
Feza kembali dalam Ruangannya setelah Rapat.Dia menangis dalam Ruangan itu.
",.Kenapa aku merasa sesak,kenapa,?",.Hiks..hiks.
",.Aku merasa sakit melihat Rein,Seharusnya aku tidak ada disini",.
Feza merasa dirinya benar-benar patah hati.Dia tidak bisa menahan rasa sedihnya itu.
Tak lama kemudian,Feza dipanggil oleh Pras asisten Rein.Feza spontan menghapus air matanya.Dia meminta Feza menemui Rein dengan membawa berkas-berkas yang harus Rein tanda tangani.Feza membawa Berkas-berkas itu dan menghampiri Rein.
",.Ini Tuan berkas yang harus anda tanda tangani",.Ucap Feza dengan suara yang lirih dan menaruh berkas itu dimeja Rein.Rein hanya menatap Laptopnya dan tak menjawab ucapan Feza.Rein menutup laptopnya dan mengambil berkas-berkas itu dan melihatnya.
Namun tak disangka,Feza dibuat kaget oleh Rein saat Rein melemparkan Berkas itu kelantai.
",.Apa kau tidak mengeceknya kembali.",.Ucap Rein dengan Suara dinginnya.Aku sepontan menatap Rein.Aku hanya diam tak berani menjawabnya.
",.Kau disini digaji,dan Gajimu sangat tinggi",Kau harus teliti dalam masalah pekerjaanmu."Aku membayarmu tidak untuk bersantai",.Rein mulai berintonasi Tinggi.
Feza mengambil Berkas yang ada dilantai.Matanya Sudah mulai berkaca-kaca.
",.maaf,".Feza mengucapkan itu dengan menatap Rein.
",ini belum berakhir Feza,kau harus merasakan apa yang kurasakan dulu",. batin Rein.
__ADS_1
",.Kau benar2 berubah Rein,kau bukanlah Rein dulu,Mungkin ini adalah balasan yang telah aku perbuat dulu kepadamu",. batin Feza.
",.Keluarlah,kau teliti lagi Berkas itu",.Perintah Rein kepada Feza.
Fezapun keluar dari ruangan Rein.Dia kembali pada Ruangannya.Dia duduk disebuah sofa dengan tubuhnya yang lemas.Dia merasa bahwa Dia harus bangkit.dan tidak boleh lemah dalam hal ini Feza berperang melawan perasaannya sendiri.Dia menghapus air matanya dan beranjak menyelesaikan tugasnya.
Waktu menunjukkan istirahat,Feza masih berada dalam Ruangannya.Namun tiba-tiba Meisya sudah ada di hadapannya.
",.kau tidak makan,?".
Feza menatap Meisya,dan menggelengkan kepanya.
",.Aku tidak lapar",.
",.Apa karna Rein kau menangis",.
",.Dia memarahiku Mei,".Dia membalaskan semua perkataannya kepadaku,",.hiks..hiks.
",.Aku ingin berhenti Meisya,aku tidak ingin bekerja lagi",.aku semakin sakit saat melihat Rein,Aku tidak bisa mengutarakan kata maafku padanya",.Hiks..hiks..
",.Feza....,kau harus kuat",bukankah kau bilang Kau akan melupakan Rein",.Meisya melerai pelukannya dan menghapus air mata Feza.
",.Jangan Kau menjadi wanita lemah",ingat itu".Apa kau tidak ingat kata2 Mamamu",.Meisya menasehati Feza,namun Feza hanya menatapnya dengan mata sendunya.
__ADS_1
",.Kau harus bisa membuang semua Cintamu kepada Rein",karna Rein takkan membalaskan ini dan hanya akan membuatmu menyesal karna kelakuanmu dulu terhadapnya.".
Feza menganggukkan kepalanya.Meisya keluar dari ruangan Feza dan kembali pada Ruangannya.
Feza teringat dengan kata-kata Meisya,bahwa dia benar-benar harus melupakan Rein.
Feza membawa berkasnya kembali kepada Rein.Pras mempersilahkan Feza masuk dalam Ruangan Rein.Feza begitu kaget saat dia melihat Rein bermesraan dengan seorang wanita.Feza merasa tidak bisa mengontrol emosinya.
",.apakah aku cemburu,",. mata Feza mulai berkaca-kaca.
Rein melihat kedatang Feza,dia semakin erat memeluk Alexa istrinya itu.
",.beby...,untuk apa kau kemari",.
",.Aku ingin meinta sebuah Tas chanel keluaran terbaru Honey",.Alexa merangkul leher Rein dan mengecup bibirnya.
Feza semakin tak bisa menahan air matanya,dia keluar dengan tiba2 tanpa berpamitan kepada Rein.Rein melihat itu,dia tersenyum sinis melihat Feza pergi.Rein melepaskan pelukannya dengan Lexa,.
",.Pulanglah,Pras nanti akan mangurus apa yang kau inginkan",.Nada dingin Rein kembali lagi.
",.Baiklah honey,".Ini adalah hari pertama kau bermesaraan denganku",.aku harap kau akan selalu seperti ini.",.
Rein tak menepis itu,dan membelakangi Alexa yang diantar keluar Ruangan oleh Pras.
__ADS_1
",.Feza Aise,Apakah kamu Cemburu melihatku tadi",.Rein Tersenyum puas.
",.Ini belum seberapa sayang,".