FEZA AISE

FEZA AISE
KAU MEROKOK


__ADS_3

Feza telah selesai mandi.dan dilihatnya Erol sudah tertidur.Feza melihat Rein memandangi Laptopnya,sepertinya untuk suatu pekerjaan.


Feza mngambil tas kecilnya dan duduk disamping Rein.Feza membiasakan dirinya agar tak merasa canggung didepan Rein.


Feza mengambil sisir didalam tasnya dan tak sengaja menjatuhkan sebungkus rokoknya.Rein melihat itu.seketika Feza cepat mengambilnya dan memasukkan kedalam tasnya.


".Kau merokok",.Rein menutup Laptonya dan memandang Feza.


",.hahaha,.yang benar saja Rein,..aku saja benci dengan asap Rokok",.bagaimana aku merokok." .Feza mulai mengelak panik.


",.Lalu punya siapa itu",


",.Bukan urusanmu",.Feza berdiri membawa tasnya dan masuk dalam kamar mandi.


Rein merasa curiga dengan Feza.sepertinya Feza memang merokok saat ini.


Tiba-tiba ada dokter masuk untuk mengontrol erol.Rein langsung berdiri dan menghampiri sang dokter.


",.Bagaimana keadaan Anak saya dokter",.Tanya Rein.


",.Alhamdulillah,anak anda semakin membaik",.


",.Kapan boleh pulang dokter",.


",.sebenarnya hari ini sudah boleh pulang kok,",.tapi pengurusan administrasinya masih nanti jam 8.".


",.tidak apa2 dokter,saya bisa tunggu",.


Feza keluar dari kamar mandi.Feza terlihat sangat cantik setelah merapikan rambutnya.Feza tersenyum pada dokter itu,Dan sang dokter membalas senyuman Feza.


".Kalau begitu saya permisi Tuan,nona",.


Feza mengangguk begitu juga Rein

__ADS_1


",.terima kasih dokter".Ucap Rein.Rein membalikkan badannya menatap wajah Feza.


",.Erol sudah boleh pulang",.


",.hemmm,.hari ini dia akan pulang",.Rein menelfon Pak Wan untuk menjemput barang2nya dirumah sakit.


",.Drrrrtttt,drtttttt,drrrtttt",.suara ponsel feza berdering.


Feza mengambilnya dan mengangakatnya.


",.Hallo,..iya juna,aku ada dirumah sakit",.


",.aku masih bersama anakku,",kau tak apa mengurusnya sendiri kan",.


Rein melirik Feza tidak nyaman.


",.e...,nnti aku telfon lagi ya,",.bye..",.Feza mematikan telfonnya.


",.Kau mau kembali,jika kau ada kepentingan lain diluar aku bisa mengurus Erol sendiri",.Ucap Rein dengan menyindir.


",.Sayankkk...",.Feza menghampiri Erol.


",.Erol boleh pulang kan ma"?,.


",.Iya,...hari ini kita akan pulang",.Jawab Rein.


",.Mama ikut kan",.Mata Erol berkaca2.


Feza menoleh kepada Rein.Rein menatap Feza lekat.


",.jika kau tidak bisa mengantar Erol kekastil aku juga tidak keberatan",.Rein mulai memojokkan Feza.


",.iya syankk...,mama ikut Erol",

__ADS_1


Feza mengecup dahi Erol.


mendengar Feza akan ikut.Rein merasa sangat begitu senang.Namun Sifat dinginnya mampu menutupi semuanya itu.


Kini jam menunjukkan pukul 9 malam.Feza dan Rein mengendarai mobil yang sama dengan Pras yang menyetir.


",.Mama tau gak,..Erol bahagiaaaa sekali mama bisa sama Erol lagi",.


",.Mama juga sayang",.feza memeluk Erol.


",Papa bahagia enggak ketemu sama mama lagi" .Erol bertanya kepada Rein yang ada disampingnya.


",.Apakah Erol ingin Papa bahagia seperti Erol",.Rein memberi serangan untuk Feza.


",.Iya harus dong pa...",.


Rein menatap Wajah Feza.


",.Bujuk mama untuk bisa bareng kita lagi",.


seketika ucapan Rein membuat Feza terkejut.Feza menatap Rein dalam.Feza hanya terdiam mendengar ucapan Rein.


",.memangnya mama mau kemana?,mama kan tetep sama kita",mama mau pergi lagi".


Feza tersenyum.


",.Sayang....,gini ya...",mama sama papa,udah g bisa tinggal bareng lagi",.karna mama sama papa udah punya rumah sendiri-sendiri.",.Ucap Feza jelas kepada Erol.


",.Bukannya mama sama papa dari dulu tinggal bareng,kenapa sekarang g bisa",.


",.Karna mama sapa papa udah cerai",.Beres kan",.Rein menatap Feza dingin.


",.Rein....",.Feza memanggil Rein lembut.

__ADS_1


",.Cerai,...Erol tau cerai itu apa,soalnya disekolah Erol,temen erol papa mamanya juga cerai.",.tapi mereka selalu bersama.",.


Rein terkekeh mendengar ucapan Erol.Rein merasa menang.Feza terdiam dan tak bisa menjawab lagi.


__ADS_2