
Feza kini sudah berada di Cafenya menanti pertemuannya.Jam sudah menunjukkan pukul 10 lewat.
",.Nona,...Direktur dari Perusahan Berlian Group sudah datang",.Ucap salah satu karyawan Feza.
",.Oh,baiklah...",.Feza beranjak dari Ruangannya dan pergi menemui Direktur Berlian Group.
Feza melihat seseorang yang sangat begitu tampan duduk disofa dengan begitu Arogannya dengan seorang perempuan yang duduk disampingnya.
",Benarkah dia,...",.Feza mendekati Orang itu.
",.Selamat Siang Tuan",.
Direktur itu berdiri menatap Feza dan memhuka kaca matanya.
",.Aise...",.Ucap lelaki itu.
",.maaf,anda.....",.Feza menatap lelaki itu dan berusah mengingatnya.
",.Kau tak mengingat aku,aku Revan Temanmu SMP",.
",Oh,...silahkan duduk dulu..." .,Feza mempersilahkan Revan Duduk.Feza masih memandangi Revan yang mungkin sudah sangat berubah total.
",.Kau Revan sekelasku dulu..",.Tanya Feza yang mencoba mengingat2 kembali.
Revan mengangguk dengan tersenyum.
",.Kau direktur Berlian Group",.Feza bertanya lagi.
".,iya....,",.
",.Waww..." .Feza tersenyum menatap Revan.
Feza menepuk tangannya seraya memanggil pelayannya dan membawakan minuman dan makanan suguhan.
__ADS_1
",.Oh iya,...apakah dia",..??Feza menunjuk wanita yang disamping Revan.
",.Asistenku,", Jawab Revan dengan menatap Feza.
",.Sungguh,...dia tidak pernah berubah dan sama dengan dulu cantiknya",. Revan tersenyum melihat Feza.
",.Kenapa kau senyum2,kau mengingat sesuatu tentangku",.Feza mulai salting dengan pandangan Revan.Feza mengingat dulu pernah menyatakan Cinta terhadap Revan namun Revan tolak karna dia sudah punya pacar.
",.aku hanya mengingat saat kau mengajakku dibawah pohon mangga...",.Revan mulai menggoda Feza.
",.Revannnn....,".Feza mencubit tangan Revan dengan refleks.
",.Aw....",.Revan menggosok tangannya yang dicubit Feza Dengan menyeringai.
",.makanya jangan kau katakan hal itu lagi,",.Feza menutup wajahnya malu.
",.baiklah,kita lupakan dulu masa lalu kita,..",Aku ingin membicarakan Cafeku ini",.Ucap Feza sambil membuka sebuah berkas ditangannya.
Revan mengambil Berkas yang ada ditangan Feza dan menutupnya.
",.Benarkah,.",.Feza kaget mendengar Ucapan Revan.
",.Revan...,kau tidak ingin tahu dulu keadaan Cafeku dan baru mempertimbangkan Harga",.
",.Aku percaya kepadamu,",.karna Cafe ini bukan untukku,tapi adikku",.Jawab Revan.
",.Kau tidak akan menyesal bukan,",.Fezamengambil lagi Berkas yang ditangan Revan.
",.Aku telah menyesal karna dulu pernah menolakmu",.
",.Revannnnn...",.Kau mulai lagi...",.Feza mencubit tangan Revan lagi,dan kali ini lebih kecil.
Asisten Revan yang disampingnya hanya tersenyum melihat mereka yang terlihat bahagia.
__ADS_1
",.Apa kau sudah menikah",.Tanya Revan memandang Feza serius.
",.Iya....,aku sudah menikah",.Aku juga sudah punya putra berumur 5 thn",.jawab Feza.
",.Kau sudah menikah juga..."?.
",.Hemmm,tapi aku bercerai dengannya",.Jawab Revan sambil meminum Jus didepannya.
",.Kenapa...?".Feza bertanya heran.
",.Dia berselingkuh saat aku ada pekerjaan diluar negri 1 thn lebih",.
",.Apa kau punya anak...",.?
",.Iya....,putriku berunur 4 thn",.Revan menatap Feza dengan senyumannya.
",.Dia bersamamu...",.
",.Hemmm...",.
",.Ohhh....,apa kau tak kasihan dengan putrimu,",.?.
",.Ya bagaimana lagi,ini sudah jalanku...,Tapi aku yakin suatu saat Chelse akan menemukan mama sepertimu",.
",.Hahaha,.kau seperti mengenal aku saja Re..".
",.Tapi aku lihat kau banyak berubah,kau dulu sangat Centil,dan suka menggoda teman2mu",Kau juga sangat jail."Ucap Revan dengan bibirnya yang disunggingkan ke atas.
Feza tertawa lepas mendengar ucapan Revan.
",.benarkah aku seperti itu Re...",.
Feza berbicara panjang lebar dengan Revan,dan hingga akhirnya selang beberapa lama mereka memutuskan untuk mnegakhiri perbincangan itu.
__ADS_1
",.Sampai jumpa kembali Aise...",.Ucap Revan yang menggenggam tangan Feza.
",.Sampai Jumpa".Feza tersenyum kepada Revan.