FEZA AISE

FEZA AISE
PERDEBATAN


__ADS_3

",.Benarkah,tapi ini sudah tidak cantik lagi dimataku Feza,bahkan ini seperti terlihat murahan",.


Feza seketika menatap Rein dengan mata yang sudah berkaca2.


Rein membalas tatapan Feza dengan senyuman dinginnya.Rein berjalan kearah tempat sampah dan membuangnya.


Feza hanya terdiam Melihat Rein membuang perhiasan kesayangannya itu.Feza menelan salivanya.


",.Kenapa kau membuangnya Rein"?.tatapan Feza masih menatap ketempat sampah itu.


Rein menghampiri Feza.


",.Barang yang sudah tidak layak harus dibuang pada tempanya",.Rein tersenyum Licik.


Feza menatap Rein.


",.Baiklah Rein,aku sadar itu",.Semua perkataanmu menuju kepadaku",.kesedihan Feza tiba2 menghilang karna perkataan Rein.


".Apakah kau merasa",.Rein bersendakap melihat Feza.


",.Ini tidak seberapa Feza,kau terlalu banyak menyakitiku",.


",.Benarkah,lalu apa yang kau lakukan terhadap keluargaku,kau membuat papaku bangkrut,kau mengambil alih perusahaannya.,apa kau kira aku tidak tahu semua itu Rein",.Suara Feza mulai tinggi dan keras.


".pelankan suaramu",.Rein menatap Feza kejam.


",.ya....,aku tahu aku salah,kau membuat hidupku hancur selama ini Rein,kau membuat aku dihantui rasa takut",.Feza mulai menangis.


",.Kepergian mama,..Papa,...Kehilangan Rumah,bahkan orang2 terdekatku",.

__ADS_1


",.Bukannya Kau sendiri yang mencurkan hidupmu,",.Rein dengan cepatnya menjawab.


",.Papamu mempunyai banyak hutang kepadaku,apakah aku salah jika aku mengambil semua itu sebagai jaminannya.,",.Rein semakin dekat menatap mata Feza.


Feza menarik nafas dan ingin menyudahi perdebatan ini.


",.aku menyadari itu Rein,kau memang yang benar disini,ini semua adalah kesalahanku",.


",.Benarkah ini dia,Feza yang aku kenal..kenapa dia begitu banyak berubah.",.Dia merasa dirinya bersalah.".


",.Aku ingin kau juga melupakan semua apa yang telah ku lakukan kepadamu,aku meminta maaf untuk itu semua",.


",.Begitu juga aku Rein,aku juga akan melupakan semua tentang kita",.tentang apa yang kau lakukan dalam hidupku.",.Feza tersenyum.


",.aku tidak melakukan apapun pada dirimu Feza",.


Rein menarik nafas dalam dan meremas rambutnya.


Feza mengambil berkas yang dtaruhnya tadi.


",.Aku harap kau dan aku tidak mencanggungkan ini,kau adalah karyawanku,dan aku adalah atasanmu",.Rein mengatakannya tanpa melihat Feza.Feza hanya tersenyum


",.Rein,...apakah aku boleh meminta satu permintaan",.


Rein menatap Feza kembali.


",.Katakan",.


".,Bolehkah aku memelukmu",.

__ADS_1


Rein melihat Feza dalam.


",.Aku tidak akan meninta apapun kepadamu Rein,aku hanya ingin memelukmu",.


",.kenapa dia ingin memelukku,apa dia mempunyai sebuah rencana lain,tapi biarkan saja,aku akan menurutinya."


Rein menghampiri Feza.Dan memberikan raut wajah setuju.


Feza tersenyum dan memeluk Rein erat.Feza tenggelam dalam dibidang dada Rein.Rein memejamkan matanya.tanpa terasa dia juga memeluk erat Feza.


",Aku akan melupakanmu Rein,aku tidak akan masuk dalam kehidupanmu lagi mulai saat ini,",.


Feza melerai pelukan Rein dan membuat Rein tersentak pelepaskan juga.


",.Makasih Rein,...semoga kau bahagia",.Feza tersenyum sinis dan keluar ruangan Rein.


Rein duduk dikursi kerjanya dan meremas rambutnya dengan kedua tangannya.


",.Feza...,kau benar2 membuatku merasa gila",apa yang sebenarnya kau rencanakan",.Rein mengingat gelang kaki yang dibuangnya.Rein dengan cepat mencarinya ditempat sampah.Tiba2 Pras masuk dan melihat Tuannya sedang mengacak-ngacak tempat sampahnya.


", Tuan,apa yang anda lakukan",.Pras menghampiri Rein.Tapi Rein hanya diam saja dan menuangkan samua sampah itu.Rein melihat gelang kaki itu jatuh.Rein langsung mengambilnya dan menggenggamnya erat.


Pras melihat itu.


", Tuan,anda tidak apa2",.


Rein kembali duduk dikursinya.dan melihat Pras.


", Aku ingin kau memindahkan Feza dibagian kuangan",.aku tidak ingin sering melihat dia masuk diruanganku.

__ADS_1


Pras membungkukkan badannya dan langsung keluar Ruangan.


__ADS_2