feza kembali.Feza merasa saat ini seperti kehilangan akalnya.Dia terbawa akan kenikmatan yang ia nantikan bersama Rein.


Rein merebahkan Tubuh Feza diRanjang tanpa sadar mereka sudah melepaskan pakaiannya.Rein Menikmati tubuh indah Feza,begitu juga Feza,Tubuh Rein yang sispek membuat Feza tak henti merabanya.Hingga akhirnya mereka sampai kebagian inti.Feza hanya mengeluh karna merasa bagian Vitalnya terasa begitu sakit.


Feza tertidur dengan Pulas karna lelah menghadapi Aksi Rein.Rein terduduk dan memandang Feza.


",.Aku baru tahu kau wanita yang begitu gampang Feza",.


Rein mengambil selimut dan ingin menutupi Tubuh sexi Feza yang tanpa sehelai kain itu.Rein terkejut saat melihat bercak darah di spreinya.


",.darah," .

__ADS_1


".,Oh shiittt",.Rein langsung menutupi tubuh Feza dan menuju kekamar mandi.


Rein membuka kran dan membasahi tubuhnya.Dia memikirkan Feza yang ternyata masih pertama kali melakukannya.


",.benarkah aku yang menidurinya pertama kali",.


Rein merasa menyesal telah melakukannya.Namun disisi lain Rein berperang melawan perasaan dendamnya.


", Haahaha...,Bukannya malah bagus,Dia akan merasa sakit hati saat aku hanya ingin bermain2 saja dengannya",.Rein tertawa licik.Tapi entah perasaan apa yang Rein rasakan.Rasanya cintanya juga belum hilang terhadap Feza,namun karna dendamnya menyelimuti hatinya yang berubah menjadi seperti sekarang ini.


",.Aku akan selalu mengingat Feza,saat kau mengatakan aku adalah Gelandangan gila yang kotor diacara ulang tahunmu depan orang banyak",.Rein menggenggam erat tangannya.


Feza terbangun dan memunguti pakaiannya.dilihatnya kamar iru sudah kosong dan tidak terlihat keberadaan Rein.Feza keluar kamar setelah merapikan dirinya.Saat turun tangga dia melhat Pak mang pelayan Rein sudah menyambutnya.


",.Selamat malam nona...",.Sambut pak mang.


Feza hanya menatap sekeliling mencari Rein.Pak mang mengerti jika Feza mencari Tuannya.


", Tuan Rein baru saja pergi keluar kota untuk pekerjaannya.Tuan menugaskan saya mengantar anda Pulang nona",.


",.Ha..",.Feza tercengang menatap Pak mang.

__ADS_1


",apakah dia sengaja memang menibggalkan aku,kenapa aku tidak tahu dalam pekerjaan diluar kota ini,",.


",.Mari nona saya Antar",.Pak mang membubarkan lamunan Feza.


",.Baiklah Pak",.


Pak mang mengantarkan Feza pulang setelah itu.Duperjalanan Feza hanya terdiam.Feza geran kenapa Rein tega meninggalkannya secara tiba-tiba.


",.Apakah Rein akan lama pak?".Feza membuka suaranya.


",.saya kurang tahu nona",.


",.Oh..baiklah.".


Feza meniktikkan air matanya dan menghapusnya kasar.


Keesokan Harinya Feza pergi kekantor seperti biasanya.Dia dijemput oleh Meisya.


",.Apakah kamu baik2 saja Fe",.?Meisya yang fokus menyetir terasa heran dengan Feza yang hanya terdiam melamun.


",.

__ADS_1


__ADS_2