
",.,Sayang....".Apa kau tak merindukan aku",.Feza mulai meracam.
Rein melepaskan pelukan Feza dilehernya dan menatapnya.
",.Kau sedang mabuk berat,",.Tidurlah,",.Rein menidurkan tubuh Feza dan menyelimutinya
",.Rein,...".Feza merangkul leher Rein hingga mereka berdekatan dan saling menatap.
",.aku begitu merindukanmu Rein",.Feza meneteskan air matanya.
Rein mengelus rambut Feza.
",.Aku juga merindukanmu Feza",.
Feza mencium bibir Rein dengan memejamkan matanya.Rein membalas ciuman Feza hingga akhirnya Rein dan Feza terhanyut dalam kemesaraannya.Feza benar2 menggila.Feza membuat Rein benar2 tidak berdaya.Feza mencium tubuh Rein saat Rein melepaskan bajunya.Rein merasa Feza bukanlah sperti orang yang dikenalnya.
",.Ternyata kamu ganas juga saat mabuk",.Rein tersenyum sinis dan langsung menciumi leher Feza.
Feza terlihat begitu menikmatinya.Kini tubuh Feza tanpa sehelai kain pun dan Rein melihat sebuah tato di dada sebelah kiri Feza.
",.REIN ASLAN",.seketika air mata Rein menetes melihat nama tato itu.
",.Rein,...lakukanlah...",.aku sudah tidak bisa menahannya.".Feza menarik-narik leher Rein.
Rein menatap Feza.Feza juga menatapnya.
",.Kau menangis",.Hemmhemm",.Feza tersenyum.
",.Kau mentato dadamu dengan namaku",.Rein mengusap Namanya yang berada didada Feza dengan matanya yang masih meneteskan air matanya.Feza melihat itu dan meneteskan air matanya juga.Feza mengusap air mata Rein yang berada dipipnya.
",.Aku takut suatu saat aku melupakanmu Rein,jadi aku akan tetap mengingat kamu dalam hidupku",.
__ADS_1
Mendengar Ucapan Feza Rein langsung memeluk erat Feza dengan isakannya.
",.Maafkan aku Feza,,maafkan aku...",Karna aku sudah tidak percaya kepadamu",.
Feza hanya terdiam dan menganggukan kepalanya.
",.Aku pusing Rein,selimuti tubuhku...aku ingin tidur",.
Rein melepaskan pelukannya dan mengecup dahi Feza.Rein menarik selimut dan menutupi tubuh Feza dan dirinya.Mereka saling memeluk satu sama lain dan akhirnya sama2 terlelap tanpa melakukan apapun.
Feza terbangun dengan tergesa-gesa.Feza terkejut saat dia berada dalam kamarnya saat dirumah Rein dulu.Dia melihat tubuhnya tanpa sehelai kainpun.Dia mencoba mengingat apa yang terjadi dengan semalam.
",.Oh shiiit",.Feza mengusap Rambutnya kasar.Feza tersenyum kasmaran.
",.Apakah aku semalam bermimpi."?.
Tiba-tiba Rein keluar dari kamar mandi.
",.Mandilah,dan berdandanlah yang cantik,",.Besok aku akan mengadakan Pesta untuk pernikahan Kita",.Rein mengecup dahi Feza.
",.Secepat itu",.Ucap Feza yang agak salting depan Rein.
",.Bukannya kau ingin cepat,..",.Rein tersenyum.
",.hahaha.,.Aku mau mandi dulu".,Feza merasa malu dan berdiri ingin menuju kamar mandi.namun tangannya ditarik oleh Rein hingga Feza jatuh dalam pangkuannya.
",.Rein....",.Rengek Feza yang dilihatnya begitu imut didepan Rein.
Rein mengecup bibir Feza.
",.Hari ini kita hanya melangsungkan pernikahan saja",.dan besok kita akan melangsungkan pestanya.
__ADS_1
Feza menatap Rein.
",.Apa kau akan selalu percaya kepadaku",.?",.
",.Aku akan selalu mempercayaimu Feza",.Rein mencium kening Feza.
",.kau tidak ingin menanyaiku tentang pria yang bersamaku di apartement",.
Rein menggelengkan kepalanya.
",.Aku sudah menyelidikanya",dia hanya temanmu bukan",.
Feza tersenyum puas.
Feza memeluk Erat Rein dengan air matanya yang mengalir.Rein merasa sangat bahagia karna wanita yang dicintainya kini kembali dalam pelukannya.
Pernikahan mereka begitu lancar hingga proses dalam pestanya.Bunda dan ayah Rein bahagia melihat anaknya bersatu kembali.
Erol juga terlihat sangat bahagia.Dia berlari memeluk Rein dan Feza.Erol kini merasa dirinya kembali seperti semula.
",.I love you",.Rein memandang Feza.
Feza mengecup bibir Rein.
",.Love you too",.Feza tersenyum.
"TAMAT",.
***terima kasih ya...yang sudah baca....
jangan lupa like dan komen***.
__ADS_1