
Rein ,Feza dan Erol memasuki kastil dengan Pras dibelakangnya membawa koper Feza.Rein menggendong Erol dan Feza membawakan selimut Erol.Erol telah tertidur pulas digendongan Rein.
",.Pras,...biarkan koperku disitu",Sebentar lagi temanku akan menjemput",.Ucap Feza.
Pras hanya membungkukkan badannya",.
",.Nyonya..." .Ucap Pak wan melihat Feza berada didepannya.
",.Pak Wan,..",.Feza tersenyum kepada Pak wan.
",.Bagaimana kabar anda Nyonya",?.
",.Saya baik Pak Wan",.",.Kemana para pelayan yang lain Pak wan",.?
",.Mereka sedang Cuty Nyonya".
Rein membiarkan Feza sedang berbicara dengan Pak wan.Tak lama kemudian Fezapun menyusul Rein kekamar Erol.
",.Apakah Erol sudah benar2 tertidur.".Feza duduk diranjang samping Erol.
",.hemmm,.kau menginaplah disini menemani Erol".,Rein berdiri dan berjalan dekat jendela.
",.Tidak Rein,..aku harus pulang,apa kata orang jika aku menginap disini",.
Rein menyalakan rokoknya dan menghirupnya dengan rileks.
",.Kau gila,..dia anakmu,anak kita",jadi kenapa kau sibuk memikirkan apa kata orang",.
Fezapun berpikir dua kali dan dia lebih memelih Erol.Akhirnya dia memilih menginap.
__ADS_1
",.baiklah,aku akan menginap".Ucap Feza sembari berdiri.
",.apa kau ingin tidur dikamarmu"?.Rein mencoba menggoda.
",.Apakah itu suatu penawaran,atau jebakan",?Feza tersenyum.
Rein mematikan Rokoknya dan menghampiri Feza.
",.Maafkan aku Feza,...",.Rein menunduk dengan raut penyesalan.
",Kau datang dan membuatku terkejut tanpa aku menanyakan bagaimana kabarmu",.Rein seperti mulai berkaca-kaca.
",.Hahahaha",Rein.....,kau membuatku tertawa,",.Iya aku tau kau terkejut karna kau sangat merindukan aku bukan.",.Feza mulai menggoda Rein untuk bercanda agar dia merasa tidak canggung.
",.Apakah kau tak merindukanku",.Rein menatap Feza dalam dan memberikan jawaban serius.
Feza seketika langsung terdiam dan merasa tidak bisa menjawab ucapan Rein.
",.Rein,...",.Feza memanggil Rein.
Rein menoleh kepada Feza
",.Semoga mimpi indah",.Ucap Feza dengan senyumannya.
Rein membalas senyuman Feza masam.Rein menyandarkan dirinya di pipi pintu.
",.Apa kau benar-benar menjual dirimu Feza?",.
Feza semakin tidak bisa menahan tawanya.
__ADS_1
",.Kenapa?",.
",.Aku ingin membelimu malam ini juga",.
",.Rein,....kau takkan bisa membayarnya",Aku terlalu mahal kalau untuk dirimu",.
",.Benarkah,...",.katakan,berapa yang harus aku bayar untuk bisa bermalam denganmu",.
",.hahahahha,.",.Pergilah Rein,aku juga lelah",.Feza mendorong Rein dan segera mengunci pintu kamarnya.
Feza terduduk dan menangis histeris dengan menyumbat mulutnya.
",.Hemmmmm,...hemmmmm,...hemmm",.Kenapaharus tumbuh lagi perasaan yang telah aku buang selama ini,kenapa?",.aa,,..",.
Sedangkan Rein yang berada dalam ruangan kerjanya tersenyum lepas.Dia merasa Feza memberikan kesempatan kedua untuk dirinya.
Hari sudah pagi.Feza turun dari kamar Erol dan menuju keruang makan.
".Selamat pagi semua",.Feza menyapa kepada para pelayannya.
",.Nyonya,...".Ana berlari dan menghampiri Feza.Feza memeluk ana melepaskan rindunya.Karena Ana adalah pelayan penurut dan pengertian buatnya.Feza dan Ana berbasa-basi menanyakan kabar satu sama lain.
".Kemana Rein Pak Wan",.?" .Tanya Feza yang sedang duduk sarapan.
",.Tuan sudah berangkat keluar kota dengan Tuan Pras tadi jam 3 subuh Nyonya",.
",.Baiklah .pak Wan...,apa kau tahu kemana koperku".?
",.Tuan Rein menaruhnya di kamar anda Nona".
__ADS_1
",.Ha....,apa dia sudah gila,", bisakah kau ambilkan pak Wan,Aku hari ini akan pulang keapartemenku dulu,nanti setelah selesai dengan kesibukanku aku akan kesini lagi,",.jadi katakan kepada Erol jika dia menanyaiku".
",.Baik nyonya",.