FEZA AISE

FEZA AISE
JEBAKAN 2


__ADS_3

Rein mendengar suara nada ponsel yang menyadap Ponsel Feza.seketika Rein melihatnya saat dia diperjalan untul keluar kota.


"kau dimana Revan",?.


",.aku ditempat biasa aise",?


",.apa kau sudah mengantar Erol pulang",.


",.ya,..aku sudah menyuruh supirku mengantar Erol***",.


",.********....",.Rein berteriak membuat Pras keheranan.


",.Ada apa Tuan,",.


".,putar balik Pras,",.Rein yang begitu sangat Marah tidak melanjutkan perjalanannya.Pras memutar arah balik dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Jam menunjukkan pukul 18.30.Revan masih mengunci Feza didalam kamarnya.Sedangkan Rein.Dia sedang tidak bisa mengontrol amarahnya.


Rein turun dari mobilnya dan masuk mencari Feza.


",.Feza.....,Feza....",.Rein berteriak memasuki Mansionya.


",.Maaf Tuan,nona Feza belum kembali",.Jawab Pak wan yang tiba2 mengampiri Rein.


",.Apa kau bilang,dia belum kembali",.Prasssss",.Rein berteriak lagi.


Pras berlari dan menundukkan kepalanya.

__ADS_1


",.Telfon istrimu tanya apakah dia sudah pulang",.


Pras menganggukkam kepalanya dan mengeluarkan Ponselnya.


",.Hallo sayank,apakah Kau bersama Nona Feza?",.


",.Feza tadi sudah pulang,tapi dia menjemput Erol terlebih dulu dirumah Revan",.


Pras seketika mematikan Ponselnya.Rein mendengar itu langsung menuju kamar Erol.dilihatnya Erol masih bermain dengan Robot2annya.


",.Papa".,Erol berlari memeluk Rein.


",.Apa kau dijemput mama tadi disekolah,",.Rein memasang wajah sabar dihadapan Erol.


",.Tidak pa,aku diantar pulang supir dari keluarga Chelsea,karna aku tadi bermain dirumah Chlesea",.


",.Lalu mama kemana?",.


Rein mengeluarkan Ponselnya menelfon Feza dan keluar dari kamar Erol.Namun sayang,sia2.Tidak ada jawaban dari panggilan Rein.


"klung",.Suara intonasi twitter diponsel Rein berbunyi.Rein membukanya dan melihat seseorang mengirim pesan Foto.


",.kau tau ini punggung siapa",.Revan mengirim Foto saat Feza sedang tertidur pulas dengan memiringkan tubuhnya.


Rein merasa badannya bergemetar saat mengenal punggung mulus itu adalah punggung Feza.


Revan juga mengirim Vidio saat dia mengecup punggung Feza dengan mesranya.Feza hanya menggeliyat dalam Vidio itu.Membuat Rein melihatnya benar2 nyata.

__ADS_1


",.kalau aku tahu tubuh Aise seindah ini aku takkan melepasnya dulu",.Revan mengirim pesan yang membuat Rein benar2 semakin marah.Rein membanting Ponselnya dan Duduk dengan meremas rambutnya.


",.Tuan,.apa yang bisa saya lakukan",.Tanya Pras mencoba ingin membantu Tuannya.


",.Pulanglah,..Istrimu sedang hamil dirumah,dia pasti menantimu",.Rein memerintahkan Pras untuk pulang.Tapi kaki Pras merasa berat meninggalkan Tuannya.


",aku tidak apa2!!,pulanglah".Rein berjalan memasuki kamarnya meninggalkan Pak wan dan Pras yang masih berdiri disana.Rein merasa sekujur tubuhnya begitu lemas menghadapi apa yang terjadi dalam keluarganya.Rein merasa Istrinya telah benar2 berhianat.Pesan,dan ucapan Erol semua sama dengan apa yang dia lihat malam ini.Revan memang begitu pintar membuat sebuah kebohongan untuk memancing Rein.


Disisi Lain Feza masih bersama Revan di Rumah besarnya.


", Kau yakin kau mau pulang",.Revan menatap Feza yang tidak hentinya meneteskan air matanya.


",.Kau lihat ini sudah hampir tengah malam,",.Revan menghapus air mata Feza.Feza menepis tangan Revan dan menamparnya lagi.Feza beranjak mengambil tas dan kunci mobilnya lalu pergi.


",.Kau lupa sesuatu Aise",.Revan memberikan Ponselnya terhadap Feza.Feza merampas kasar ponsel tersebut.


",.Kau yakin akan pulang,kau akan mendapatkan masalah besar jika kau pulang",.Ucap Revan kembali.


",.Bukannya kau puas menyakitiku Revan,".


",.Maafkan Aku Aise,tapi aku bukan ingin menyakitimu,melainkan musuhku",.Rein..",.


",.Tapi kenapa kau membawa-bawa keluargaku Revan...",.Feza semakin histeris menangis.


".,Karna kau satun2nya kelemahan Rein,dan aku juga menyukaimu" Revan menatap Dalam Feza.


",.Kau Gila Revan,aku sudah bersuami....,",.Haaa.,hiks...hiks,..

__ADS_1


",.Aku akan menunggumu jika Rein berusaha menceraikanmu",.


",.Apa yang kau lakukan Revan,"Aku tidak akan pernah bersamamu meski Rein menceraikanku sekalipun",.Feza segera beranjak dari Rumah Rein dan menuju Mobilnya untuk kembali pulang.Dengan keadaan rambutnya yang acak-acakan Feza merasa dirinya saat ini dalam bahaya.Mungkin iya Revan tidak melakukan apapun terhadap dirinya.Dia hanya membuat bekas kecupan dilehernya untuk menjebak Rein.


__ADS_2