FEZA AISE

FEZA AISE
SEMAKIN LIAR


__ADS_3

Tak lama kemudian Rein keluar dari kamar mandi.Rein terlihat segar dan sangat tampan setelah merapikan rambutnya.Dilihatnya Feza sedang menyuapi Erol makan.


",.Aku akan berangkat kerja,..aku titip Erol kepadamu",.Rein memasang jasnya.


",.Kapan kau akan kesini lagi",.Tanya Feza menatap Rein.


",.Nanti selesai miting aku akan segera kesini",.Rein menatap Feza kembali.


",.jangan lama2,aku menunggumu,",.Feza tersenyum menggoda.Meisya dan Pras tersenyum melihat tingkah Feza.


Rein menarik nafas Geram dan mendekati Feza.


",.jangan salahkan aku jika aku menghamilimu untuk yang kedua kalinya",.Bisik Rein ketelinga Feza.


Feza hanya tertawa lepas mendengar itu dan menggigit bibir bawahnya untuk semakin menggoda Rein.


Rein tersenyum sinis.


",.Semakin Liar",.Rein merapikan dirinya dan memasang jam tangannya untuk segera pergi.


",.Jika kau kembali bawakan aku baju Dres ya,..bukankah kau masih menyimpan baju2ku",.


Rein tak menghiraukan itu dan langsung pergi.Pras membuntutinya dari belakang.

__ADS_1


Feza hanya tersenyum mendapat balasan Rein dari tingkah lakunya yang konyol.


",.Mama,..sudah...Erol ngantuk ma...",.


",.Baiklah sayang..",.tidurlah.",.Feza menaruh nampan makanan Erol dan menyelimuti Erol.


Lalu Feza duduk bersantai Di sofa bersama Meisya.


",.Feza...kau benar2 gila ya,kenapa kau ****** sekali berbicara kepada Rein seperti itu",.Meisya heran dengan Feza sekarang.


",.hahahaha.,.Biasa aja kali Meis",.Lagian aku sudah melupakan Rein.jadi aku dengan gampangnya menggoda dia",.Feza mengambil Karin anak Meisya kepangkuannya.


",.Kau benar2 berubah Fe,lihat penampilanmu",kau bukan seperti Feza yang aku kenal lagi",.Tanganmu bertato,apa kau juga mempunyai banyak tato dibadanmu",.Meisya mengangkat tangan Feza.


",.Feza.,...kau juga tak begitu mendengarkan pembicaraanku,Rambutmu kau cat",.bukannya kau dulu paling tidak suka mengecat rambut",.


",.Syuuutttt",.kamu berisik tau,itu kan aku yang dulu,masih istri Rein,...sekarang kan bukan",.iya kan karin sayankk,...",.Emmuach,emmuach,.Feza menciumi karin.


",.Terserah kau Fe",.aku tak ingin berdebat denganmu",.Meisya merasa kesal karna sahabatnya memang benar2 berubah.


Feza tersenyum kepada Meisya dan menggoda Meisya agar jangan kesal.Meisyapun tertawa saat Feza mulai merayunya.


",.kau tau Erol sakit apa Mei",.

__ADS_1


",.Dia tipus,",dia tidak mau makan,juga tidak mau keluar dari kamarnya,tidak mau sekolah,Dia merindukanmu Feza",.Ucap Meisya menjelaskan tentang Erol.


",.apakah Rein menginap disini setiap malam,",.


",.iya...,Aku dan Pras juga menginap,".Karin aku titipkan kepada mamaku",.


",.Makasih ya Meisya...",.Feza mengelus tangan Meisya.


Namun disisi lain Rein dan Pras sedang membicarakan tentang Feza.


",.apa kau lihat perubahannya.",.Ucap Rein kepada Pras sambil menatap diluar jendela mobilnya.


",.semakin cantik",.Pras tersenyum menggoda Bosnya.


Rein memukul kepala pras dengan berkas ditangannya.


",.lihatlah,bagaimana dengan pria lain yang melihat dirinya saat ini",.Kau saja yang beristri mengatakan Dia cantik" .


",.Saya kira tuan bercerita istri saya",.Hahahaha,.


",.Kau mulai berani ya Pras",.Rein mengancam Pras bercanda.


",.Hahahahhaa,.Ampun bos.",.Pras memfokuskan untuk menyetir kembali.

__ADS_1


Kini jam telah menunjukkan pukul 5 sore.Rein baru saja selesai akan mitingnya.Feza menunggu kehadiran Rein yang tak kunjung datang akhirnya tertidur disofa.Sedangkan Rein pulang dulu untuk membersihkan dirinya dan mengambil baju untuk Feza.Rein sengaja tak membuang baju2 Feza karna Rein merasa masih merindukannya.Rein mengambilkan Dres yang sangat begitu cantik untuk Feza.Rein memilihnya sendiri tanpa menyuruh para pelayannya.


__ADS_2